Profil Jonas Hofmann: Jiplakan Marco Reus milik Borussia Monchengladbach
Asad Arifin | 9 Februari 2021 14:25
Bola.net - Borussia Monchengladbach berhasil mengejutkan juara bertahan Bayern Munchen, dalam lanjutan pekan ke-15 Bundesliga, 9 Januari 2020 lalu. Menghasilkan lima gol selama 90 menit laga, laga ini, berlangsung di Borussia Park.
Di laga tersebut, Bayern Munchen sempat unggul 2-0. Sayangnya, Munchen harus mengakui keunggulan 3-2 Monchengladbach saat peluit panjang berbunyi.
Pada laga itu, Sorotan mata tertuju pada satu nama, dia adalah Jonas Hofmann. Gelandang dan sayap asal Jerman, menunjukkan kualitasnya sebagai pemain yang fleksibel.
Bukan hanya itu saja, Hofmann mampu membukukan dua gol untuk menyamakan kedudukan dan mengangkat moral timnya. Hofmann berhasil membuat lini pertahanan Munchen kalang kabut.
Hofmann telah banyak berkembang setelah melakukan debutnya bersama Borussia Dortmund, di bawah kepemimpinan Jurgen Klopp, tahun 2012 silam. Simak profil Hofmann selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Profil Singkat
Jonas Hofmann lahir di kota Heidelberg, Jerman barat, pada tahun 1992. Jonas Hofmann dibina oleh akademi muda Hoffenheim saat usianya 12 tahun. Setelah tujuh tahun berada di Hoffenheim, pada tahun 2011, Hofmann hengkang ke Borussia Dortmund.
Selama tiga musim, Hofmann memainkan 71 pertandingan serta mencetak 15 gol dan 16 asis untuk Dortmund. Hofmann melakukan debutnya di bawah asuhan Jurgen Klopp saat menang tandang 3-1 dari Hoffenheim pada usia 20 tahun.
Sempat dipinjamkan ke Mainz pada 2014/15, Hofmann akhirnya pindah secara permanen ke Monchengladbach pada tahun 2015/16.
Di bawah asuhan Marco Rose sebagai pelatih Gladbach, Hofmann melanjutkan penampilan gemilangnya dengan mencetak lima gol dan tiga asis dan membantu Monchengladbach finis di urutan keempat Bundesliga, pada musim 2019/20.
Gaya Bermain
Permainan Hofmann di lapangan setipe dengan Marco Reus. Ketika timnya sedang menguasai bola, Hofmann bermanuver sangat cepat dan mendistribusikan bola langsung ke depan.
Hofmann diberkahi dengan kecepatan dan teknik menguasai bola dengan baik yang memungkinkan Hofmann mengubah arah dengan cepat dan menebar teror pada lini pertahanan lawan. Sama dengan Marco Reus, Hofmann mengemban peran penting di tengah serta mampu bermain sebagai wide playmaker.
Kualitas Hofmann sama baiknya di kedua sisi, posisi tengah maupun sayap. Tak jarang, ia mampu beroperasi dengan cerdik di belakang striker sebagai penyodor bola untuk target man pada timnya.
Tahukah Anda
Pada 18 Oktober 2018, Hofmann mencetak hattrick pertama kali dalam karir profesionalnya di sepak bola. Hofmann berhasil mencetak hattrick pada saat menjamu mantan klubnya, Mainz dan berhasil meraih kemenangan telak 4-0.
Ada hal menarik lainnya. Salah satunya, Hofmann tumbuh besar dalam keluarga yang mencintai olahraga. Ayahnya yang bernama Harald, merupakan pemain Handball di divisi dua Jerman. Sedangkan, kakanya yang lebih tua empat tahun darinya, berkarir menjadi pesepakbola pada 2008 di klub Astoria Walldorf, divisi empat Liga Jerman.
Kata Mereka Tentang Jonas Hofmann
"Dia menjadi salah satu yang luar biasa bagi kami. Dia bermain dengan gemilang," kata mantan pelatih Monchengladbach, Dieter Hecking pada 2019.
"Kami melihat transfer ini sebagai rencana jangka panjang untuk memperkuat skuad kami. Jonas Hofmann telah menunnjukkan permainannya di Mainz dan Dortmund bahwa dia adalah salah satu pemain Bundesliga bertalenta," ujar Direktur Olahraga Monchengladbach, Max Eberl, dilansir dari Soccerway.
Sumber: Bundesliga
(Bola.net/Muhammad Afif Farhan)
Baca Ini Juga:
David Alaba Minta Gaji Rp384 Miliar per Tahun, Chelsea Pilih Mundur?
Skuad Bayern Munchen Saat Juara Piala Dunia Antarklub 2013, di Mana Mereka Sekarang?
5 Penjaga Gawang Terbaik Sepanjang Masa Bayern Munchen
Eksodus Pemain Dortmund Akhir Musim Nanti, Siapa Saja Pindah?
5 Gol Terbaik Bundesliga 2020-2021 Pekan 20
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





