Grujic Masih Belum Menyerah Kejar Mimpinya Bermain di Liverpool
Dimas Ardi Prasetya | 8 Januari 2020 18:47
Bola.net - Gelandang asal Serbia Marko Grujic mengaku ia masih menyimpan asa untuk bisa bermain bersama dengan Liverpool.
Grujic adalah pemain pertama yang dibeli oleh Jurgen Klopp begitu ia tiba di Liverpool pada akhir tahun 2015 silam. Ia direkrut dari Red Star Belgrade.
Ia dipinjamkan dahulu ke Red Stad selama setengah musim sebelum akhirnya pindah ke Anfield. Gelandang jangkung ini tak mendapat banyak kesempatan bermain di Liverpool.
Setelah itu ia sempat dipinjamkan ke Cardiff City dan menyusul kemudian ke pentas Bundesliga untuk gabung Hertha Berlin. Pada musim panas 2019 kemarin, Grujic sekali lagi dipinjamkan ke Hertha agar kemampuanya makin terasah.
Tak Menyerah
Sejak dibeli dari Red Star Belgrade, sudah genap empat tahun Marko Grujic berstatus sebagai pemain Liverpool. Ironisnya ia masih tetap kesulitan untuk bisa menembus tim inti The Reds.
Meski harus menunggu lama dan masih belum tahu kapan ia akan dipercaya Jurgen Klopp untuk masuk tim inti, namun Grujic mengaku tidak putus asa. Ia masih menyimpan harapan untuk bisa mengenakan jersey merah kebanggaan publik Merseyside itu secara reguler.
"Saya masih berharap untuk itu, tentu saja. Anda tidak bisa menyerah begitu saja pada target-target Anda," tegasnya pada Goal International.
"Sebenarnya, saya mungkin bekerja lebih keras sekarang daripada yang pernah saya lakukan sebelumnya dalam hidup saya," seru Grujic.
Pemain Panutan

Lini tengah Liverpool saat ini dihuni oleh Jordan Henderson, Georginio Wijnaldum dan Fabinho. Kadang James Milner juga mengisi pos tersebut jika ada satu pemain yang berhalangan.
Sebenarnya masih ada pemain lain seperti Naby Keita dan Alex Oxlade-Chamberlain di lini tengah. Namun Grujic mengaku sangat terkesan kepada empat pemain tersebut dan menjadikan mereka pemain panutannya.
"Sangat bagus, Wow! Sangat, sangat bagus," puji Grujic.
"Pemain panutan," seru gelandang berusia 23 tahun tersebut.
Marko Grujic tentu harus bekerja ekstra keras ke depannya jika ingin menyingkirkan Jordan Henderson dkk. Ia harus bisa menyamai atau bahkan bisa melampaui level performa mereka jika ingin mendapatkan satu tempat di lini tengah Liverpool secara reguler.
(goal international)
Baca Juga:
- Kisah Granit Xhaka Bakal Berbeda Jika Bermain di Liverpool
- Wijnaldum Digosipkan Hengkang, Legenda Liverpool: Gak Masuk Akal!
- Target Trent di 2020: Ingin Liverpool Masuk Final Liga Champions Lagi
- Reaksi Kocak Netizen Setelah Liverpool Umumkan Pakai Jersey Nike: Bisa Beli Ronaldo dan Messi
- Ada Virgil van Dijk, Ini 5 Calon Peraih Penghargaan Pemain Terbaik Premier League 2019-2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Wolves vs Liverpool: Andrew Robertson
Liga Inggris 7 Maret 2026, 07:43
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
















