Bolanet Goes to Bundesliga: Lebih Dekat dengan Luca Toni
Asad Arifin | 23 Februari 2019 02:30
Bola.net - Lazim bagi seorang pemain sepak bola punya sebuah selebrasi gol yang unik dan jadi ciri khas. Dulu, ada Gabriel Batistuta dengan selebrasi 'Rambo'. Lalu Peter Crouch dengan tarian robotnya. Dan, ada juga selebrasi khas dari Cristiano Ronaldo.
Hal yang sama juga dimiliki oleh eks pemain Bayern Munchen, Luca Toni. Pria asal Italia tersebut dikenal dengan cara selebrasi yang unik. Sesaat setelah dia mencetak gol, Toni akan berlari lalu memutar tangan kanannya di telinga. Ini adalah gaya khas Toni.
Toni memang hanya membela Bayern selama tiga musim. Namun, dia memberikan kontribusi yang cukup besar. Ada tiga gelar juara yang diberikan yakni juara Bundesliga [2007/08], DFB Pokal dan German League Cup [2007]. Toni juga jadi top skor Bundesliga pada musim 2007/08 dan Liga Europa pada musim yang sama.
Nama Toni mungkin memang tidak setenar Miroslav Klose. Tapi, sosok yang membawa Italia jadi juara Piala Dunia 2006 ini tetap punya tempat tersendiri di hati fans Bayern. Sebanyak 58 gol di berikan untuk Bayern dari semua laga yang dia mainkan. Artinya, sebanyak itu juga selebrasi gol ikonik Toni dinikmati oleh fans Bayern.
"Saya sebenarnya mencoba selebrasi itu dengan tidak sengaja. Tapi kemudian saya merasa nyaman karena sering memakainya ketika mencetak. Jadi, saya pikir itu kemudian menjadi hal yang penting," ucap Luca Toni kepada Bola.net dalam acara Media Visit Bundesliga di Munich pada Jum'at (22/2/2018).
Era Luca Toni bermain di Bayern bersamaan dengan Miroslave Klose, salah satu legenda Bayern. Top skor Piala Dunia sepanjang masa tersebut bermain di Bayern pada kurun waktu 2007–2011. Toni dan Klose pun dikabarkan punya riwayat persaingan yang sengit dan hubungan kedua pemain tak cukup bagus.
Tapi, mantan bomber Fiorentina membantah jika dia dan Klose punya hubungan yang buruk. Sebab, meskipun punya gaya bermain yang hampir sama, tapi mereka bisa bermain bersama. Toni menyebut Klose dan dirinya adalah tipikal pemain berposisi penyerang yang berbeda.
"Saya lebih suka menunggu di kotak penalti dan lebih sering berduel. Tapi, Klose bermain dengan cara yang berbeda, dia punya skill yang bagus saat satu lawan satu dengan lawan. Dia pemain bagus dan kami punya hubungan yang baik selama ini," sambung Toni.
Pernyataan Toni diperkuat oleh eks pemain Bayern Munchen yakni Lothar Matthaus. Pria berusia 57 tahun itu menilai jika duet Toni dan Klose bisa jadi andalan Bayern. Sebab, mereka bisa saling membantu satu sama lain dan akan menyulitkan barisan pertahanan lawan jika bermain bersama.
"Klose punya kemampuan untuk sedikit lebih ke samping, walau dia adalah seorang penyerang tengah. Toni bisa berduel dengan baik dan mereka adalah sosok yang berbahaya di kotak penalti. Menjaga salah satu dari mereka saja sulit, apa lagi menjadi dua pemain. Akan lebih sulit," papar Matthaus.
Berita Video
Berikut video selebrasi terburuk Bundesliga Jerman dari channel youtube Bundesliga. Selebrasi Robben di pertandingan Bayern Munchen vs Eintracht Braunschweig pada musim 2013/2014 masuk dalam nominasi tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bayern, Perjalanan Masih Panjang
Liga Champions 11 September 2026, 13:04
-
Hasil Liga Champions Tadi Malam: Bayern dan MU Menang Telak, Como Pesta Gol
Liga Champions 11 September 2026, 05:57
-
Man of the Match Bayern vs Bodo/Glimt: Michael Olise
Liga Champions 11 September 2026, 05:05
-
Hasil Bayern vs Bodo/Glimt: Die Roten Menang Telak 5-0
Liga Champions 11 September 2026, 04:06
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Bayern vs Bodo/Glimt 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:16
LATEST UPDATE
-
Kalah 3-0 di Kandang Brighton, Arsenal Memang Bermain di Bawah Standard!
Liga Inggris 20 September 2026, 06:30
-
Dipermalukan Brighton, Mikel Arteta: Ini Pelajaran Berharga Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 September 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Barcelona saat Comeback Lawan Sevilla: Raphina Maut, Yamal Ngeri!
Liga Spanyol 20 September 2026, 05:45
-
Ada Baleba, Michael Carrick Bawa 23 Pemain MU ke Kandang Fulham
Liga Inggris 20 September 2026, 05:30
-
Man of the Match Sevilla vs Barcelona: Raphinha
Liga Spanyol 20 September 2026, 04:10
-
Hasil Sevilla vs Barcelona: Hattrick Raphinha Jaga Start Sempurna Blaugrana!
Liga Spanyol 20 September 2026, 04:00
-
Man of the Match Roma vs Inter: Lautaro Martinez
Liga Italia 20 September 2026, 01:19
-
Hasil Roma vs Inter: Comeback Nerazzurri Paksa Giallorossi Berbagi Angka
Liga Italia 20 September 2026, 00:57
-
Baru Saja Debut, Kiper Juventus Kamil Grabara Malah Alami Cedera ACL
Liga Italia 20 September 2026, 00:26
-
Link Live Streaming Sevilla vs Barcelona 20 September 2026
Liga Spanyol 19 September 2026, 23:59
-
5 Pelajaran Arsenal 0-3 Brighton: Malam Buruk The Gunners di Amex Stadium
Liga Inggris 19 September 2026, 23:35
-
Rapor Pemain Arsenal saat Kalah dari Brighton: Bruno Guimaraes dan Odegaard Melempem
Liga Inggris 19 September 2026, 23:21
-
Man of the Match Brighton vs Arsenal: Pascal Gross
Liga Italia 19 September 2026, 23:14
-
Hasil Brighton vs Arsenal: The Gunners Kalah Telak 0-3
Liga Inggris 19 September 2026, 22:55
-
Mourinho Tak Khawatir Barcelona, Real Madrid Disebut Tak Bisa Dibandingkan
Liga Spanyol 19 September 2026, 22:00
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
