Perjalanan Karier Bastian Schweinsteiger
Aga Deta | 9 Oktober 2019 13:57
Bola.net - Bastian Schweinsteiger akhirnya memutuskan gantung sepatu. Pesepakbola asal Jerman itu mengakhiri kariernya sebagai pemain setelah 20 tahun menghabiskan waktunya di lapangan hijau.
Dalam sepanjang kariernya, Schweinsteiger merupakan pesepakbola yang sukses. Ia pernah memperkuat tiga klub di level senior yakni Bayern, Manchester United dan Chicago Fire.
Schweinsteiger juga merasakan kesuksesan besar saat memperkuat timnas Jerman. Ia berhasil menjuarai Piala Dunia 2014 dan membuat 121 penampilan untuk Die Mannschaft.
“Mengucapkan selamat tinggal sebagai pemain aktif membuat saya merasakan sedikit nostalgia. Tetapi saya juga menantikan tantangan menarik yang segera menanti saya,” katanya.
“Saya akan tetap setia pada sepakbola. Terima kasih banyak atas waktu yang saya habiskan bersama. Saya akan selalu memiliki tempat untuk kalian di hati saya”
Schweinsteiger termasuk salah satu pemain yang dikagumi kawan maupun lawan. Ia memutuskan pensiun dalam usia 35 tahun.
Lalu, seperti apa perjalanan karier Basti? Simak dalam rangkuman berikut ini.
Bayern Munchen

Schweinsteiger merupakan produk akademi Bayern Munchen. Ia menembus skuat utama pada 2002 ketika berusia 18 tahun.
Ottmar Hitzfeld adalah pelatih yang memberikan debut kepada Schweinsteiger. Gelandang asal Jerman itu mampu menunjukkan performa yang gemilang.
Pada musim debutnya, Schweinsteiger berhasil mengantarkan Bayern memenangkan Bundesliga dan DFB-Pokal. Setelah itu, Schweinsteiger menjadi bagian dari kesuksesan Bayern selama bertahun-tahun.
Puncak kesuksesan Schweinsteiger tentu saja terjadi pada tahun 2013. Saat itu, ia berhasil membawa Bayern menorehkan sejarah dengan menjadi tim Jerman pertama yang memenangkan treble.
Selama membela Bayern, Schweinsteiger memenangi delapan gelar Bundesliga dan tujuh piala Jerman serta Liga Champions 2013. Selain itu, ia juga mencatatkan 500 penampilan dengan mencetak 68 gol untuk tim Bavaria.
Schweinsteiger membela skuat utama Bayern Munchen selama 13 musim. Pada 2015, Schweinsteiger memutuskan bergabung dengan Manchester United.
Manchester United

Setelah meraih segalanya di Jerman, Schweinsteiger memutuskan untuk mengambil tantangan baru di Premier League. Ia bergabung dengan Manchester United dan bereuni dengan Louis van Gaal di Old Trafford.
Kedatangan Schweinsteiger disambut gembira oleh pendukung Setan Merah. Sebab, gelandang asal Jerman itu diharapkan bisa mendongkrak prestasi MU dengan pengalamannya.
Sayangnya, karier Schweinsteiger di Inggris tidak berjalan sesuai rencana. Performa pesepakbola berusia 35 tahun itu menurun karena cedera yang dia alami.
Kendati demikian, Schweinsteiger menjuarai FA Cup pada musim 2015/2016. Itu merupakan satu-satunya gelar yang diraihnya saat berkostum Setan Merah
Schweinsteiger kemudian terbuang dari skuat utama di bawah asuhan Jose Mourinho. United akhirnya mempersilakan Schweinsteiger untuk meninggalkan klub pada Maret 2017.
Chicago Fire

Gagal bersinar bersama Manchester United, Schweinsteiger kemudian hijrah ke Amerika Serikat. Ia bergabung dengan klub Major League Soccer (MLS), Chicago Fire.
Schweinsteiger menghabiskan waktunya di MLS selama tiga musim. Setelah mencatatkan 92 penampilan dan mengemas delapan gol, Schweinsteiger akhirnya memutuskan untuk gantung sepatu.
Timnas Jerman

Schweinsteiger juga merupakan pemain timnas Jerman. Ia melakukan debutnya di level internasional saat menghadapi Hungaria dalam pertndingan persahabatan pada 2004.
Schweinsteiger punya 121 caps dan menyumbang 24 gol. Catatan itu menjadikannya sebagai pemain dengan jumlah penampilan terbanyak keempat untuk negaranya.
Setelah hanya mampu membawa Die Mannschaft di posisi ketiga pada Piala Dunia 2006 dan 2010, Schweinsteiger akhirnya sukses mengangkat trofi Piala Dunia 2014 di Brasil. Suami dari mantan petenis Ana Ivanovic itu memutuskan pensiun dari timnas Jerman usai Euro 2016 di Prancis.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Calon Lawan Liverpool di Drawing Liga Champions 2026-27
Liga Champions 27 Agustus 2026, 10:25
-
Barcelona Menanti Lawan di Drawing Liga Champions 2026-27
Liga Champions 27 Agustus 2026, 10:07
-
Kevin Diks Naik Kelas di Borussia Monchengladbach: Dipercaya Jadi Wakil Kapten
Tim Nasional 23 Agustus 2026, 11:55
-
Hasil DFL Super Cup 2026: Bayern Munchen Juara Usai Tundukkan Dortmund 2-1
Bundesliga 23 Agustus 2026, 04:59
-
Yan Diomande Bisa Bikin Florentino Perez Lupakan Michael Olise
Liga Spanyol 20 Agustus 2026, 13:08
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 18:30
-
Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:45
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
-
Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:28
-
Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
Liga Inggris 6 September 2026, 16:47
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



