Bellingham di Borussia Dortmund: Jobe yang Ingin Lepas dari Bayang-Bayang Jude
Richard Andreas | 12 Juni 2025 05:56
Bola.net - Musim panas 2020 menjadi salah satu momen penting dalam karier Jude Bellingham saat ia menuntaskan kepindahan dari Birmingham City ke Borussia Dortmund.
Transfer itu senilai 25 juta pounds. Kala itu, Jude berfoto bersama ayahnya, Mark, dan ibunya, Denise, sambil memegang jersey kuning kebanggaan klub Jerman tersebut. Adiknya yang kala itu berusia 14 tahun, Jobe, turut mendampingi.
Lima tahun kemudian, pemandangan serupa terjadi lagi. Namun, kali ini, Jobe Bellingham, yang kini berusia 19 tahun, resmi menyusul kakaknya ke Dortmund. Transfer dari Sunderland disepakati akhir pekan lalu, dengan nilai yang bisa mencapai 32 juta pounds.
Kesepakatan ini sekaligus menjadi titik balik besar dalam karier Jobe. Setelah mengundurkan diri dari kamp pelatihan Timnas Inggris U-21, ia menandatangani kontrak lima tahun dan langsung diproyeksikan tampil di ajang Piala Dunia Antarklub yang dimulai pekan ini.
Menolak Bayangan Kakak, Ingin Tulis Cerita Sendiri

Langkah Jobe menuju Dortmund bukan tanpa risiko. Ia sadar betul bahwa jejak sang kakak masih membekas kuat di klub tersebut. Posisi bermain yang serupa, gaya bermain yang nyaris identik, dan tentu saja nama belakang Bellingham akan selalu jadi bahan perbandingan.
Jobe sejatinya punya pilihan lain. Eintracht Frankfurt sempat menjamu dirinya hanya dua hari setelah ia membawa Sunderland promosi di final play-off Championship. RB Leipzig juga menyatakan minat, meski tidak seintens Frankfurt.
Namun, ikatan lama dengan Dortmund menjadi penentu. Klub ini bukan hanya tempat Jude membangun reputasinya, tetapi juga rumah kedua bagi keluarga Bellingham. Meskipun demikian, Dortmund tidak menyebut nama Jude sama sekali saat memperkenalkan Jobe secara resmi.
Dalam video perkenalan, Jobe berkata, “Saya pernah ke sini sebelumnya. Kini saya datang lagi. Bukan untuk menonton. Bukan untuk mengikuti jejak siapa pun.”
Nama Bellingham Tak Lagi Diutamakan
Ketika bergabung dengan Sunderland dua tahun lalu, Jobe meminta agar namanya di jersey hanya bertuliskan “Jobe”, bukan “Bellingham”.
Hal itu juga diikuti oleh kebiasaan announcer stadion yang hanya menyebut namanya tanpa embel-embel marga. Menurut Tony Mowbray, pelatih pertama Jobe di Sunderland, itu adalah cara sang pemain menegaskan bahwa ia ingin dikenal karena kualitasnya sendiri, bukan karena hubungan darah dengan kakaknya.
Jobe pun membuktikan kematangannya, bahkan ketika Sunderland dihantam pergantian pelatih.
Penampilannya konsisten sepanjang musim, hingga terpilih sebagai Pemain Muda Terbaik EFL pada April lalu. Saat itu, manajemen klub sudah tahu bahwa mempertahankan Jobe di musim panas akan sangat sulit, terlepas dari keberhasilan mereka promosi ke Premier League.
Ketertarikan Dortmund dan Harapan Seorang Kakak
Meski Crystal Palace dan Brentford sempat memantau situasinya, arah karier Jobe memang condong ke Bundesliga. Frankfurt sempat merasa sebagai favorit, tapi Dortmund unggul berkat keakraban lama dengan keluarga Bellingham.
Hans-Joachim Watzke, yang sempat memimpin perkenalan Jude saat pandemi lima tahun lalu, kembali berperan penting dalam proses transfer ini. Ia terbang langsung ke London usai final play-off demi memastikan Jobe bergabung. Sosok lain seperti Sebastian Kehl dan Lars Ricken juga turut memainkan peran krusial.
Keputusan Jobe sejalan dengan impian sang kakak. “Yang terpenting buat saya adalah kebahagiaannya,” kata Jude tahun lalu. “Kebahagiaannya lebih berarti bagi saya daripada kebahagiaan saya sendiri.” Mereka berharap suatu hari bisa bermain bersama di Timnas Inggris.
Potensi Pertemuan Perdana di Amerika Serikat
Keputusan Jobe melewatkan Euro U-21 demi tampil bersama Dortmund di Piala Dunia Antarklub membuatnya sejajar dengan pemain muda lain seperti Liam Delap.
Ia bisa mencatat debut melawan Fluminense di New Jersey pada Selasa pekan depan. Yang lebih menarik, jika semua berjalan lancar, Jobe bisa saja menghadapi kakaknya di perempat final pada 5 Juli. Dortmund dan Real Madrid hanya perlu memuncaki grup mereka dan menang di babak 16 besar.
Pertemuan itu bisa menjadi panggung pembuktian, sekaligus konfirmasi bahwa pilihan Jobe untuk bergabung ke Dortmund bukan sekadar nostalgia. Ia siap berdiri sejajar, bukan sekadar di bawah bayang-bayang nama besar sang kakak.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Thomas Tuchel Jadi Biang Keladi Tersungkurnya Inggris
Piala Dunia 16 Juli 2026, 08:18
-
Semifinal Piala Dunia 2026: 8 Pemain yang Bisa Menjadi Kunci ke Final
Piala Dunia 14 Juli 2026, 10:08
-
Inggris vs Argentina: Adu Mental dan Ketahanan Menuju Final
Piala Dunia 14 Juli 2026, 09:13
-
Piala Dunia 2026: Duel Para Bintang Menuju Final
Piala Dunia 14 Juli 2026, 04:54
LATEST UPDATE
-
Manchester United Intip Peluang Daratkan Winger Lincar Juventus Ini
Liga Inggris 1 Agustus 2026, 16:40
-
Ogah ke Turki, Agen Upayakan Rafael Leao Gabung MU
Liga Inggris 1 Agustus 2026, 16:20
-
Link Streaming Chelsea vs Tottenham Hari Ini, 1 Agustus 2026
Liga Inggris 1 Agustus 2026, 16:00
-
Lagi, Enzo Maresca Tegaskan Manchester City Ogah Lepas Rodri
Liga Inggris 1 Agustus 2026, 15:40
-
Gabung Real Madrid, Carlos Espi: Ini Beneran Kan?
Liga Spanyol 1 Agustus 2026, 15:20
-
Link Streaming Persija vs PSMS di Piala Presiden 2026, Sabtu 1 Agustus 2026
Liga Inggris 1 Agustus 2026, 15:00
-
Real Madrid Lepas Franco Mastantuono di Musim Panas 2026
Liga Spanyol 1 Agustus 2026, 14:40
-
Memancing di Air Keruh, MU Coba Bajak Pemain Newcastle Ini
Liga Inggris 1 Agustus 2026, 14:22
-
Totalitas! Pemain Ini Rela Potong Liburan Biar Lekas Ikut Pra Musim MU
Liga Inggris 1 Agustus 2026, 14:09
-
Jadwal Piala Presiden 2026 Hari Ini, 1 Agustus 2026
Bola Indonesia 1 Agustus 2026, 13:44
-
RESMI: Eddie Howe Mundur dari Posisi Manajer Newcastle
Liga Inggris 31 Juli 2026, 23:13
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16







