3 Final Liga Champions Terbaik dalam 20 Tahun Terakhir, Ada Malam Keajaiban Istanbul
Aga Deta | 28 Mei 2022 17:36
Bola.net - Liverpool bakal berhadapan dengan Real Madrid di final Liga Champions. Laga puncak kompetisi paling elite Eropa ini akan berlangsung di Stade de France, Paris, Minggu (29/5/2022) dini hari WIB.
Pertemuan antara Liverpool dan Real Madrid ini merupakan laga ulangan final Liga Champions 2017/2018. Saat itu Los Blancos berhasil menang 3-1 atas Liverpool. Hal ini akan menjadi sebuah kunci betapa sengit dan panasnya pertandingan final Liga Champions musim ini.
Seperti diungkap di atas, laga puncak Liga Champions merupakan sebuah laga yang selalu dinantikan. Tak hanya oleh pecinta sepak bola di Eropa, tapi juga di seluruh dunia.
Bahkan tak jarang pertandingan final Liga Champions berlangsung sangat dramatis untuk melahirkan sang juara sekaligus penguasa Eropa. Lalu pertandingan final Liga Champions apa saja yang berjalan dramatis dan sengit?
Seperti dilansir dari Sportskeeda, berikut 3 pertandingan final Liga Champions terbaik dalam 20 tahun terakhir:
Real Madrid vs Atletico Madrid (2014)
Final Liga Champions 2014 menyajikan El Derbi madrileno di kancah Eropa. Duel antara Real Madrid dan Atletico Madrid tersaji di Lisbon, Portugal.
Real Madrid melangkah ke final setelah menyingkirkan tiga klub Jerman secara berturut-turut, mulai dari Schalke 04, Borussia Dortmund, dan Bayern Munchen.
Sementara itu, Atletico Madrid mengalahkan AC Milan, Barcelona, dan Chelsea untuk mencapai final Liga Champions. Kedua tim sama-sama melewati tim-tim tangguh untuk bisa mencapai laga puncak.
Jalannya Laga Final 2014
Laga final Liga Champions ini juga berlangsung dramatis. Atletico Madrid lebih dulu unggul lewat gol Diego Godin pada menit ke-36.
Real Madrid pun berusaha untuk membalas dan mengerahkan performa terbaik. Hingga akhirnya, Los Blancos berhasil menyamakan kedudukan pada masa injury time. Tandukan Sergio Ramos memperpanjang napas Los Blancos untuk melanjutkan pertandingan ke babak extra time.
Real Madrid justru tampil menggila di babak extra time. Gareth Bale mencetak gol yang membuat Real Madrid berbalik unggul pada menit ke-110.
Setelah itu Marcelo dan Cristiano Ronaldo menambah lagi dua gol hingga akhirnya saat 120 menit berakhir, Los Blancos menang telak 4-1 dan sukses mengamankan La Decima, gelar Liga Champions ke-10 dalam sejarah klub.
Bayern Munchen vs Chelsea (2012)
Bayern Munchen berada di performa terbaiknya dan menjadi favorit untuk menjadi juara Liga Champions pada 2012. Laga final pun digelar di Allianz Arena di Munchen, yang membuat Bayern terasa bermain di kandang.
Bayern Munchen berhasil mengalahkan FC Basel, Marseille, dan Real Madrid untuk mencapai final. Sementara itu, Chelsea mengalahkan Napoli, Benfica, dan Barcelona untuk mencapai final.
Sejak leg kedua semifinal kontra Barcelona di Camp Nou, Chelsea seperti punya keberuntungan dan takdir untuk menang. Pada laga kontra Barcelona, Chelsea sebenarnya sulit menang, tapi mereka mampu melalui laga itu dengan baik dan menang.
Jalannya Laga Final 2012
Ketika melawan Bayern Munchen di final, cerita yang sama terulang. Chelsea tampil bertahan dengan sangat baik, dan Bayern Munchen kesulitan untuk memecahkan kebuntuan.
Akhirnya Thomas Muller memberikan keunggulan bagi Bayern pada menit ke-83, dan tampaknya pertandingan sudah berakhir.
Sepak bola, meski adalah olahraga yang menyenangkan, membuat Bayern harus kecewa setelah pada menit ke-88 Juan Mata mengirimkan umpan sepak pojok yang dimaksimalkan oleh Didier Drogba.
Chelsea pun meraih kemenangan lewat drama adu penalti, terutama setelah Arjen Robben gagal mengeksekusi bola dengan baik. Chelsea pun menang dan menjadi juara Liga Champions.
AC Milan vs Liverpool (2005)
Duel final Liga Champions yang paling dramatis yang pernah ada, di mana fakta bahwa tim belum memenangkan pertandingan jika peluit akhir belum berbunyi. Laga final 2005 ini benar-benar luar biasa. Bertempat di Istanbul, AC Milan dan Liverpool saling berhadapan.
AC Milan mengalahkan Manchester United, Inter Milan, dan PSV Eindhoven untuk mencapai final. Sementara Liverpool mengalahkan Bayer Leverkusen, Juventus, dan Chelsea.
Jalannya Laga Final 2005
Dalam laga final Liga Champions tersebut, AC Milan sempat unggul 3-0 pada babak pertama berkat gol Paolo Maldini dan brace Hernan Crespo.
Namun, Liverpool mampu bangkit dan membalikkan situasi. Tiga gol The Reds dicetak Steven Gerrard, Vladimir Smicer, dan Xabi Alonso membuat kedudukan menjadi 3-3.
Setelah itu pertandingan harus berlanjut dengan extra time, di mana tak satu pun tim berhasil mendapatkan angka penentu kemenangan. Liverpool pun pada akhirnya berhasil menang dan menjadi juara lewat adu penalti.
Sumber: Sportskeeda
Disadur dari: Bola.com/Penulis Benediktus GP
Published: 28/5/2022
Baca Juga:
- Liverpool Vs Real Madrid: 5 Pemain yang Diprediksi Bersinar di Final Liga Champions
- 4 Pemain Liverpool yang Bisa Bikin Karim Benzema Mati Kutu
- Ancelotti: Fans Everton Dukung Real Madrid di Final Liga Champions
- 5 Alasan Liverpool Bakal Juara Liga Champions 2021/22
- Sudah Sering Main di Final, Real Madrid Masih Bisa Grogi Lho!
- Liverpool Sudah Move On dari Kekalahan Final 2018, Kini Siap Hantam Madrid!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Bhayangkara FC 31 Januari 2026
Bola Indonesia 30 Januari 2026, 18:43
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSBS Biak 31 Januari 2026
Bola Indonesia 30 Januari 2026, 18:33
-
Setelah Kalah Memalukan, Real Madrid Akui Masalah di Lini Tengah
Liga Spanyol 30 Januari 2026, 18:13
LATEST UPDATE
-
Link Streaming BRI Super League: Malut United vs Bhayangkara FC, Tayang di Vidio
Bola Indonesia 31 Januari 2026, 13:19
-
Bukan ke Juventus, Jean-Philippe Mateta Pilih Gabung AC Milan?
Liga Italia 31 Januari 2026, 13:11
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Dewa United 1 Februari 2026
Bola Indonesia 31 Januari 2026, 12:48
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs PSIM 1 Februari 2026
Bola Indonesia 31 Januari 2026, 12:43
-
Nonton Live Streaming Persis Solo vs Persib di Vidio - BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 31 Januari 2026, 12:34
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 31 Januari 2026, 12:26
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 31 Januari 2026, 12:26
-
Bantah Isu Resign demi MU, Roberto De Zerbi Tegaskan Masih Setia di Marseille
Liga Inggris 31 Januari 2026, 11:52
-
Alex Marquez Diisukan Saling Lirik dengan Red Bull KTM Factory Racing untuk MotoGP 2027
Otomotif 31 Januari 2026, 11:45
-
Efek Domino, Inter Milan Coba Bajak Pemain Liverpool Ini?
Liga Inggris 31 Januari 2026, 11:22
-
Bekuk City dan Arsenal, MU Tidak Boleh Sombong ketika Jamu Fulham!
Liga Inggris 31 Januari 2026, 11:08
-
Fabio Quartararo Angkat Suara Soal Gosip Pindah ke Honda di MotoGP 2027: Banyak Omong!
Otomotif 31 Januari 2026, 10:58
LATEST EDITORIAL
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30





