10 Klub Terbaik Dunia Versi Opta Power Rankings: Real Madrid Peringkat ke-6, Manchester United Masuk Daftar!

Asad Arifin | 9 April 2026 02:12
10 Klub Terbaik Dunia Versi Opta Power Rankings: Real Madrid Peringkat ke-6, Manchester United Masuk Daftar!
Pelatih Manchester United, Michael Carrick memeluk Casemiro usai laga melawan Aston Villa, 15 Maret 2026. (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Opta Power Rankings merilis daftar terbaru klub terbaik dunia. Sistem ini menilai lebih dari 10.000 tim dengan pendekatan berbasis data dan Manchester United masuk dalam peringkat 10 besar.

Penilaian dilakukan dengan skala 0 hingga 100. Angka tersebut mencerminkan kekuatan relatif tim secara global.

Advertisement

Hasilnya menghadirkan sejumlah kejutan. Salah satunya adalah masuknya Manchester United ke dalam 10 besar.

Padahal, performa mereka sepanjang musim 2025/2026 belum sepenuhnya stabil. Setan Merah bahkan telah dipastikan tanpa gelar sama sekali.

Real Madrid berada di peringkat ke-6, di bawah Barcelona dan PSG. Arsenal memimpin daftar. Konsistensi menjadi faktor utama dominasi mereka. Berikut adalah 10 besar klub terbaik dunia versi Opta Power Rankings yang datanya diambil pada 8 April 2026:

1 dari 10 halaman

10. Manchester United (93,42)

10. Manchester United (93,42)

Selebrasi skuad Manchester United usai menjebol gawang Aston Villa di Old Trafford, Minggu (15/03/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Manchester United berada daftar 10 besar dengan cukup mengejutkan. Peringkat ini tidak sepenuhnya mencerminkan inkonsistensi mereka musim ini.

Manchester United sempat mengalami berbagai titik rendah pada era Ruben Amorim sebagai manajer. Termasuk hasil buruk di kompetisi domestik.

Namun, performa mereka di liga utama tetap kompetitif. Mereka berada di jalur finis tiga besar setelah berbagai perubahan. Salah satunya kehadiran Michael Carrick sebagai manajer interim.

Secara data, United masih dianggap salah satu tim terbaik di Eropa saat ini.

2 dari 10 halaman

9. Inter Milan (93,62)

9. Inter Milan (93,62)

Pemain Inter Milan Lautaro Martinez (kiri) dan Marcus Thuram bereaksi pada laga Serie A/Liga Italia antara Inter vs Roma di Milan, Italia, Minggu, 5 April 2026 (c) AP Photo/Luca Bruno

Inter Milan mengalami penurunan performa pada Maret. Cedera pemain menjadi faktor utama.

Mereka kehilangan poin penting di Serie A. Bahkan tersingkir dari Liga Champions secara mengejutkan.

Namun, respons cepat ditunjukkan setelah jeda internasional. Kemenangan besar atas AS Roma menjadi bukti kualitas mereka belum hilang. Inter kini berada di puncak klasemen Serie A dan berpeluang besar meraih scudetto.

3 dari 10 halaman

8. Aston Villa (93,63)

8. Aston Villa (93,63)

Selebrasi skuad Aston Villa dalam laga versus Lille di leg pertama 16 besar Liga Europa 2025/2026, Jumat (13/3/2026). (c) AP Photo/Jean-Francois Badias

Aston Villa menjadi salah satu kejutan dalam daftar ini. Posisi mereka cukup tinggi dibanding ekspektasi.

Secara statistik dasar, performa mereka tidak terlalu menonjol. Bahkan data expected points tidak berpihak.

Namun, efektivitas menjadi kekuatan utama tim Unai Emery. Mereka mampu melampaui ekspektasi dalam banyak pertandingan penting.

4 dari 10 halaman

7. Liverpool (94,54)

7. Liverpool (94,54)

Skuad Liverpool berkumpul sebelum laga menghadapi Manchester City (c) Liverpool FC Official

Liverpool berada di posisi ketujuh dengan performa yang inkonsisten. Mereka kerap tampil rapuh, termasuk saat kalah telak dari Manchester City.

Namun, mereka tetap kompetitif. Liverpool masih bertahan di papan atas Premier League dan melaju ke babak 8 Besar Liga Champions. Capaian kedua jadi nilai plus bagi The Reds.

Fondasi tim masih kuat. Mereka tetap punya kapasitas untuk tampil lebih baik di laga besar. Jika stabilitas terjaga, Liverpool bisa kembali menjadi ancaman serius.

5 dari 10 halaman

6. Real Madrid (96,08)

6. Real Madrid (96,08)

Selebrasi Vinicius Junior bersama pemain Real Madrid setelah membobol gawang Atletico Madrid, 23 Maret 2026 di Bernabeu. (c) dok.Real Madrid FC

Real Madrid menjalani musim yang tidak ideal. Ancaman tanpa trofi mulai terlihat nyata.

Mereka tertinggal di La Liga dan tersingkir dari Copa del Rey. Ini menunjukkan penurunan performa. Pergantian pelatih di tengah musim juga memperburuk situasi.

Namun, karakter mereka di Liga Champions tetap kuat. Madrid selalu tampil berbeda di Eropa. Kemenangan atas Manchester City membuktikan mereka tetap berbahaya di level tertinggi.

6 dari 10 halaman

5. PSG (96,14)

5. PSG (96,14)

Selebrasi skuad PSG dalam laga versus Chelsea di 16 besar Liga Champions 2025/2026, Rabu (18/3/2026). (c) AP Photo/Kin Cheung

PSG berada di posisi kelima dengan performa yang belum konsisten. Status juara bertahan tidak diiringi stabilitas.

Tim asuhan Luis Enrique sempat menurun akibat jadwal padat. Namun, kemenangan besar atas Chelsea di Liga Champions menunjukkan kualitas mereka masih tinggi.

Jika konsisten, PSG berpotensi naik dan kembali dominan. Apalagi, PSG sangat kuat di liga domestik dan berpeluang kembali memenangkan Ligue 1.

7 dari 10 halaman

4. Manchester City (96,71)

4. Manchester City (96,71)

Selebrasi pemain Manchester City, Nico OReilly bersama trofi Carabao Cup usai mengalahkan Arsenal 2-0 di final, 22 Maret 2026. (c) AP Photo/Richard Pelham

Manchester City tetap berada di level elit meski tidak stabil pada musim 2025/2026. The Cityzen bersaing pada level atas, kecuali di Liga Champions.

Mereka masih mampu tampil dominan di laga besar. Kemenangan atas Arsenal dan Liverpool jadi bukti.

Namun, inkonsistensi menjadi masalah utama musim ini. Jika menemukan ritme, City bisa menutup musim dengan trofi lebih. Setelah juara Carabao Cup, mereka masih punya Piala FA dan Premier League yang diperjuangkan.

8 dari 10 halaman

3. Barcelona (98,04)

3. Barcelona (98,04)

Starting XI Barcelona lawan Rayo Vallecano, Minggu (22/03/2026). (c) AP Photo/Joan Monfort

Barcelona tampil stabil di bawah Hansi Flick. Mereka kuat dalam hasil dan kontrol permainan.

Dominasi di La Liga menunjukkan kualitas mereka. Kemenangan atas Atletico Madrid dan keunggulan jauh dari Real Madrid mempertegas status sebagai kandidat juara.

Meski ada cedera, Barcelona tetap konsisten dan matang. Kini, mereka hanya perlu tampil lebih baik dan melaju lebih jauh lagi di Liga Champions.

9 dari 10 halaman

2. Bayern Munchen (99,02)

2. Bayern Munchen (99,02)

Para pemain Bayern menyapa penggemar setelah laga leg pertama perempat final Liga Champions antara Real Madrid vs Bayern Munchen di Santiago Bernabeu, 8 April 2026 (c) AP Photo/Jose Breton

Bayern Munchen bangkit bersama Vincent Kompany. Mereka kembali ke level elit Eropa. Dominasi di Bundesliga kembali terlihat jelas.

Namun, ujian utama ada di Liga Champions. Laga melawan Real Madrid akan menentukan kekuatan mereka sesungguhnya. Bayern menang pada leg pertama di Bernabeu dan punya harapan besar pada leg kedua untuk lolos ke semifinal.

10 dari 10 halaman

1. Arsenal (100,00)

1. Arsenal (100,00)

Selebrasi Kai Havertz dalam laga Sporting CP vs Arsenal di perempat final Liga Champions 2025/2026, Rabu (8/4/2026). (c) AP Photo/Armando Franca

Arsenal menjadi tim paling konsisten musim ini. Sempat terpuruk dengan kekalahan di Carabao Cup dan Piala FA, pasukan Mikel Arteta mampu bangkit di Liga Champions.

Arsenal tampil seimbang dalam menyerang dan bertahan. Data Opta menunjukkan peluang besar mereka meraih trofi Liga Champions yakni 27%.

Jika konsisten, Arsenal berpotensi menutup musim dengan gelar besar. Namun, pada fase ini, tantangan sebenarnya bagi Arsenal bukan pada aspek teknis atau taktik, akan tetapi mental.

Sumber: Opta.

LATEST UPDATE