5 Pelajaran dari Hasil Imbang PSG vs Newcastle: Sudah Buang-Buang Peluang, Eh Dapat Hadiah Penalti!
Richard Andreas | 29 November 2023 08:33
Bola.net - PSG dan Newcastle tampil sama kuat untuk bermain imbang dalam duel matchday 5 Grup F Liga Champions 2023/2024, Rabu (29/11/2023). Pertandingan berakhir sama kuat dengan skor 1-1.
Bermain di Parc des Princes, PSG ternyata dibuat kelimpungan dengan pertahanan solid tim tamu. Laga ini memang sangat berpengaruh dalam perebutan tiket lolos ke babak 16 besar, kedua tim tampil sebaik mungkin.
Kali ini Newcastle sempat mencuri gol terlebih dahulu lewat aksi Alexander Isak di menit ke-24. PSG sempat frustrasi dengan serangan-serangan tumpul, sampai akhirnya Kylian Mbappe mencetak gol penalti di ujung laga (90+8').
Hasil imbang ini tidak mengubah posisi kedua tim di klasemen sementara Grup F Liga Champions 2023/2024. Artinya, situasi masih sangat terbuka di matchday 6 nanti.
Berikut lima pelajaran alias lima hal menarik yang tersisa dari hasil imbang PSG vs Newcastle, UCL 2023/2024.
1. Keputusan penalti kontroversial
Di menit ke-90+5, wasit membuat keputusan kontroversial dengan menghadiahkan penalti untuk PSG. Bek Newcastle, Livramento dianggap melakukan pelanggaran handball.
Tayangan ulang menunjukkan bahwa bola memang menyentuh tangan Livramento, tapi sebelumnya terlebih dahulu menyentuh dada. Karena itulah keputusan wasit memberikan penalti dianggap kontroversial.
Di sebagian besar liga, termasuk di laga resmi FIFA, pemain dianggap tidak melakukan handball jika bola terlebih dahulu membentur bagian tubuh lainnya sebelum menyentuh lengan. Entah kenapa UEFA sepertinya belum menerapkan aturan tersebut.
2. PSG buang-buang peluang

PSG sebenarnya tampil sangat ofensif di laga ini. Newcastle bertahan hampir sepanjang laga, khususnya setelah unggul mencetak gol di babak pertama.
Tercatat, para pemain PSG melepas total 31 percobaan tembakan di laga ini. Tujuh di antaranya tepat sasaran, tapi tidak ada yang jadi gol.
Angka tersebut tentu cukup mengecewakan untuk ukuran tim top Prancis yang punya penyerang kelas dunia dalam diri Kylian Mbappe. PSG harus lebih efisien di lini serang.
3. Newcastle kurang maksimal
Entah kenapa Newcastle seperti punya dua wajah berbeda musim ini. Mereka tampil luar biasa di Premier League dan biasa menang dengan skor besar, tapi justru terseok-seok di Eropa.
Sudah beberapa laga di Liga Champions dilalui Newcastle dengan tidak maksimal. Kali ini mereka seharusnya punya peluang menang, khususnya setelah mencetak gol pertama, tapi justru memilih bermain defensif.
Meski begitu, segalanya masih dipertaruhkan di matchday terakhir nanti. Newcastle masih punya peluang lolos ke babak 16 besar, harus menang sembari menunggu hasil tim lain.
4. Skuad PSG belum nyetel

PSG sedang memulai era baru di bawah Luis Enrique. Kali ini skuad mereka tampak lebih merata, ada beberapa pemain bintang di setiap lini, tidak timpang seperti sebelum-sebelumnya.
Meski begitu, terlihat jelas bahwa taktik PSG belum berjalan maksimal. Mereka bisa mendominasi lawan, hanya tampak kesulitan ketika menghadapi tim yang bermain defensif.
Artinya, entah taktik Enrique yang belum cukup variasi atau para pemain PSG yang belum nyetel satu sama lain musim ini.
5. Ditentukan di matchday terakhir
Sejak awal drawing, Grup F Liga Champions 2023/2024 memang disebut sebagai grup neraka. Hasil imbang PSG dengan Newcastle tadi juga membuat situasi jadi lebih menarik.
Sejauh ini baru Borussia Dortmund yang dipastikan lolos 16 besar dengan modal 10 poin. Sisanya, PSG (7 poin), Newcastle (5 poin), dan AC Milan (5 poin), masih bisa saling sikut di pertandingan terakhir.
Jelas bahwa Matchday 6 nanti bakal berlangsung sengit. Persaingan masih terbuka, kejutan di Liga Champions masih bisa terjadi.
Susunan pemain
PSG (4-3-3): Gianluigi Donnarumma; Achraf Hakimi, Milan Skriniar, Danilo Pereira (85' Goncalo Ramos), Lucas Hernandez; Fabian Ruiz, Manuel Ugarte (62' Vitinha), Lee Kang-in (82' Marco Asensio); Ousmane Dembele, Randal Kolo Muani (62' Bradley Barcola), Kylian Mbappe.
Pelatih: Luis Enrique
NEWCASTLE (4-3-3): Nick Pope; Kieran Trippier, Jamaal Lascelles, Fabian Schar, Valentino Livramento; Lewis Miley, Bruno Guimaraes, Joelinton; Miguel Almiron, Alexander Isak, Anthony Gordon.
Pelatih: Eddie Howe
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Villarreal vs Ajax 21 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 19:30
-
Real Sociedad vs Barcelona: Barca Keok, Fermin Lopez Tertawakan Keputusan Wasit
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 19:11
-
Bernabeu Memanas, Vinicius Jr Kirim Kode Kuat Siap Pergi dari Real Madrid
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 18:53
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Prediksi Real Madrid vs Monaco Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 18:26
LATEST UPDATE
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Indonesia Masters 2026
Bulu Tangkis 19 Januari 2026, 20:30
-
Jadwal Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:22
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:10
-
Vinicius Jr ke Chelsea? Mantan Pemain The Blues Anggap Itu Sekadar Khayalan
Liga Inggris 19 Januari 2026, 19:39
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26






