Eks Fisio Dortmund: Jurgen Klopp Bisa Sangat 'Gila', Tapi Tenang Setelah Merokok
Asad Arifin | 19 Maret 2020 14:41
Bola.net - Mantan fisio Borussia Dortmund, Frank Zollner, membuka karakter Jurgen Klopp ketika berada di luar lapangan. Manajer Liverpool itu disebut bisa sangat 'gila' tetapi tidak malu untuk meminta maaf lebih dulu.
Reputasi Jurgen Klopp sebagai salah satu pelatih terbaik Eropa tidak perlu diragukan lagi. Ketika bekerja di Dortmund, dia membawa klub meruntuhkan dominasi Bayern Munchen di Bundesliga.
Jurgen Klopp kemudian juga sukses saat menjadi manajer Liverpool. Pria berusia 52 tahun membawa Liverpool ke dua final Liga Champions, sekali menjadi juara. Kini, Liverpool menatap gelar juara Premier League musim 2019/2020.
Di lapangan, Jurgen Klopp dikenal sebagai pelatih dengan karakter yang meledak-ledak. Dia bisa melakukan selebrasi berlebihan dan terkadang juga berteriak keras. Lalu, seperti apa karakternya di luar lapangan?
Jurgen Klopp yang Istimewa dan Gila
Frank Zollner bekerja sebagai fisio di Dortmund pada medio 1992 hingga 2009. Dia menjadi bagian dari tim kepelatihan pada era Jurgen Klopp dan dia tahu betul seperti apa cara kerja dan karakter Klopp di luar lapangan.
"Jurgen Klopp pria yang istimewa. Ada begitu banyak hari ketika Anda berpikir: 'Pria hebat!', Tetapi kadang-kadang Anda akan berpikir: 'Sungguh egosentris!," kata Frank Zollner pada Goal International dan SPOX
Frank Zollner menuturkan, suatu hari Jakub Blaszczykowski mengajaknya untuk menghadap Jurgen Klopp. Kuba, sapaan karib Blaszczykowski, baru saja pulang dari timnas Polandia dan mengalami cedera. Dia hendak meminta izin pada Klopp untuk tidak ikut latihan.
"Saya bersama Kuba menemui Klopp dan mengatakan kepadanya apa yang sedang terjadi. Jurgen Klopp kemudian menjadi sangat gila, mungkin karena dia baru saja mengetahui tentang cedera Kuba pada saat itu," kata Frank Zollner.
Jurgen Klopp Merokok dan Minta Maaf
Frank Zollner melanjutkan, ketika Jurgen Klopp marah besar, sebaiknya tidak ada orang yang mendekat. Hanya satu yang bisa membuatnya tenang yakni Zeljko Buvac (mantan asisten Klopp). Lantas, ada kode khusus kapan suasana hati Klopp membaik.
"Zeljko Buvac akan keluar dan berkata: Klopp menghisap sebatang rokok sekarang dan tenanglah. Dia adalah asisten terbaik. Tetapi, Jurgen Klopp juga punya nyali untuk meminta maaf ketika dia memperlakukan orang berlebihan," kata Frank Zollner.
Frank Zollner, setelah berpisah dengan Dortmund, memilih pindah ke Vfl Bochum, klub yang kini bermain di Bundesliga 2. Selain Jurgen Klopp, dia mengaku punya kesan mendalam pada sosok Ottmar Hitzfeld di Dortmund.
Sumber: Goal International
Baca Ini Juga:
- Bayern Munchen Ragu Liverpool Sanggup Tebus Kai Havertz, Berapa Harganya?
- Termasuk Geser Bursa Transfer, Ini 3 Pertimbangan FIFA di Tengah Krisis Virus Corona
- Erling Haaland Diminta Aibakan Minat Real Madrid, Mengapa?
- MU Jadi Korban PHP Jude Bellingham?
- MU? Timo Werner Hanya Inginkan Pindah ke Liverpool
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Prediksi Tottenham vs Dortmund 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Liverpool Siapkan Tawaran 1,5 Triliun untuk Bek Tottenham sebagai Pengganti Van Dijk
Liga Inggris 19 Januari 2026, 15:52
-
Anfield Mulai Hilang Kesabaran: Arne Slot Dikecam Usai Liverpool Ditahan Burnley
Liga Inggris 19 Januari 2026, 13:57
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





