5 Pelajaran dari Laga Barcelona vs Bayern Munchen: Sudah Kalah, 0 Shot On Target Pula!
Ari Prayoga | 27 Oktober 2022 06:48
Bola.net - Barcelona dipaksa menyerah dengan skor 0-3 kala menjamu Bayern Munchen di Spotify Camp Nou dalam laga matchday 5 fase grup Liga Champions 2022/2023, Kamis (27/10/2022) dini hari WIB.
Dua gol kemenangan Bayern Munchen di markas Barcelona tercipta di babak pertama, masing-masing lewat aksi Sadio Mane dan Eric Maxim Choupo-Moting. Benjamin Pavard melengkapi kemenangan timnya di akhir laga.
Berkat hasil ini, Bayern semakin mengokohkan diri di puncak klasemen Grup C dengan poin 15. Sementara itu, Barcelona menempati peringkat tiga dengan poin 4, dan dipastikan terbuang ke Liga Europa.
Sejumlah pelajaran bisa diambil dari laga ini. Berikut ulasan selengkapnya.
Barcelona Tak Bertaring

Barcelona benar-benar kehilangan taringnya di laga ini. Barca tercatat melepas 14 tembakan, tetapi tak ada satu pun yang tepat sasaran ke gawang Sven Ulreich.
Barcelona memang beberapa kali mencoba menekan pertahanan Bayern. Namun, bola terakhir mereka ketika mendekati kotak penalti lawan benar-benar jauh dari kata berkualitas.
Masalah inilah yang harus segera diselesaikan Xavi jika tak ingin timnya semakin terpuruk di laga-laga selanjutnya.
Dominasi Bayern Munchen

Meski tampil sebagai tim tamu, tetapi Bayern Munchen bermain sangat nyaman di segala sektor, mulai dari belakang hingga depan.
Tampil tanpa diperkuat Leroy Sane tak mengurangi bahaya dari serangan Bayern. Tim asuhan Julian Nagelsmann masih bisa leluasa memporak-porandakan pertahanan lawan.
Serge Gnabry bahkan menyumbang assist dari semua gol Bayern. Sedangkan, Mane dan Choupo-Moting mampu mencatatkan namanya di papan skor.
Eksperimen Gagal Xavi

Musim ini Xavi melakukan beberapa eksperimen di timnya. Salah satu eksperimen paling menyita perhatian adalah memainkan Marcos Alonso sebagai bek tengah.
Eksperimen Xavi kembali bertambah di laga ini. Ia memainkan Pedri yang merupakan seorang gelandang tengah di posisi penyerang sayap.
Hasilnya bisa dilihat. Xavi gagal total. Permainan Pedri tak berkembang sehingga ia pun ditarik keluar pada menit ke-59.
Matthijs de Ligt Kokoh di Belakang

Matthijs de Ligt bermain luar biasa sepanjang 90 menit. Eks pemain Juventus itu sukses meminimalisir bahaya yang ditimbulkan Robert Lewandowski.
De Ligt sempat membuat timnya dihukum penalti di akhir babak pertama. Rupanya, VAR menunjukkan bahwa De Ligt melakukan tekel bersih. Hukuman penalti pun dianulir.
Secara keseluruhan, De Ligt tercaat lima kali melakukan clearence, tiga intersep, dan sekali tekel, salah satunya tekel terhadap orang terakhir yang sangat krusial.
Penyesalan Robert Lewandowski

Musim panas kemarin Robert Lewandowski membuat keputusan penting dalam kariernya. Ia memilih meninggalkan Bayern untuk bergabung dengan Barcelona.
Saat itu Lewandowski mengaku dirinya hengkang karena membutuhkan tantangan baru. Kini, ia malah harus dipaksa kalah telak dari mantan timnya. Menyesalkah Lewandowski meninggalkan Bayern menuju Barca?
Satu penyesalan lain yang mungkin dirasakan Lewandowski adalah ia memilih merapat ke Barcelona ketimbang Chelsea yang juga menginginkannya pada musim panas kemarin.
Klasemen Liga Champions Grup C
Jangan Lewatkan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di Vidio, 4-6 Maret 2026
Liga Inggris 5 Maret 2026, 17:30
-
Prediksi Bayern vs Monchengladbach 7 Maret 2026
Bundesliga 5 Maret 2026, 16:51
LATEST UPDATE
-
Bagaimana Nasib Rodrygo di Real Madrid usai Cedera Lutut Serius?
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:53
-
Real Madrid Mau Rekrut Vitinha? Lupakan Saja!
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:00
-
Hasil Persik vs PSBS Biak: Comeback Manis Macan Putih
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:41
-
Hasil Persijap vs Persis: Tanpa Gol di Stadion Gelora Bumi Kartini
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37

















