Tujuh Alasan Ini Buktikan Robert Lewandowski Memang Striker Terbaik di Dunia
Dimas Ardi Prasetya | 11 Agustus 2020 06:30
Bola.net - Bomber Bayern Munchen Robert Lewandowski layak disebut sebagai striker terbaik di dunia dalam satu dekade terakhir dan ada tujuh alasan yang menguatkan klaim itu.
Banyak nama penyerang tengah kelas dunia saat ini, khususnya yang bermain di Eropa. Sebut saja Karim Benzema, Luis Suarez, Sergio Aguero, Edinson Cavani, hingga Romelu Lukaku.
Lewandowski juga masuk jajaran striker top kelas dunia saat ini. Penyerang asal Polandia itu baru saja menarik perhatian berkat aksinya yang luar biasa di babak 16 besar Liga Champions.
Ia membantu Chelsea berkemas dari kompetisi tersebut. Dalam dua leg, Bayern menekuk The Blues dengan agregat 7-1!.
Di leg pertama, ia membantu Bayern menang 3-0. Ia mencetak satu gol dan dua assist.
Di leg kedua, ia membantu Bayern menang 4-1. Kali ini Lewandowski mencatatkan dua gol dan dua assist.
Total pada musim 2019-20 ini, ia telah mengemas 54 gol dari 44 laga di semua ajang kompetisi. Ia pun layak disebut sebagai striker terbaik di dunia.
Namun Lewandowski juga layak disebut sebagai striker terbaik di dunia dalam 10 tahun terakhir. Berikut tujuh alasan yang menguatkan klaim tersebut.
Striker yang Konsisten
Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi adalah dua pemain terbaik di muka bumi ini sekarang. Mereka bisa menjadi yang terbaika karena mampu bermain secara konsisten dari musim ke musim.
Konsistensi semacam ini juga dimiliki oleh Robert Lewandowski. Ia selalu bisa mengemas setidaknya 20 gol bagi Bayern Munchen dalam satu dekade terakhir. Ia terakhir kali gagal melakukan hal tersebut pada musim 2010-11 silam.
Setelah itu, di tujuh dari sembilan musim, ia mencetak lebih dari 30 gol. Bahkan dalam lima kesempatan, ia sempat mencetak lebih dari 40 gol semusim.
Jago Assist Pula
Sebagai penyerang tengah, tentunya tugas utama Robert Lewandowski adalah mencetak gol. Namun demikian ia bukan pemain yang egois.
Ia masih baik hati membantu rekan setimnya mencetak gol. Sejauh ini ia telah mencatatkan 118 assist dari 587 penampilan di level klub. Artinya ia mencetak rata-rata satu assist tiap lima laga.
Pertunjukan assist itu juga bisa dilihat kalah Lewandowski membantu Bayern Munchen menyingkirkan Chelsea dari Liga Champions. Saat itu ia mencetak tiga gol dan empat assist.
Jagoan Penalti
Eksekusi tendangan penalti jelas tidak mudah. Namun bagi seorang Robert Lewandowski, mencetak gol dari titik 12 pas bukan hal yang sulit.
Ia memiliki catatan yang nyaris sempurna. Dari 53 kesempatan eksekusi, ia cuma gagal lima kali saja.
Catatan konversi itu jelas sangat apik. Hal tersebut juga nampaknya tak lepas dari tekniknya yang sudah terasah sempurna.
Performa Super
Robert Lewandowski tak jarang menampilkan performa yang sangat memikat di atas lapangan. Performanya itu bahkan mungkin sulit disamai pemain lain.
Ia pernah mengemas empat gol sekaligus, ke gawang klub sebesar Real Madrid. Hal itu terjadi pada semifinal Liga Champions 2013 silam.
Lewandowski kemudian mencatatkan prestasi lebih fenomenal lagi saat di Bundesliga, melawan Wolfsburg, pada tahun 2015. Saat itu hanya dalam kurun waktu sembilan menit saja, ia mencetak lima gol!
Betul-betul striker super!
Subur di Liga Champions
Robert Lewandowski tentu tak cuma tajam di liga domestik. Ia juga terbukti ganas kala bermain di kompetisi Eropa.
Sekarang ia total telah mengemas 66 gol. Hebatnya ia bisa mencapai jumlah tersebut hanya dari 87 laga saja.
Bandingkan saja dengan legenda Real Madrid, Raul. Ia mengemas 71 gol namun butuh 142 laga untuk mencapai jumlah tersebut.
Moncer Bersama Timnas Polandia
Ada striker yang moncer di klub, tapi mandul di timnas. Namun tak demikian dengan Robert Lewandowski.
Sejauh ini ia telah mencatatkan 112 laga bagi Polandia. Ia sukses mencetak 61 gol di level internasional. Hanya 26 pemain saja yang mencetak gol lebih banyak darinya di level internasional.
Tak seperti di Bayern Munchen, Robert Lewandowski memang kemungkinan tak bakal bisa meraih trofi bersama Polandia. Namun ia jelas sudah memberikan yang terbaik bagi negaranya.
Sangat Profesional dan Jarang Cedera
Robert Lewandowski adalah sosok penyerang yang sangat profesional. Hal ini bahkan sudah diakui oleh Josep Guardiola.
“Lewandowski adalah pemain paling profesional yang pernah saya temui. Ia berpikir tentang makanan yang tepat, tidur dan latihan, 24 jam sehari," serunya pada situs resmi Bundesliga.
"Ia selalu ada, tidak pernah cedera, karena ia fokus pada hal-hal ini, dan ia tahu apa yang penting untuk berada dalam kondisi terbaik."
Dari catatan transfermarkt, Lewandowski hanya absen 15 kali saja di sepanjang karirnya bersama Bayern Munchen.
(Give Me Sport)
Jangan Lewatkan:
- Liga Europa: 5 Faktor Yang Bisa Membuat Inter Milan Singkirkan Bayer Leverkusen
- Sederet Rekor yang Dipecahkan Cristiano Ronaldo Selama 2019/20, Apa Saja?
- Tentang Andrea Pirlo: Legenda Inter Milan, AC Milan, atau Juventus?
- Kisah 5 Pertemuan Terakhir Barcelona vs Bayern Munchen
- Tantang Bayern Munchen, Ini Masalah Serius yang Harus Dibenahi Barcelona
- 7 Potret Cantik Courtney Renniers, Pacar Brad Binder Pemenang MotoGP Ceko
- Dari Magis Messi Hingga Kontroversi VAR, Ini 5 Pelajaran dari Laga Barcelona vs Napoli
- Barcelona 3-1 Napoli: Yang Ambyar dan yang Sukses di Camp Nou
- Hajar Napoli, Barcelona dan Messi Kompak Bikin Rekor Baru
- Yuk Intip Liburan Lionel Messi dan Antonella Roccuzzo di Ibiza
- Gianluigi Buffon Gagal Juara Liga Champions Lagi, Netizen: Minta Maaf Dulu ke Muntari
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







