5 Kali Liverpool Tertinggal di Leg Pertama Kompetisi Eropa dan Responnya, Bagus atau Buruk?
Yaumil Azis | 8 April 2021 14:21
Bola.net - Liverpool mendapatkan hasil yang mengecewakan di laga leg pertama babak perempat final Liga Champions hari Rabu (7/4/2021) lalu. Klub asuhan Jurgen Klopp tersebut kalah secara mengenaskan di tangan Real Madrid dengan skor 1-3.
Banyak yang mengklaim kalau Liverpool tampil buruk pada laga tersebut, terutama di babak pertama. Dan terbukti, juara bertahan Premier League itu tertinggal dua gol sebelum babak pertama usai lewat aksi Vinicius Junior dan Marco Asensio.
The Reds, julukannya, mencoba mengejar ketertinggalan dan sukses mencetak gol lewat Mohamed Salah di awal babak kedua. Sayangnya, mereka tak mampu menghalangi Vinicius Junior untuk mencetak gol keduanya dan membuat Madrid menang 3-1.
Ketika mengetahui hasil akhirnya, beberapa fans Liverpool tidak terlihat khawatir. Mereka percaya kalau tim kesayangannya bisa membalikkan situasi di leg kedua seperti pada musim-musim sebelumnya.
Namun, apakah Liverpool selalu bisa bangkit setelah kalah di leg pertama pada kompetisi Eropa? Sebelum membuat kesimpulan, ada baiknya menyimak informasi yang disampaikan oleh Planet Football berikut ini.
Atletico Madrid - 2020
Dengan status juara bertahan, Liverpool berniat untuk kembali melaju hingga ke final dan memenangkan Liga Champions pada musim 2018-19. Tantangan pertama mereka di fase grup adalah Atletico Madrid yang dikenal sulit untuk dikalahkan.
Leg pertama diselenggarakan pada bulan Februari 2020 di markas Los Rojiblancos, Wanda Metropolitano. Pertandingan yang berjalan ketat nan sengit itu berakhir dengan skor 1-0 untuk Atletico berkat gol cepat Saul Niguez di menit ke-4.
Di leg kedua, Liverpool memaksa pertandingan berlanjut hingga ke babak perpanjangan waktu lewat gol Giorginio Wijnaldum di menit ke-43. Dan pada awal extra time, mereka mencetak gol keduanya melalui aksi Roberto Firmino.
'Comeback' sudah ada di depan mata sampai memasuki menit ke-97. Perlahan, Atletico mengejar. Marcos Llorente sukses mencetak dua gol di babak pertama extra time, dan gol dari Alvaro Morata mengakhiri harapan the Reds melaju ke perempat final.
Barcelona - 2019
Ini adalah salah satu momen terepik yang pernah dialami oleh Liverpool. Sebelum merengkuh trofi Liga Champions, mereka sempat nyaris tersingkir ketika menghadapi Barcelona di babak semifinal.
Publik meragukan kans Liverpool melaju ke final setelah menelan kekalahan telak di leg pertama dengan skor 0-3. Tetapi, keajaiban datang pada pertemuan kedua di mana Liverpool mengalahkan Barcelona dengan skor telak 4-0.
Kemenangan the Reds diawali gol cepat Divock Origi pada menit ke-7. Liverpool sudah unggul tiga gol saat pertandingan berjalan selama 56 menit berkat berkat Brace Giorginio Wijnaldum. Origi mencetak gol lagi di menit ke-79 dan mengantarkan Liverpool ke babak final.
Villarreal - 2016
Liverpool pernah berada di situasi kritis ketika bertemu Villarreal dalam babak semifinal Liga Europa tahun 2016 lalu. Di pertemuan pertama, the Reds tumbang dengan skor tipis 0-1 setelah Adrian Lopez mencetak satu-satunya gol pada masa injury time.
Membalikkan situasi dalam keadaan tertinggal satu gol sejatinya bukan perkara yang terlalu sulit untuk dilakukan, dan Liverpool berhasil membuktikannya. Pada leg kedua yang digelar di Anfield, mereka keluar sebagai pemenang dengan skor telak 3-0.
Kemenangan Liverpool dibuka oleh gol bunuh diri Bruno Soriano pada menit ke-7. Lalu, gol keduanya didapatkan pada menit ke-63 melalui aksi Daniel Sturridge. Adam Lallana memastikan langkah the Reds ke babak final dengan gol Adam Lallana di menit ke-81.
Zenit St Petersburg - 2013
Liverpool bertemu dengan Zenit St Petersburg pada babak 32 besar Liga Europa tahun 2013 lalu. Pada pertemuan pertama, Liverpool yang kala itu masih diasuh Brendan Rodgers menelan kekalahan dengan skor 0-2.
Ketertinggalan dua gol membuat kans Liverpool untuk melaju ke babak berikutnya semakin kecil. Apalagi ditambah dengan gol yang dicetak Hulk pada menit ke-13 saat the Reds kembali menghadapi Zenit di leg kedua.
Dua gol dari Luis Suarez dan Joe Allen membuat Liverpool keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1. Agregat berubah jadi imbang 3-3, tapi Liverpool tetap dinyatakan tersingkir lantaran kalah dari agresivitas gol tandang.
Braga - 2011
Pada tahun 2011, Liverpool dihadapakan dengan Sporting Braga di babak 16 besar Liga Europa. The Reds yang kala itu diperkuat oleh pemain seperti Pepe Reina, Joe Cole hingga Dirk Kuyt dipercaya mampu keluar sebagai pemenang.
Namun ekspektasi publik runtuh ketika mereka, yang memiliki komposisi pemain lebih baik di atas kertas dibandingkan Braga, malah kalah dengan skor 0-1 pada leg pertama. Kekalahan itu memperkecil harapan hidup the Reds di Liga Europa.
Akan tetapi, seperti yang telah dijabarkan pada poin lain di atas, satu gol bukanlah selisih yang sulit untuk dikejar. Meski begitu, Liverpool tetap gagal melaju ke perempat final setelah bermain imbang dengan skor 0-0 pada pertemuan kedua.
(Planet Football)
Baca Juga:
12 Transfer Buruk Liverpool Era Michael Edwards: Mustahil Lupakan Loris Karius
Dibungkam Liverpool, Mikel Arteta: Seperti Tamparan Keras!
Trent Alexander-Arnold Bikin Standar Ketinggian, Sekarang Kesulitan Sendiri
Kabar Buruk untuk Arsenal, Tierney Bakal Absen Enam Pekan
Walah, Klopp Pesimis Liverpool Bisa Barcelona-kan Real Madrid di Anfield
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


