Termasuk Lewandowski, Ini Starting XI Pemain Hebat yang Tak Pernah Memenangi Ballon D'Or
Asad Arifin | 2 Desember 2021 11:59
Bola.net - Gelar Ballon D'Or edisi 2021 Lionel Messi dipersoalkan. Pemain Argentina ini dinilai tak pantas mendapat penghargaan tersebut. Ada sosok yang dinilai lebih pantas mendapat penghargaan tersebut. Sosok ini adalah Robert Lewandowski.
Pemain asal Polandia ini memang menunjukkan permainan yang luar biasa bersama Bayern Munchen. Bahkan, jika penghargaan Ballon D'Or tahun 2020 tak dibatalkan akibat pandemi Covid-19, Lewandowski hampir bisa dipastikan sebagai pemenangnya.
Lewandowski sendiri bukan satu-satunya pemain dengan performa ciamik yang gagal mendapat Ballon D'Or sepanjang karier mereka. Ada sejumlah pemain lain yang mengalami kemalangan serupa.
Siapa saja para pemain tersebut? Berikut starting eleven pemain-pemain hebat yang tak pernah memenangi Ballon D'Or.
Oliver Kahn

Posisi penjaga gawang dalam starting eleven pemain-pemain hebat yang tak pernah memenangi Ballon D'Or ditempati oleh Oliver Kahn. Sepanjang 21 tahun karier profesionalnya, kiper asal Jerman ini tak pernah sekali pun mendapat penghargaan tersebut.
Kahn sempat membawa timnya meraih delapan gelar juara Bundesliga, enam gelar juara Piala Jerman, satu gelar juara Liga Champions. Ia pun sempat membawa Jerman meraih gelar juara Euro 1996.
Namun, semua itu tak cukup membawanya meraih gelar Ballon D'Or. Prestasi terbaiknya pada ajang tersebut adalah menempati peringkat ketiga dalam ajang tersebut pada edisi 2001 dan 2002, yang dimenangi Michael Owen dan Ronaldo.
Cafu

Cafu menempati posisi fullback kanan dalam starting eleven pemain-pemain hebat yang tak pernah memenangi Ballon D'Or. Dalam 21 tahun perjalanan kariernya, pemain asal Brasil ini sama sekali tak pernah memenangi penghargaan tersebut.
Cafu sendiri merupakan salah seorang fullback kanan terbaik pada masanya. Ia membantu Brasil meraih dua gelar juara Piala Dunia dan Copa America. Di level klub, Cafu juga sukses membantu klub-klubnya meraih satu gelar Liga Champions, dua gelar juara Serie A, dan dua gelar juara Piala Super Italia.
Prestasi terbaik Cafu adalah menempati peringkat ke-15 pada Ballon D'Or 2002. Selain itu, namanya juga masuk dalam Tim Impian Ballon D'Or 2020.
Alessandro Nesta

Alessandro Nesta menempati posisi bek tengah dalam starting eleven pemain-pemain hebat yang tak pernah memenangi Ballon D'Or. Sepanjang 22 tahun kariernya, pemain asal Italia ini sama sekali tak pernah memenangi penghargaan tersebut.
Pada masanya, Nesta merupakan salah seorang bek tengah terbaik di dunia. Ia membantu Italia meraih gelar Piala Dunia pada 2006. Selain itu, di level klub, Nesta meraih dua gelar Liga Champions, tiga gelar juara Serie A, tiga gelar juara Copa Italia, dan beberapa gelar lagi.
Nesta hanya menempati peringkat ke-13 dalam penghargaan Ballon D'Or edisi 2003.
Paolo Maldini

Sebagai partner Nesta di sektor bek tengah dalam starting eleven pemain-pemain hebat yang tak pernah memenangi Ballon D'Or ada nama Paolo Maldini. Sepanjang 24 tahun kariernya, bek tangguh Italia ini sama sekali tak pernah memenangi penghargaan tersebut.
Maldini dikenal sebagai salah satu pemain bertahan terbaik di dunia. Ia membantu AC Milan -satu-satunya klub yang ia bela selama bermain- meraih lima gelar juara Liga Champions, tujuh gelar juara Serie A, sekali gelar juara Copa Italia, lima gelar juara Piala Super Italia, dan stu gelar juara Piala Dunia Antarklub.
Prestasi terbaik Maldini pada penghargaan Ballon D'Or adalah menempati peringkat ketiga pada edisi 1994 dan 2003.
Roberto Carlos

Roberto Carlos menempati posisi fullback kiri dalam starting eleven pemain-pemain hebat yang tak pernah memenangi Ballon D'Or. Sepanjang 25 tahun karier profesionalnya, pemain asal Brasil tersebut sama sekali tak pernah mendapat penghargaan tersebut.
Carlos sendiri, pada masa aktifnya, dikenal sebagai bek kiri modern terbaik di dunia. Ia sukses membawa Brasil memenangi gelar juara Piala Dunia 2002 dan dua gelar juara Copa Amerika. Ia pun sempat membantu klubnya meraih tiga gelar juara Liga Champions dan empat gelar juara La Liga. Selain itu ada sejumlah penghargaan dan gelar juara lain yang didapat Carlos.
Raihan terbaik Carlos pada Ballon D'Or adalah menempati posisi runner-up pada edisi 2002, di bawah Ronaldo.
David Beckham

David Beckham mengisi posisi gelandang sayap kanan dalam starting eleven pemain-pemain hebat yang tak pernah memenangi Ballon D'Or. Sepanjang 20 tahun berkarier di sepak bola profesional, Beckham sama sekali tak pernah sekalipun memenangi penghargaan ini.
Beckham, pada masa aktifnya, dikenal sebagai salah satu gelandang sayap kanan terbaik. Ia membantu timnya meraih satu gelar juara Liga Champions, enam gelar juara Liga inggri, dua Piala FA, satu gelar juara La Liga, satu gelar juara Ligue 1, dan sejumlah gelar lain.
Prestasi terbaik Beckham pada ajang Ballon D'Or adalah menempati posisi runner-up pada edisi 1999.
Steven Gerrard

Steven Gerrard menempati posisi gelandang dalam starting eleven pemain-pemain hebat yang tak pernah memenangi Ballon D'Or. Selama 19 tahun berstatus pesepak bola profesional, ia tak pernah sekalipun memenangi penghargaan ini.
Gerrard dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik dunia pada masa aktifnya. Ia sempat meraih satu gelar Liga Champions, dua gelar Piala FA, tiga gelar Piala Liga Inggris, 1 gelar juara Piala UEFA, dan sejumlah penghargaan lain.
Prestasi terbaik pria -yang saat ini melatih Aston Villa- tersebut dalam ajang Ballon D'Or adalah menempati peringkat ketiga pada aedisi 2005.
Xavi Hernandez

Sebagai partner Gerrard di lini tengah dalam starting eleven pemain-pemain hebat yang tak pernah memenangi Ballon D'Or ada nama Xavi Hernandez. Selama 21 tahun berkarier sebagai pesepak bola profesional, tak sekalipun Xavi meraih penghargaan tersebut.
Xavi sendiri sempat meraih satu gelar juara Piala Dunia, dua gelar juara Euro, empat gelar juara Liga Champion, delapan gelar juara La Liga, dan sejumlah penghargaan lain.
Prestasi terbaik Xavi -yang saat ini mengarsiteki Barcelona- dalam ajang Ballon D'Or adalah menempati peringkat ketiga pada edisi 2009,2010, dan 2011.
Franck Ribery

Franck Ribery menempati posisi gelandang sayap kiri dalam starting eleven pemain-pemain hebat yang tak pernah memenangi Ballon D'Or. Dalam 21 tahun karier sepak bola profesionalnya sejauh ini, Ribery sama sekali tak pernah meraih penghargaan tersebut.
Sejauh ini, Ribery sempat meraih satu gelar juara Liga Champions, sembilan gelar juara Bundesliga, dan sejumlah penghargaan lainnya.
Prestasi terbaik Ribery -yang saat ini memperkuat Salernitana- dalam ajang Ballon D'Or adalah menempati peringkat ketiga pada edisi 2013.
Thierry Henry

Di posisi penyerang dalam starting eleven pemain-pemain hebat yang tak pernah memenangi Ballon D'Or ada nama Thierry Henry. Selama 20 tahun kariernya sebagai pesepak bola profesional, pria asal Prancis ini sekalipun tak pernah memenangi penghargaan Ballon D'Or.
Sepanjang kariernya, Henry sukses meraih satu gelar juara Piala Dunia, satu gelar Euro, dua gelar juara Premier League, satu gelar juara Liga Champions, dan sejumlah penghargaan lain.
Raihan terbaik Henry pada ajang Ballon D'Or adalah menempati urutan kedua pada edisi 2003 dan peringkat ketiga pada edisi 2006.
Robert Lewandowski

Sebagai partner Henry di lini depan starting eleven pemain-pemain hebat yang tak pernah memenangi Ballon D'Or ada nama Robert Lewandowski. Selama 15 tahun karier sepak bolanya sejauh ini, pemain asal Polandia tersebut belum pernah sekali pun mendapat penghargaan Ballon D'Or.
Sepanjang kariernya sejauh ini, Lewandowski tercatat sempat menjadi 17 kali pencetak gol terbanyak pada sejumlah ajang. Ia pun sukses membantu timnya meraih satu gelar juara liga Champions, sembilan gelar juara Bundesliga, dan sejumlah penghargaan lain.
Raihan terbaik Lewandowski pada ajang Ballon D'Or sejauh ini adalah menempati peringkat kedua pada edisi 2021.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
Wow! Cristiano Ronaldo Terang-Terangan Setujui Klaim Lionel Messi Mencuri Trofi Ballon d'Or Darinya
Putranya Dituduh 'Mencuri' Trofi Ballon d'Or 2021, Ayah Lionel Messi: Bla Bla Bla
Legenda Jerman Sebut Lionel Messi Tak Pantas Raih Ballon d'Or
Baru Rengkuh Ballon D'Or Ketujuh, Pochettino Kini Dukung Messi Raih yang Kedelapan
Jumlah Trofi Boleh Kalah, tapi Cristiano Ronaldo Ungguli Lionel Messi dalam Poin Total Ballon d'Or
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

