5 Aspek Positif dari 3-4-2-1 AC Milan: Pertahanan Lebih Solid dan Peran Baru Saelemaekers
Asad Arifin | 15 Februari 2023 09:04
Bola.net - AC Milan berhasil keluar dari situasi sulit setelah kalah empat laga beruntun. Salah satu faktor kunci yang membuat Rossoneri bangkit adalah perubahan formasi yang diterapkan Stefano Pioli dari 4-2-3-1 menjadi 3-4-2-1.
Milan bukan hanya kalah empat laga beruntun, akan tetapi kebobolan 13 gol pada periode tersebut. Catatan itu jelas sangat buruk untuk tim yang sepanjang musim 2021/2022 hanya kebobolan 31 gol di Serie A.
3-4-2-1 racikan Pioli membawa Milan meraih hasil positif. Pertama, Milan menang 1-0 atas Torino di Serie A. Lalu, Milan meraih kemenangan 1-0 ketika berjumpa Tottenham pada leg pertama babak 16 Besar Liga Champions 2022/2023 di San Siro.
3-4-2-1 racikan Stefano Pioli memang belum benar-benar teruji secara konsisten dan melawan tim-tim top. Namun, ada beberapa aspek positif yang dihadirkan Pioli dengan formasi barunya tersebut untuk Rafael Leao dan kolega.
Yuk simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Pertahanan Membaik

Pertahanan AC Milan membaik setelah Pioli memakai formasi 3-4-2-1. Sebagai bukti, Milan nirbobol pada dua laga terakhir.
Pioli memainkan Malick Thiaw, Simon Kjaer, dan Pierre Kalulu untuk peran tiga bek sejajar. Pembagian tugas mereka cukup spesifik dan sejauh ini berjalan dengan apik.
Pada duel lawan Tottenham, Kjaer diminta untuk melakukan marking pada Harry Kane. Saat Kane turun ke area tengah, Kjaer tetap mengikutinya. Hal ini mungkin terjadi karena masih ada dua bek tersisa di dekat kotak penalti.
Akomodasi Kemampuan Theo Hernandez

Selama ini, sisi kiri adalah kekuatan utama AC Milan ketika menyerang. Milan punya Theo Hernandez dan Rafael Leao di sana.
Nah, formasi 3-4-2-1 membuat potensi ofensif Theo makin terwadahi. Kini, Theo bisa lebih leluasa menyerang karena ada Malick Thiaw yang menutup area kiri di lini belakang.
Theo membuat assist untuk gol Giroud pada duel lawan Torino. Lalu, gol Diaz ke gawang Tottenham juga bermula dari aksi Theo yang masuk kotak penalti. Theo bisa memberi kontribusi lebih saat menyerang.
Peran Baru untuk Saelemaekers

Performa Saelemaekers menurun drastis pada musim 2022/2023 ini. Pemain asal Belgia sangat jarang mendapat menit bermain. Sebab, sebagai winger, kontribusi ofensif Saelemaekers bisa dibilang minim.
Nah, formasi 3-4-2-1 bisa menjadi titik balik performa Saelemaekers. Mendapat peran baru sebagai wingback, Saelemaekers tampil cukup bagus pada dua laga terakhir.
Saelemaekers punya kemampuan bertahan yang cukup bagus. Pada duel lawan Tottenham, pemain 23 tahun mampu membuat Son Heung-min tak punya banyak peluang. Dia bisa jadi orang keempat di lini pertahanan.
Maksimalkan Potensi Rafael Leao

Rafael Leao identik dengan peran winger kiri. Peran itulah yang mengantar Leao menjadi pemain terbaik Serie A dan membawa Milan scudetto pada musim 2021/2022 lalu.
Namun, Pioli justru menyebut Leao akan lebih optimal dimainkan agak dalam. Leao mengaku lebih nyaman bermain pada formasi 4-3-2-1. Leao bisa lebih dekat dengan kotak penalti.
"Kami mencoba 3-4-2-1 dan ingin dia menjadi lebih sentral dan lebih dekat dengan striker, dia mengatakan kepada saya bahwa itu adalah posisi favorit saya!," kata Pioli.
Banyak Opsi di Belakang Penyerang

Keputusan Pioli memakai 3-4-2-1 bisa dibilang cerdik jika melihat komposisi pemain yang ada. Secara khusus, Pioli punya banyak opsi untuk mengisi dua pos di belakang penyerang.
Pioli memainkan Leao dan Diaz untuk posisi dua pemain di belakang penyerang, lawan Torino dan Tottenham. Pada babak kedua, Diaz digantikan De Ketelaere.
Seperti Diaz, posisi natural De Ketelaere adalah gelandang serang. Selain itu, Junior Messias juga bisa bermain untuk peran ini. Selama ini, Messias acap kali ditempatkan sebagai winger kanan.
Tapi, Butuh Perbaikan di Kanan

Pada duel lawan Tottenham, Pioli memberi peran khusus untuk Krunic. Ketika dalam posisi menyerang, Krunic lebih dominan berada di sisi kanan.
Krunic diharapkan bisa membuat serangan Milan lebih seimbang. Selama ini, Milan sangat dominan di kiri dengan Leao dan Theo yang punya koneksi sangat bagus. Namun, Krunic masih belum optimal.
Pioli perlu memikirkan komposisi yang tepat di sisi kanan. Sebab, andai Leao dan Theo buntu, Milan mau tidak mau harus mengandalkan sisi kanan untuk memulai serangan.
Highlights AC Milan 1-0 Tottenham
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
Punya Messi hingga Mbappe, PSG Malah Kalah 3 Kali Beruntun, Main Bola Itu 11 Pemain, Lini Tengah Amp
Jadwal Liga Champions: Borussia Dortmund vs Chelsea, Kamis 16 Februari 2023
Jadwal Liga Champions: Club Brugge vs Benfica, Kamis 16 Februari 2023
Gagal Selamatkan PSG, Kylian Mbappe: Kami Akan Lolos!
Bos Bayern Munchen Kaget PSG Tampil Bertahan Hadapi Timnya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
LATEST UPDATE
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

