3 Rencana yang Bisa Dipakai Dortmund untuk Gantikan Erling Haaland
Asad Arifin | 4 Desember 2020 14:54
Bola.net - Matchday kelima Liga Champions yang mempertemukan Borussia Dortmund dengan Lazio menjadi hari buruk yang tiba-tiba mendatangi Dortmund. Menjelang pertandingan tersebut, Dortmund mengumumkan penyerang utamanya Erling Haaland mengalami cedera.
Hasilnya, Borussia Dortmund pun gagal meraih poin penuh di kandangnya sendiri dengan hanya meraih hasil imbang 1-1. Cedera yang menimpa Erling Haaland pun memaksa Dortmund harus merelakan pemainnya absen yang diprediksi akan melewati sisa tahun 2020 ini.
Kemungkinannya Erling Haaland akan melewati enam laga yang akan dilewati Dortmund yang tentu sangat merugikan tim. Haaland menjadi kunci tajamnya Dortmund dengan raihan 17 gol dari 14 pertandingannya di semua kompetisi.
Lucien Favre pun harus belajar dari laga melawan Lazio kemarin tanpa Haaland dengan memutar otak untuk opsi lini depannya. Melansir dari situs resmi Bundesliga, Lucien Favre pun sepertinya akan menggunakan rencana lain, salah satunya melibatkan pemain muda berusia 16 tahun Youssoufa Moukoko.
Lalu apa saja rencana yang bisa dijalankan Lucien Favre setelah cedera yang menimpa Erling Haaland di sektor penyerangan? Berikut tiga plan yang bisa dipakai Dortmund.
Plan A: Marco Reus

Strategi ini telah diterapkan Lucien Favre di laga yang berakhir seri melawan Lazio. Kapten tim yang sarat akan pengalaman tersebut berdiri sebagai ujung tombak tim yang ditopang Thorgan Hazard dan Gio Reyna di belakangnya.
Meskipun tidak berposisi sebagai penyerang tengah murni, Marco Reus di antara opsi lainnya termasuk yang paling bisa diandalkan untuk mencetak gol. Secara statistik Marco Reus kini telah mencetak 132 gol dari 282 laganya bersama Dortmund.
Ditambah faktor lain yang membuat Reus bisa dipasang sebagai penyerang tengah karena setiap musimnya, Reus selalu berhasil mencatatkan dua digit gol. Musim 2019/20 berakhir dengan 12 gol, musim 2018/19 dengan 21 gol.
Plan B: Reus plus Thorgan Hazard, Jadon Sancho, dan Julian Brandt

Satu perpaduan bisa menjadi pilihan Lucien Favre, dengan duet Reus dan Thorgan Hazard. Keduanya memang lebih leluasa bermain jika diturunkan di posisi favoritnya sebagai winger. Namun, Reus dan Hazard bisa dimainkan secara berbarengan dengan keduanya saling membantu untuk berperan sebagai false nine.
Selanjutnya ada Jadon Sancho yang memiliki fleksibilitas baik dalam penempatan posisinya. Musim ini juga Jadon Sancho telah bermain di empat posisi yang berbeda termasuk sebagai penyerang tengah sebanyak dua kali yang menghasilkan satu gol dan satu assists.
Nama ketiga yang bisa digunakan Lucien Favre adalah Julian Brandt. Brandt juga pernah diturunkan sebagai penyerang tengah meskipun terlihat kesulitan, Brandt bisa dimaksimalkan dengan topangan dari pemain lain di lini depannya.
Plan C: Youssoufa Moukoko

Berbeda dengan nama-nama sebelumnya yang lebih lekat dengan posisi penopang striker, Youssoufa Moukoko menjadi pemain dengan peran murni seperti Erling Haaland. Penyerang yang baru saja melakukan debut Bundesliga pada usia 16 tahun tersebut memiliki modal yang matang di tim junior Borussia Dortmund.
Youssoufa Moukoko sama seperti Haaland yang berfokus untuk menjebol gawang lawan. Terlihat dari gelontoran golnya yang sudah berjumlah 141 dari 88 kali penampilannya di tim junior. Kesempatan Youssoufa mendapatkan menit bermain lebih banyak pun tentu akan disambut dengan semangat oleh anak muda 16 tahun tersebut.
Sumber: Bundesliga
(Bola.net/Muhamad Raka Saputra)
Baca Ini Juga:
- Jadwal Siaran Langsung Premier League dan Bundesliga di NET TV, 5 - 7 Desember 2020
- Mau Erling Haaland, MU Harus Setor Rp 342 Milyar ke Mino Raiola
- Belum Pernah Kalah di Bundesliga, Ini 5 Pemain Kunci Wolfsburg Musim 2020/2021
- Lucien Favre Serang Pemain Lazio yang Diving: Itu Teater, Dia di Kolam Renang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59








