5 Langkah Ampuh Atletico Madrid untuk Kalahkan Liverpool
Gia Yuda Pradana | 17 Februari 2020 16:37
Bola.net - Atletico Madrid akan menjamu juara bertahan Liverpool pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2019/20, Rabu (19/2/2020). Meski main di Wanda Metropolitano, Atletico diragukan bisa menang. Namun, itu bukan berarti mereka tidak punya peluang.
Liverpool memang berada dalam form yang jauh lebih meyakinkan. Liverpool baru saja meraih 17 kemenangan beruntun di Premier League, dan belum tersentuh kekalahan di liga mereka.
Sementara itu, Atletico hanya menang satu kali dalam tujuh laga terakhirnya di semua kompetisi (M1 S2 K4). Wajar jika keraguan menyelubungi tim besutan Diego Simeone ini.
Walau demikian, Atletico dinilai masih punya kans untuk menang. Dengan strategi dan komposisi pemain yang tepat, itu bisa dilakukan.
Berikut langkah-langkahnya.
Modal Sudah Ada, Yaitu 4-4-2

Liverpool mengawali kiprahnya di Liga Champions musim ini dengan kekalahan. Bertandang ke markas Napoli pada matchday pertama Grup E, Liverpool menyerah 0-2.
Napoli waktu itu masih dilatih Carlo Ancelotti, dan dia menggunakan sistem 4-4-2 untuk menjatuhkan sang juara bertahan di laga pertama.
Sistem 4-4-2 cukup efektif untuk menghadapi 4-3-3 Liverpool. Atletico sudah punya modal untuk itu.
Sejak ditangani Simeone, Atletico menggunakan formasi paling dasar dalam sepak bola itu sebagai fondasi permainan mereka. Perlu diingat, 4-4-2 Atletico adalah salah satu 4-4-2 paling kuat yang pernah kita lihat.
Tutup Jalur Tengah, Bertahan Secara Kolektif

Salah satu karakteristik permainan Liverpool adalah menyerang lewat jalur tengah (attack through the middle). Itu bisa dilihat dari style of play mereka berdasarkan statistik WhoScored di bawah ini.
Di laga Napoli vs Liverpool, Ancelotti menginstruksikan para pemainnya untuk bermain agresif dalam menutup jalur bola ke Fabinho maupun Jordan Henderson di tengah. Di sini, Ancelotti tak menekankan pada penguasaan bola, tapi penguasaan lini tengah.
Salah satu penyerang Napoli waktu, Dries Mertens, melakukan pressing terhadap kiper. Sementara itu, duo gelandang Fabian Ruiz dan Allan membayangi pemain-pemain tengah Liverpool. Jalur operan yang tersisa pun ke sayap.
Dengan begini, salah satu pola serangan andalan Liverpool bisa diredam. Atletico juga bisa melakukannya.
Simeone memiliki amunisi yang sesuai untuk itu. Alvaro Morata atau Angel Correa bisa digunakan untuk bertahan dari depan, sementara Thomas Partey dan Koke bisa diandalkan untuk menumpulkan lini tengah Liverpool.
Ancaman-ancaman Liverpool lewat crossing lebih mudah diatasi daripada serangan-serangan frontal mereka melalui Mohamed Salah, Sadio Mane maupun Roberto Firmino. Pasalnya, dari segi postur, trio penyerang Liverpool itu sejatinya kurang ideal untuk bola-bola udara.
Jika Atletico bisa bertahan secara kolektif dan disiplin selama 90 menit atau lebih, Liverpool bisa diredam. Tak kalah penting, kiper Jan Oblak sebaiknya juga berada dalam performa puncak.
Counter Attack

Jalannya laga ini sepertinya bisa diperkirakan. Pasalnya, kedua tim memiliki gaya sepak bola yang khas.
Liverpool biasanya lebih unggul dalam hal penguasaan bola. Liverpool juga piawai mengendalikan permainan di wilayah lawan.
Bagi Atletico, itu sudah biasa. Di tangan Simeone, Atletico adalah tim yang memiliki pertahanan solid dan tak mudah diruntuhkan, serta kerap melukai lawan melalui counter attack yang cepat dan mematikan.
Itu sudah menjadi gaya mereka. Melawan Liverpool, mereka harus membuktikan kehebatannya.
Manfaatkan celah yang Ditinggalkan Bek Sayap

Salah satu celah yang kemungkinan bisa dimanfaatkan oleh Atletico untuk melakukan serangan balik adalah ketika bek sayap Liverpool, Trent Alexander-Arnold atau Andrew Robertson, ikut naik membantu serangan.
Jika Atletico bisa menutup jalur tengah, dan memaksa mereka main melebar, peluang itu sangat terbuka.
Alexander-Arnold dan Robertson merupakan motor permainan Liverpool dari kedua sayap. Peran mereka krusial dalam mengirim assist untuk rekan-rekannya. Mereka pasti naik ketika Liverpool mengurung wilayah lawan.
Jika pertahanan kolektif Atletico mampu mematahkan serangan Liverpool, maka itu adalah peluang untuk melancarkan counter attack. Jalur yang paling mungkin dipilih adalah ruang di belakang bek sayap lawan.
Efektif dalam Penyelesaian Akhir

Di laga nanti, Atletico kemungkinan takkan mendapatkan banyak peluang. Itu bisa diterka dari gaya main mereka, maupun lawannya.
Namun, Atletico tetap bisa memenangi laga ini. Syaratnya, mereka harus memanfaatkan setiap peluang yang didapatkan seefektif mungkin.
Ketika imbang melawan Valencia di La Liga akhir pekan kemarin, Atletico menciptakan delapan peluang dan mencetak dua gol melalui Marcos Llorente serta Thomas Partey.
Atletico sebenarnya bisa menang jika bertahan lebih baik dan lebih ganas di depan gawang. Itu tak boleh terulang saat meladeni Liverpool nanti.
Melawan barisan pertahanan yang dikomandani Virgil van Dijk, dengan kiper tangguh Alisson sebagai benteng terakhir, setiap peluang akan sangat berharga. Membuang-buang peluang hanya akan menyisakan penyesalan.
Menurut Bolaneters, mampukah Atletico mengalahkan Liverpool? Suarakan pendapat kalian lewat kolom komentar di bawah ini.
Baca juga artikel-artikel lainnya:
Prediksi Atletico Madrid vs Liverpool 19 Februari 2020
Data dan Fakta Liga Champions: Atletico Madrid vs Liverpool
Jadwal Leg Pertama Babak 16 Besar Liga Champions Pekan Ini
Del Piero Sebut Tiga Tim dengan Peluang Terbesar Juara Liga Champions Musim Ini, Siapa Saja?
Kembalinya Sadio Mane Jadi Mimpi Buruk Bagi Lawan-lawan Liverpool
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Ipswich vs Liverpool, 5 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 23:10
-
Chelsea Siapkan 100 Juta Euro untuk Pengganti Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 20:50
-
Arsenal Daftarkan 22 Pemain di Liga Champions, William Saliba Tetap Dibawa
Liga Champions 4 September 2026, 17:55
LATEST UPDATE
-
Federico Dimarco Diragukan Tampil saat Inter Milan Hadapi Real Madrid
Liga Champions 6 September 2026, 19:14
-
Link Streaming Valencia vs Barcelona, 6 September 2026
Liga Spanyol 6 September 2026, 19:00
-
Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 18:30
-
Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:45
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
-
Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:28
-
Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
Liga Inggris 6 September 2026, 16:47
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51





