Tontowi/Liliyana Naik ke Peringkat Ketiga Dunia
Editor Bolanet | 22 Maret 2012 15:12
- Pasangan ganda campuran unggulan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir naik ke peringkat tiga dunia berdasarkan rangking Federasi Bulutangkis Dunia.
Ganda campuran yang baru berusia dua tahun itu memberikan kemenangan fenomenal dengan meraih dua gelar juara Eropa dalam dua pekan yakni turnamen All England 2012 dan Swiss Terbuka Grand Prix Gold 2012.
Tontowi/Liliyana berhasil mengakhiri penantian 33 tahun setelah berhasil meraih medali emas salah satu turnamen bergengsi dan tertua, All England.
Pada 1979, Christian Hadinata/Imelda Kurniawan menjadi pasangan terakhir Indonesia yang meraih titel All England.
Sepekan kemudian mereka memberi kejutan sekaligus hadiah kepada masyarakat Indonesia dengan merebut gelar juara Swiss Terbuka Grand Prix Gold, di Basel, Swiss, Minggu (18/3).
Kemenangan Tontowi/Liliyana menjadi angin segar dan motivasi tidak hanya untuk keduanya namun untuk atlet bulutangkis Indonesia lainnya dalam menghadapi turnamen Olimpiade.
Liliyana mengaku, tidak akan menjadikan kemenangan tersebut sebagai beban tetapi motivasi untuk melakukan yang terbaik pada laga Olimpiade nanti.
Kita tidak akan santai dan lengah malah akan lebih memacu kita, karena negara lain pasti juga akan memperhitungkan kita setelah kemenangan di All England. Maka kita mewaspadai itu, kata Liliyana saat acara penyerahan bonus simbolis di Jakarta, Rabu (21/3).
Prestasi duet yang dibentuk pada Oktober 2010 itu semakin meroket. Mereka diharapkan tetap konsisten.
Pelatih mereka Richard Mainaky mengatakan, rahasia sukses pasangan itu karena Tontowi/Liliyana memiliki disiplin yang tinggi.
Dua orang itu mempunyai disiplin yang tinggi selain latihan keras, intinya itu. Mereka selalu melakukan semua dengan optimal, katanya.
Kita lihat apakah mereka bisa memanfaatkan peluang sebaik-baiknya, katanya.
Tontowi mengaku, kekompakannya dengan Liliyana yang semakin solid selain karena komunikasi yang baik juga saling pengertian di antara keduanya.
Kalau di lapangan saling mengerti maunya permainan apa, di luar lapangan juga begitu, kata pria kelahiran 18 Juli 1987 itu. (ant/end)
Ganda campuran yang baru berusia dua tahun itu memberikan kemenangan fenomenal dengan meraih dua gelar juara Eropa dalam dua pekan yakni turnamen All England 2012 dan Swiss Terbuka Grand Prix Gold 2012.
Tontowi/Liliyana berhasil mengakhiri penantian 33 tahun setelah berhasil meraih medali emas salah satu turnamen bergengsi dan tertua, All England.
Pada 1979, Christian Hadinata/Imelda Kurniawan menjadi pasangan terakhir Indonesia yang meraih titel All England.
Sepekan kemudian mereka memberi kejutan sekaligus hadiah kepada masyarakat Indonesia dengan merebut gelar juara Swiss Terbuka Grand Prix Gold, di Basel, Swiss, Minggu (18/3).
Kemenangan Tontowi/Liliyana menjadi angin segar dan motivasi tidak hanya untuk keduanya namun untuk atlet bulutangkis Indonesia lainnya dalam menghadapi turnamen Olimpiade.
Liliyana mengaku, tidak akan menjadikan kemenangan tersebut sebagai beban tetapi motivasi untuk melakukan yang terbaik pada laga Olimpiade nanti.
Kita tidak akan santai dan lengah malah akan lebih memacu kita, karena negara lain pasti juga akan memperhitungkan kita setelah kemenangan di All England. Maka kita mewaspadai itu, kata Liliyana saat acara penyerahan bonus simbolis di Jakarta, Rabu (21/3).
Prestasi duet yang dibentuk pada Oktober 2010 itu semakin meroket. Mereka diharapkan tetap konsisten.
Pelatih mereka Richard Mainaky mengatakan, rahasia sukses pasangan itu karena Tontowi/Liliyana memiliki disiplin yang tinggi.
Dua orang itu mempunyai disiplin yang tinggi selain latihan keras, intinya itu. Mereka selalu melakukan semua dengan optimal, katanya.
Kita lihat apakah mereka bisa memanfaatkan peluang sebaik-baiknya, katanya.
Tontowi mengaku, kekompakannya dengan Liliyana yang semakin solid selain karena komunikasi yang baik juga saling pengertian di antara keduanya.
Kalau di lapangan saling mengerti maunya permainan apa, di luar lapangan juga begitu, kata pria kelahiran 18 Juli 1987 itu. (ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Johnny Jansen Girang Bali United Sapu Bersih 2 Laga Awal BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 16 September 2026, 21:07
-
Pierre Kalulu Diincar MU, Juventus: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 16 September 2026, 21:00
-
Lupakan Derby Manchester, Manchester United Fokus Penuh Hadapi Brighton
Liga Inggris 16 September 2026, 20:40
-
Inikah Penerus Harry Maguire di Skuad Manchester United?
Liga Inggris 16 September 2026, 20:20
-
Madura United Punya Misi Balas Dendam ke PSIM di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 16 September 2026, 20:13
-
Tajam dan Jadi Pembeda, Kenapa Carlos Espi Terus Cadangan, Wahai Mourinho?
Liga Inggris 16 September 2026, 20:00
-
Nganggur di Real Madrid, MU Siap Selamatkan Karir Endrick
Liga Inggris 16 September 2026, 19:40
-
Lagi, Jose Mourinho Pasang Badan untuk Vinicius Junior
Liga Spanyol 16 September 2026, 19:20
-
Kyohei Yoshino, Senjata Serbabisa Persija Jakarta
Bola Indonesia 16 September 2026, 19:19
-
Hasil FC Seoul vs Persib: Start Mulus Maung Bandung di Asia!
Bola Indonesia 16 September 2026, 18:55
-
Michael Carrick Konfirmasi Kapan Carlos Baleba Debut di MU
Liga Inggris 16 September 2026, 18:40
-
Setelah 12 Tahun Bersama, MU Bakal Berpisah dengan Luke Shaw?
Liga Inggris 16 September 2026, 18:20
-
Jose Mourinho Acungi Start Pertama Yan Diomande di Real Madrid
Liga Spanyol 16 September 2026, 17:56
-
Hasil BRI Super League: Kalah Lawan Dewa United, Borneo FC Terpuruk di Kandang
Bola Indonesia 16 September 2026, 17:34
-
Puja-puji Mikel Arteta untuk Bocah Ajaib Arsenal, Max Dowman
Liga Inggris 16 September 2026, 17:34
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
