Jurgen Klopp, Sosok Ayah dan 'Guru yang Buruk' bagi Lewandowski
Richard Andreas | 12 Januari 2021 05:40
Bola.net - Robert Lewandowski tidak cukup berterima kasih pada Jurgen Klopp, salah satu pelatih terpenting dalam perkembangan kariernya. Dia menyebut Klopp sebagai "guru yang buruk" baginya pribadi.
Tidak ada yang mengenal nama Lewandowski sampai Borussia Dortmund merekrutnya dari Lech Poznan pada tahun 2010 silam. Di sanalah awal mula Lewandowski bertemu dengan Jurgen Klopp.
Tentu awalnya berjalan sulit. Dia memainkan peran berbeda di bawah Klopp. Kontribusinya minim, tim meraih hasil buruk, sampai akhirnya Lewandowski menghadap langsung pada Klopp, bicara empat mata.
Saat itulah dia menjumpai betapa hebatnya visi Klopp sebagai pelatih. Baca kisahnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Sosok ayah dan guru yang buruk
Sederhana saja, bagi Lewandowski, Klopp adalah sosok ayah yang membimbingnya jadi pemain top. Di saat yang sama Klopp pun berperan sebagai guru yang buruk, yang memaksa muridnya berdisiplin keras.
"Jurgen bukan hanya sosok ayah bagi saya. Sebagai pelatih, dia pun berperan seperti 'guru yang buruk'. Dan saya bermaksud mengatakannya dalam nada yang terbaik," kata Lewandowski dikutip dari Daily Mail.
"Coba saya jelaskan. Pikirkan kembali masa-masa Anda bersekolah. Guru seperti apa yang paling Anda ingat? Bukan guru yang membuat segalanya mudah bagi Anda dan tidak pernah mengharapkan apa pun, bukan."
Menutut yang terbaik
Singkatnya, Lewandowski tidak bisa bersantai di bawah Klopp. Dia harus terus berjuang memberikan yang terbaik, berlatih semaksimal mungkin dan selalu dituntut berkembang.
"Anda akan mengingat guru yang buruk, yang bersikap keras kepada Anda. Yang memberikan tekanan pada Anda dan melakukan segalanya untuk memaksimalkan potensi Anda," lanjut Lewandowski.
"Itulah guru yang membuat Anda jadi lebih baik, bukan begitu? Dan Jurgen persis seperti itu."
"Dia tidak puas membiarkan Anda jadi siswa dengan nilai B. Jurgen menginginkan nilai A+. Dia tidak menuntut itu untuk dirinya, tapi untuk diri Anda sendiri," tutupnya.
Sumber: Daily Mail
Baca ini juga ya!
- Arsenal Didukung untuk Segera Comot Buendia: Ia Bakal Jadi Perekrutan yang Cerdas
- Dikaitkan dengan Juventus dan Inter, Ini Kata Bek Chelsea
- Mikel Arteta Harap-harap Cemas Tunggu Hasil Tes Medis Gabriel Martinelli
- Burnley vs Manchester United, Eks Pemain Ingin Rusak Pesta Setan Merah
- Diincar PSG, Manchester United Naikkan Harga Paul Pogba
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
Xabi Alonso Dipecat Real Madrid, Klub Bundesliga Bergerak Mendekati
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 00:27
-
Prediksi Hamburger vs Monchengladbach: Kevin Diks dkk Sedang Goyah
Bundesliga 17 Januari 2026, 19:43
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Liga Champions Inter vs Arsenal di Vidio, Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 02:13
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









