Tim Thomas dan Uber Indonesia Langsung Bertolak ke Tanah Air
Editor Bolanet | 24 Mei 2012 17:40
- Tim Piala Thomas dan Uber Indonesia langsung bertolak ke Tanah Air pada Kamis (24/5), setelah secara menyakitkan tersingkir di babak perempat final usai mengalami kekalahan dari Jepang di Wuhan Sport Complex Gymnasium, Wuhan, China, Rabu (23/5).
Namun karena tidak menyangka bahwa kontingen Indonesia akan tersingkir lebih cepat, tidak semua anggota kontingen yang terdiri atas sekitar 40 orang itu mendapat tiket sehingga kepulangan terpaksa dibagi dalam dua kelompok.
Tahap pertama akan berangkat Kamis malam melalui Guangzhou dengan penerbangan Southern Airlines, menyusul gelombang berikutnya Jumat malam, juga dengan penerbangan yang sama.
Seluruh kontingen Indonesia yang menginap di Hotel New World di pusat Kota Wuhan, tampak memenuhi lobi hotel Kamis sore untuk bersiap-siap kembali ke Tanah Air, dipimpin manajer tim, .
Penerbangan dari Guangzhou ke Jakarta sebagian sudah penuh dan semua kebagian tiket. Kalau dari Wuhan ke Guangzhou tidak ada masalah, kata Alvent Yulianto, salah seorang pemain yang ditemui beberapa saat sebelum berangkat ke bandara Wuhan.
Tim Thomas Indonesia yang sebelumnya menargetkan minimal mencapai babak final seperti dua tahun lalu di Kuala Lumpur, secara tragis tersingkir setelah dikalahkan 2-3 oleh Jepang, negara yang selama kejuaraan tersebut digelar sejak 1948, belum pernah meraih gelar juara.
Bagi Jepang, kemenangan tersebut adalah balasan dari kekalahan 1-3 di semi final Piala Uber 2010.
Hanya berselang beberapa jam kemudian, Tim Piala Uber pun menyusul dan juga dikalahkan 2-3 oleh negara yang sama.
Pada putaran final 2010 lalu, Piala Thomas Indonesia berhasil mencapai final namun ditaklukkan China 0-3, sementara Tim Uber terhenti di semi final setelah menyerah dari China, juga dengan skor 0-3. (ant/kny)
Namun karena tidak menyangka bahwa kontingen Indonesia akan tersingkir lebih cepat, tidak semua anggota kontingen yang terdiri atas sekitar 40 orang itu mendapat tiket sehingga kepulangan terpaksa dibagi dalam dua kelompok.
Tahap pertama akan berangkat Kamis malam melalui Guangzhou dengan penerbangan Southern Airlines, menyusul gelombang berikutnya Jumat malam, juga dengan penerbangan yang sama.
Seluruh kontingen Indonesia yang menginap di Hotel New World di pusat Kota Wuhan, tampak memenuhi lobi hotel Kamis sore untuk bersiap-siap kembali ke Tanah Air, dipimpin manajer tim, .
Penerbangan dari Guangzhou ke Jakarta sebagian sudah penuh dan semua kebagian tiket. Kalau dari Wuhan ke Guangzhou tidak ada masalah, kata Alvent Yulianto, salah seorang pemain yang ditemui beberapa saat sebelum berangkat ke bandara Wuhan.
Tim Thomas Indonesia yang sebelumnya menargetkan minimal mencapai babak final seperti dua tahun lalu di Kuala Lumpur, secara tragis tersingkir setelah dikalahkan 2-3 oleh Jepang, negara yang selama kejuaraan tersebut digelar sejak 1948, belum pernah meraih gelar juara.
Bagi Jepang, kemenangan tersebut adalah balasan dari kekalahan 1-3 di semi final Piala Uber 2010.
Hanya berselang beberapa jam kemudian, Tim Piala Uber pun menyusul dan juga dikalahkan 2-3 oleh negara yang sama.
Pada putaran final 2010 lalu, Piala Thomas Indonesia berhasil mencapai final namun ditaklukkan China 0-3, sementara Tim Uber terhenti di semi final setelah menyerah dari China, juga dengan skor 0-3. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











