2 Alasan Real Madrid Bisa Comeback di Kandang Man City: Zidane Selalu Simpan Kejutan
Richard Andreas | 7 Agustus 2020 14:00
Bola.net - Real Madrid mengusung misi comeback di Etihad Stadium, leg kedua 16 besar Liga Champions, Sabtu (8/8/2020) dini hari WIB nanti. Ya, Los Blancos harus mencari cara untuk menggulingkan Manchester City.
Duel ini bakal menarik. Man City memasuki laga dengan keunggulan 2-1 di leg pertama, tapi tidak ada jaminan apa pun. Mereka unggul, tapi bukan berarti pasti menang.
Madrid merupakan salah satu lawan paling sulit dikalahkan di Liga Champions, sudah jadi rahasia umum. Sebab itu, pasukan Josep Guardiola tidak boleh membuat kesalahan sekecil apa pun.
Keunggulan agresivitas gol tandang seharusnya menguntungkan Man City, tapi di saat yang sama mereka tidak boleh terlalu memikirkannya. Sebab, bukan tidak mungkin justru Madrid yang mewujudkan comeback dramatis dini hari WIB nanti
Setidaknya ada dua alasan Madrid bisa mewujudkan comeback dan menggulingkan Man City di kandangnya sendiri.
Apa saja? Selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Celah pertahanan Man City
Man City berhasil menorehkan dua clean sheets pada dua pertandingan terakhir Premier League mereka, tapi sepanjang musim ini pertahanan pasukan Guardiola jadi titik lemah mereka.
Aymeric Laporte sempat cedera panjang, John Stones dan Nicolas Otamendi gagal tampil solid. Beberapa kali Fernandinho dipaksa bermain di posisi itu.
Kin Laporte sudah kembali, tapi dia tak punya partner yang sepadan. Siapa pun pendamping Laporte nanti harus berurusan dengan kecepatan Madrid yang berbahaya.
Selain itu, masalah juga terletak di kedua sisi sayap. Benjamin Mendy tidak bisa bermain, Olekasndr Zinchenko kurang berpengalaman, Kyle Walker sudah tidak sebagus dahulu.
Melawan Madrid yang mengandalkan serangan dari kedua sisi sayap, Man City harus tampil sempurna.
Kejutan Zidane
Zidane merupakan pelatih unik. Dia tidak punya gaya bermain khusus seperti tiki-taka atau gegenpressing, tapi Madrid bisa melakukan hampir semuanya.
Singkatnya, Zidane selalu merancang taktik dengan menyesuaikan lawan yang dihadapi Madrid. Tidak ada yang spesial, tapi jitu.
Dia juga tidak punya formasi favorit. Madrid bisa saja bermain dengan 4-3-3, bisa juga dengan 4-4-2 diamond. Untungnya, Zidane punya pemain-pemain yang tepat untuk kedua formasi itu.
Karena itulah Man City tidak boleh terlalu memikirkan ancaman Madrid, justru harus fokus pada diri sendiri. Terlalu mengkhawatirkan taktik Madrid bisa jadi bahaya besar.
Katakanlah Man City bersiap menghadapi Plan A Madrid, tapi ternyata Zidane justru menurunkan Plan B, bahkan mungkin Plan C.
Ingin tahu informasi jadwal, live streaming, dan highlights Liga Champions lainnya? Yuk klik di sini!
Baca ini juga ya!
Juventus Sedang Rapuh, 5 Pemain Lyon yang Bisa Permalukan Cristiano Ronaldo Cs
4 Perkiraan Formasi Chelsea Musim 2020/2021 Andai Membeli Sergio Reguilon
5 Pemain Real Madrid yang Bakal Jadi Penentu Gulingkan Man City
Roma Tersingkir dari Liga Europa, Netizen: Salah Sendiri Balikin Chris Smalling ke MU!
Daftar 8 Klub yang Lolos Perempat Final Liga Europa 2019/2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














