
Bola.net - Duel yang seru terjadi di leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Camp Nou di mana Barcelona meladeni perlawanan Napoli.
Napoli tampil trengginas di awal laga. Mereka berusaha mencetak gol lebih dahulu lantara di leg pertama lalu, mereka hanya bisa bermain imbang 1-1.
Namun Barcelona justru bisa mencetak gol lebih dahulu melalui Clement Lenglet. Lionel Messi kemudian membuat Napoli tertinggal 2-0.
Barca makin memperlebar keunggulannya dengan gol dari Luis Suarez. Napoli setelah itu berhasil membalas satu gol melalui penalti Lorenzo Insigne.
Namun hanya gol itu saja yang mampu mereka ciptakan meski memiliki waktu di sepanjang babak kedua. Barcelona pun menang 3-1 dan secara agregat menang 4-2 atas Napoli.
🔵🔴 New record! Barcelona progress to the UCL quarter-finals for 18th time 👏👏👏#UCL
— UEFA Champions League (@ChampionsLeague) August 8, 2020
Ada lima pemain yang tampil apik dan ada juga yang tampil buruk di pertandingan ini. Siapa saja nama-nama mereka? Berikut ulasannya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Sukses - Lorenzo Insigne

Lorenzo Insigne adalah kapten Napoli. Tak heran jika ia berusaha memimpin timnya dengan memberikan contoh secara langsung di atas lapangan.
Di sepanjang laga, ia terus menekan dan mengganggu pertahanan Barcelona tanpa kenal lelah. Ia beroperasi di sektor sayap kiri.
Namun ia bisa tiba-tiba muncul di tengah. Ia juga tak jarang bertukar posisi dengan Dries Mertens.
Umpan-umpan silangnya yang berbahaya ke dalam kotak penalti dari kedua sisi sayap membuat pertahanan Barca sibuk. Di sisi lain, tendangan penalti yang dilakukan dengan tenang di paruh waktu memberi timnya secercah harapan sebelum babak kedua.
🇮🇹 Lorenzo Insigne is the first Italian player ever to score at least one goal at the Bernabéu (vs Real Madrid) & at Camp Nou (vs Barcelona) ⚽️#UCL pic.twitter.com/klTqPOXeSy
— UEFA Champions League (@ChampionsLeague) August 8, 2020
Ambyar - Antoine Griezmann

Pemain asal Prancis ini belum bisa nyetel sepenuhnya dengan permainan rekan-rekannya. Hal tersebut sudah terlihat beberapa kali sebelumnya.
Kadang Antoine Griezmann bisa tampil apik dan bahkan bisa menyumbangkan gol. Akan tetapi kadang ia bisa tampil tidak nyambung dengan rekan-rekannya. Kali ini, Griezmann tampil tak nyambung dengan koleganya.
Ditempatkan di sayap kiri, Griezmann tampak tak bisa berbuat banyak untuk membantu Luis Suarez dan Lionel Messi di depan. Ia malah lebih sering aktif membantu timnya bertahan.
Griezmann pun kerap kehilangan bola. Ia tak bisa mengikuti irama permainan rekan-rekannya. Sepertinya ia memang kurang cocok jika dimainkan di sayap, khususnya di kiri.
Sukses - Frenkie de Jong

Frenkie De Jong menjalani musim perdana yang kurang mulus bersama Barcelona setelah dibeli dari Ajax Amsterdam. Ia diklaim mengalami kesulitan beradaptasi dengan sepak bola Spanyol.
Namun di laga Barcelona vs Napoli ini, ia tampil apik. Ia menjadi De Jong yang sebelumnya diburu oleh banyak klub.
Pemain asal Belanda itu luar biasa di lini tengah. Ia menambahkan sentuhan elegan bahkan pada tekelnya yang memenangkan bola dan membawa bola keluar dari lini tengah dan untuk memulai lagi serangan timnya dari awal.
Jika bukan karena bola yang sedikit menyentuh tangan Messi [menurut VAR] setelah ia mengontrolnya dengan dadanya dan sebelum memasukkannya ke gawang, De Jong akan tercatat memberikan satu assist di laga ini. Umpannya kala itu begitu ciamik dengan tendangan kaki kanan bagian luarnya. Meski begitu, pemain berusia 23 tahun tersebut akan sangat senang dengan perannya dalam kemenangan Barcelona.
Ambyar - Kalidou Koulibaly

Barcelona awalnya kesulitan untuk bisa menekan pertahanan Napoli. Sebab lini belakang Partenopei tampil begitu tenang dan terorganisir. Mereka tidak kolaps meski ditekan para penyerang Blaugrana.
Hal ini tak lepas dari kepemimpinan Kalidou Koulibaly. Akan tetapi pemain asal Senegal ini akhirnya malah jadi biang kerok terjadinya gol Barcelona.
Ia bertanggung jawab atas gol ketiga Barca. Saat itu ia sudah berhasil menguasai bola dan melepaskan diri dari kejaran Lionel Messi.
Akan tetapi ia tak segera melepas bola. Alhasil Messi berhasil mengejarnya dan hampir merebut bola. Saat itulah Koulibaly menendang engkel kiri La Pulga meski secara tak sengaja.
Pada akhirnya, wasit pun memberikan penalti pada Barca. Luis Suarez bisa mengeksekusinya dengan sempurna.
Koulibaly juga gagal menghentikan Messi pada gol kedua Barcelona. Padahal saat itu La Pulga sempat diganggu oleh beberapa pemain lainnya.
Sukses - Lionel Messi

Barcelona tak mengawali laga dengan bagus dan solid melawan Napoli. Hal yang sama juga berlaku pada Lionel Messi. Ia tak mendapat banyak ruang gerak.
Sepertinya ia tak akan bisa berbuat banyak untuk bisa membantu Barcelona. Namun pada akhirnya Messi menemukan celah di pertahanan Napoli.
Pada menit ke-23, Messi menembus pertahanan kiri Napoli. Dan meski dikerumuni oleh lebih dari tiga pemain, dengan jatuh bangun ia masih bisa melepas tendangan dengan kaki kirinya.
Messi pun sukses menjebol gawang David Ospina. Bola mengarah ke tiang jauh dan tak bisa dijangkau kiper Kolombia tersebut.
📸 That Messi run & finish 🤯#UCL pic.twitter.com/S2CzVksXjR
— UEFA Champions League (@ChampionsLeague) August 8, 2020
Tak lama kemudian, Messi sempat mencetak gol lagi. Ia memaksimalkan umpan terukur Frenkie De Jong.
Ia mengontrol bola dengan dadanya sebelum akhirnya menaklukkan Ospina lagi dengan kaki kirinya. Namun sayang, VAR menganulir gol tersebut karena ia dianggap melakukan handball.
Messi kemudian terlibat dalam gol ketiga Barcelona. Ia memaksa Kalidou Koulibaly, salah satu bek terbaik di dunia, melakukan kesalahan yang berbuah penalti.
Di babak kedua, Lionel Messi memang tak terlalu bersinar seperti di babak pertama. Namun tetap saja ia menjadi pemain paling berbahaya Barcelona dan ia membuat para pemain Napoli selalu merasa was-was.
(Sportskeeda)
Jangan Lewatkan:
- Dari Magis Messi Hingga Kontroversi VAR, Ini 5 Pelajaran dari Laga Barcelona vs Napoli
- Pelatih Bayern: Barcelona Bukan Cuma Messi
- Hajar Napoli, Barcelona dan Messi Kompak Bikin Rekor Baru
- Lewandowski Tak Tertarik Pecahkan Rekor Ronaldo di Liga Champions
- Kuda Hitam atau Favorit Juara? Yuk Intip Peserta 8 Besar Liga Champions dan Pilih Jagoanmu
- Barcelona Layak Menang, Meski Sempat Gugup Ladeni Napoli
- Serangan Napoli Sempat Buat Barcelona Keder
- Barcelona Hadapi Bayern di Perempatfinal Liga Champions, Suarez: Peluangnya 50-50
- Barcelona vs Bayern Munchen, Ini Jadwal Lengkap Perempat Final Liga Champions 2019/20
- Daftar 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions 2019/2020
- Highlights Liga Champions: Barcelona 3-1 Napoli
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 30 Oktober 2026 06:55Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 06:48Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
-
Liga Spanyol 30 Oktober 2026 06:33Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
-
Liga Spanyol 30 Oktober 2026 06:29Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
-
Liga Spanyol 30 Oktober 2026 06:24Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 10:38Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 09:38Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
-
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026 08:15Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 07:02Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
-
Liga Champions 30 Oktober 2026 06:55Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
BERITA LAINNYA
-
champions 30 Oktober 2026 06:55Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
-
champions 27 Oktober 2026 15:49Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
-
champions 27 Oktober 2026 15:34Kacang Tidak Lupa Kulit! Ada Tottenham di Pidato Kemenangan Ballon d'Or Harry Kane!
-
champions 27 Oktober 2026 13:02Thomas Tuchel Kirim Pesan untuk Harry Kane usai Raih Ballon d'Or 2026
-
champions 27 Oktober 2026 12:59Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Ingin Jadi Inspirasi bagi Generasi Berikutnya
SOROT
-
Liputan6 30 Oktober 2026 06:30Taktik Sudaryono Tutup Celah Rasuah BGN hingga MBG
-
Liputan6 29 Oktober 2026 22:11Prabowo Segera Resmikan 1.413 Titik Listrik Desa
-
Liputan6 29 Oktober 2026 21:45Rincian Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games dari Prabowo
-
Liputan6 29 Oktober 2026 20:23Kubu Gibran Tunjukkan Riwayat Pendidikan, Penggugat Soroti Bukti Penyetaraan
-
Liputan6 29 Oktober 2026 19:55Prabowo Sebut Olahraga Jadi Simbol Kehormatan Bangsa
-
Liputan6 29 Oktober 2026 19:39Momen Massa Trisakti Bakar Flare Sebelum Bubarkan Diri
MOST VIEWED
Kacang Tidak Lupa Kulit! Ada Tottenham di Pidato Kemenangan Ballon d'Or Harry Kane!
Kylian Mbappe Sempat Pimpin Voting Ballon d'Or 2026, tetapi Kalah Tipis dari Harry Kane
PSG Pertahankan Gelar Men's Club of the Year di Ballon d'Or 2026
Thomas Tuchel Kirim Pesan untuk Harry Kane usai Raih Ballon d'Or 2026
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385345/original/080698200_1793254600-IMG_1193.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309734/original/019415900_1785244482-1000390994.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385897/original/098515500_1793278230-IMG-20261029-WA0170.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385915/original/075393800_1793280225-IMG_0682.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385893/original/039717800_1793277580-254265.jpg)
