Manuel Neuer Kiper Terbaik Dunia Dekade 2011-2020 Versi IFFHS
Gia Yuda Pradana | 18 Januari 2021 15:45
Bola.net - Manuel Neuer kian menahbiskan dirinya sebagai penjaga gawang terbaik di dunia belakangan ini. Kiper Bayern Munchen ini terpilih sebagai penjaga gawang terbaik dunia pada dekade 2011-2020.
Penghargaan bagi Neuer ini datang dari International Federation of Football History and Statistics (IFFHS). IFFHS, yang didirikan pada 24 Maret 1984, merupakan lembaga yang mendokumentasikan sejarah dan statistik di kancah sepak bola.
Dalam peringkat kiper terbaik dekade 2011-2020 yang disusun IFFHS, Neuer meraih 183 poin. Raihan poin Neuer ini mengungguli Gianluigi Buffon dan Thibaut Courtois, yang berada di posisi dua dan tiga.
Buffon sendiri merupakan merupakan kiper terbaik dunia pilihan IFFHS pada dekade 2001-2010.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Raihan Neuer

Sepanjang dekade 2011-2020, Neuer sempat lima kali memenangi penghargaan tahunan kiper terbaik dunia versi IFFHS. Kiper berusia 34 tahun ini memenangi penghargaan tersebut pada 2013, 2014, 2015, 2016, dan 2020. Selain itu, ia juga meraih lima penghargaan dari UEFA dan satu dari FIFA untuk kategori kiper terbaik.
Selain itu, dalam dekade ini, Neuer sukses membantu timnya meraih trofi Piala Dunia pada 2014 dan meraih Golden Glove. Bersama Bayern Munchen, ia meraih dua gelar Liga Champions, delapan gelar juara Bundesliga, lima Piala Jerman, dan dua UEFA Super Cups.
Khusus untuk raihan gelar kiper terbaik tahunan, Neuer mampu menyamai catatan Buffon dan Iker Casillas, yang masing-masing meraih lima gelar tahunan.
Daftar 20 Kiper Terbaik Dunia Dekade 2011-2020

- Manuel Neuer 183
- Gianluigi Buffon 148
- Thibaut Courtois 130
- Hugo Lloris 96
- Keylor Navas 93
- Jan Oblak 85
- Petr Cech 80
- Marc-Andre ter Stegen 78
- David De Gea 75
- Iker Casillas 67
- Allison Becker 64
- Claudio Bravo 51
- Victor Valdes 49
- Samir Handanovic 39
- Joe Hart 30
- Danijel Subasic 23
- Rui Patricio 18
- Fernando Muslera 15
- Sergio Romero 15
- Ederson Moraes 15.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Cagliari vs AC Milan: 5 Pemain yang Bisa Jadi Ancaman Terbesar buat Milan
- 6 Pelajaran dari Manchester City vs Crystal Palace: Awas, Si Biru Langit Sudah Bangkit
- Liverpool Menang Kuantitas, Manchester United Unggul Kualitas
- Terbaik dan Terburuk dari Laga Inter Milan vs Juventus: Barella Ciamik
- Terbaik dan Terburuk Barcelona vs Athletic Bilbao: Inaki Williams Hingga Ter Stegen
- 5 Catatan Penting dari Laga Inter Milan vs Juventus
- 6 Pelajaran dari Laga Inter Milan vs Juventus: Derby dItalia Milik Nerazzurri
- 7 Pelajaran dari Laga Barcelona vs Athletic Bilbao: Korban PHP Lionel Messi!
- Terbaik dan Terburuk dari Laga Liverpool vs Manchester United: Para Penyerang Bapuk!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Unai Emery Diidamkan Manchester United dan Real Madrid
Liga Inggris 21 April 2026, 05:45
-
Respon Berkelas Alvaro Arbeloa Soal Isu Jose Mourinho Balik ke Real Madrid
Liga Spanyol 21 April 2026, 05:09
-
Trofi Bundesliga di Kantong, tapi Ambisi Bayern Munchen Masih Membara!
Bundesliga 20 April 2026, 17:17
LATEST UPDATE
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















