Apakah Robert Lewandowski striker terbaik di dunia?
Richard Andreas | 9 Oktober 2019 13:00
Bola.net - Dua gol yang dicetak Robert Lewandowski kala Bayern Munchen menghancurkan Tottenham Hotspur 7-2 membuatnya koleksinya mencapai 14 gol hanya dalam 10 pertandingan di semua kompetisi musim ini - torehan impresif yang nyaris menyamai rekor terbaiknya dengan 15 gol pada 11 pertandingan beberapa musim lalu. Tentu, catatan impresif itu mengundang tanya: apakah Lewandowski striker terbaik di dunia?
Bundesliga tidak pernah kekurangan striker terbaik. Lewandowski memang luar biasa, tapi masih ada Timo Wenger, Paco Alcacer, dan sejumlah nama lain yang patut diwaspadai. Tetap, Lewandowski yang paling istimewa.
Musim ini, di Bundesliga saja Lewandowski sudah mencapai torehan 11 gol. Werner dan Alcacer masing-masing dengan lima gol, tidak sampai separuh dari torehan Lewandowski.
Sulit mengabaikan fakta bahwa Lewandowski memang striker terbaik di Bundesliga. Biar begitu, jika ingin memperluas jangkauan penilaian ini, tampaknya lebih adil jika membandingkan torehan Lewandowski dengan predator lain di lima liga top Eropa: Spanyol, Inggris, Italia dan Prancis.
Benarkah Lewandowski yang nomor satu? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Nama-Nama Lainnya
La Liga: Lionel Messi mendapatkan sepatu emas Eropa musim lalu dengan 36 gol La Liga. Namun, Messi lebih berperan sebagai konduktor, bukan predator. Ada Luis Suarez dengan 21 gol, sama dengan Karim Benzema. Benzema masih lebih baik dengan torehan 0,75 gol atau assist per pertandingan.
Premier League: Di Inggris, Pierre-Emerick Aubameyang, Sadio Mane, dan Mohamed Salah sama-sama meraih sepatu emas dengan 22 gol. Namun, Mane dan Salah bermain melebar, bukan striker. Bicara soal posisi, Sergio Aguero-lah yang layak dianggap sebaagi striker paling mematikan di Inggris, dia mencatatkan rerata 0,87 gol per pertandingan.
Serie A dan Ligue 1: Melengkapi dua nama di atas, ada Cristiano Ronaldo dan Kylian Mbappe. Keduanya bermain lebih dekat ke kotak penalti dan terus mencetak gol. Memang benar Fabio Quagliarella mencetak lebih banyak gol di Serie A, tetapi Ronaldo membungkus lebih banyak gol secara keseluruhan dengan rerata 0,91 gol per pertandingan. Mbappe, tentu bocah ajaib yang luar biasa dengan
Tolok Ukur 1: Potensi
Waktu yang diperlukan untuk mencetak gol atau assist sejak awal 2018/19 (klub dan negara)
- Mbappe: 76
- Aguero: 80
- Lewandowski: 88
- Ronaldo: 97
- Benzema: 107
Berdasarkan data di atas, berarti hanya Mbappe, Aguero, dan Lewandowski yang dipastikan bisa mencetak setidaknya satu gol dalam 90 menit. Bahkan Ronaldo gagal memasuki klub elite ini.
Lewandowski memang butuh 8 menit lebih lama dari Aguero dan 12 menit lebih lama dari Mbappe. Namun, Bundesliga jelas jauh lebih sulit dari Ligue 1, Peringkat koefisien UEFA membuktikannya, Bundesliga unggul 9.059 poin dari Ligue 1. Artinya, Mbappe menghadapi lawan yang lebih mudah
Rekan setim Mbappe di timnas Prancis jelas jauh lebih baik daripada rekan-rekan Lewandowski di Polandia. Dua hal ini memudahkan Mbappe.
Kemudian, dibandingkan dengan Aguero, Lewandowski sedikit lebih baik. Aguero torehan gol/assists Aguero terbantu didukung oleh fakta bahwa dia sudah ditarik kelular 36 kali di Man City dan Argentina sejak awal musim. Sementara itu, Lewandowski hanya 7 kali ditarik keluar Bayern atau timnas Polandoa.
Tolok Ukur 2: Bagaimana mereka mencetak gol?
Persentase gol kaki kanan (R), kaki kiri (L), dan sundulan (H):
- Ronaldo: R 45%, L 20%, H 35%
- Aguero: R 61%, L 26%, H 13%
- Lewandowski: R 64%, L 13%, H 24%
- Benzema: R 56%, L 6%, H 38%
- Mbappe: R 89%, L 11%, H 0%
Di antara fantastic five tersebtu, Ronaldo paling seimbang dalam urusan mencetak gol dengan kaki kanan, kaki kiri, dan sundulan. Untuk pemain yang memulai kariernya sebagai winger, torehan ini luar biasa.
Setelah Ronaldo, Aguero dan Lewandowski masih lebih baik dari Mbappe dan Benzema. Mbappe sudah lama tidak mencetak gol sundulan, sementara Benzema jarang mencetak gol dengan kaki kiri.
Namun, bagaimana dengan persentase peluang gol yang sengaja diabaikan pemain-pemain itu? Ronaldo jelas yang terburuk, dia ingin mencetak semua golnya sendiri. Sementara Lewandowski masih bisa memikirkan rekan setimnya, yakni ketika dia memberikan kesempatan tendangan penalti untuk Philippe Coutinho beberapa pekan lalu.
Tolok Ukur 3: Bisakah mereka mencetak gol ketika diharapkan?
Gol penentu kemenagan tim
- Lewandowski: 15
- Benzema: 13
- Aguero: 12
- Ronaldo: 10
- Mbappe: 9
Urusan ini, Lewandowski nomor satu. Sebagian besar golnya merupakan gol-gol penting yang membantu tim pada situasi sulit. Sejak awal 2018/19, Lewandowski sudah melakukannya 15 kali.
Lewandowski juga membantu Bayern meraih treble domestik musim lalu: Bundesliga, DFB Cup and Supercup. Dia juga meraih Torjägerkanone alias top scorer dalam semusim.
Di antara lima nama tersebut, Lewy adalah satu-satunya striker yang bisa mengawinkan torehan tim dengan raihan individual. Dua dari tiga gol Bayern pada kemenangan atas Leipzig di DFB Pokal lahir dari kaki Lewy.
Apakah Lewandowski striker terbaik di dunia?
Mungkin sudah enam tahun berlalu sejak Lewy mencetak empat gol untuk Dortmund ke gawang Real Madrid-nya Ronaldo di Liga Champions. Namun, musim lalu dan musim ini Lewy masih lebih baik di Liga Champions.
Sebagai striker mematikan, produktif, komplet untuk sepak bola modern, Lewandowski telah mendefinisikan ulang artinya menjadi striker nomor 9.
Diatmbah dengan kerendahan hati dan mengutamakan tim, jelas layak menyebut Lewandowski sebagai striker terbaik di dunia.
Sumber: Bundesliga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
Piala Dunia 27 Oktober 2026, 06:28
-
Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
Piala Dunia 27 Oktober 2026, 06:21
-
Bikin 100 Gol untuk Real Madrid Bagi Mbappe Tidak Senikmat Memenangkan El Clasico
Liga Spanyol 26 Oktober 2026, 19:20
-
Kylian Mbappe Girang Bawa Real Madrid Kalahkan Barcelona di Camp Nou
Liga Spanyol 26 Oktober 2026, 14:01
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




