5 Pelajaran dari Laga Inter Milan vs Borussia Monchengladbach: Pertahanan Nerazzurri Terus Bocor
Aga Deta | 22 Oktober 2020 08:46
Bola.net - Inter Milan gagal meraih poin penuh dalam matchday 1 fase grup B Liga Champions 2020/2021. Mereka ditahan imbang sang tamu, Borussia Monchengladbach.
Inter menjamu Monchengladbach di Giuseppe Meazza, Kamis (22/10/2020) dini hari WIB. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 2-2.
Nerrazurri membuka keunggulan melalui Romelu Lukaku pada menit 49. Namun, Gladbach kemudian menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Ramy Bensebaini pada menit 63.
Jonas Hofmann membuat tim tamu berbalik memimpin pada menit 84. Namun, Lukaku menjadi penyelamat Inter lewat gol keduanya di menit akhir laga.
Berkat hasil ini, Inter dan Gladbach harus puas berbagi satu angka dan menempati posisi kedua serta ketiga di klasemen Grup B. Mereka berada di bawah Shakhtar Donetsk yang lebih dulu mengalahkan Real Madrid.
Lantas, pelajaran apa saja yang bisa dipetik dari laga ini? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Pertahanan Terus Bocor
Inter Milan kemasukan dua gol saat menghadapi Borussia Mongchengladbach. Pertahanan sepertinya masih menjadi pekerjaan rumah buat Antonio Conte.
Kebobolan dua gol dalam pertandingan ini membuat Inter belum pernah meraih clean sheet pada musim 2020-2021. Dalam lima pertandingan yang telah dilalui Inter, gawang Samir Handanovic selalu kebobolan.
Inter sekarang sudah kebobolan 11 gol dalam lima pertandingan di semua kompetisi. Hal itu tentu saja berbanding terbalik dengan musim kemarin di mana Inter memiliki pertahanan terbaik di Serie A.
Lukaku Belum Berhenti Cetak Gol
Romelu Lukaku menjadi penyelamat Inter Milan dalam pertandingan ini. Bomber Belgia itu memborong dua gol ke gawang Borussia Monchengladbach.
Torehan itu membuat Lukaku masih belum berhenti mencetak gol untuk Nerazzurri. Kini mantan pemain Manchester United itu sudah mengoleksi enam gol dari lima pertandingan di semua kompetisi.
Lukaku juga selalu mencetak gol dalam sembilan pertandingan terakhirnya di kompetisi Eropa untuk Inter Milan. Nerazzurri sangat beruntung punya penyerang tajam seperti Lukaku.
Kebobolan Penalti
Inter Milan kembali dihukum penalti. Borussia Monchengladbach mendapat penalti setelah Marcus Thuram dijegal oleh Arturo Vidal di kotak terlarang.
Remy Bensebaini yang menjadi penendang penalti menjalankan tugasnya dengan baik. Gol tersebut membuat Gladbach berbalik memimpin sebelum disamakan Romelu Lukaku.
Dalam pertandingan Derby della Madonnina melawan AC Milan, Inter juga dihukum penalti. Ketika itu Aleksandar Kolarov menjatuhkan Zlatan Ibrahimovic di kotak terlarang.
Kehilangan Poin di Kandang
Inter Milan sejatinya menguasai jalannya pertandingan saat meghadapi Borussia Monchengladbach. Namun, tim asuhan Antonio Conte itu akhirnya tidak mampu meraih kemenangan.
Nerazzurri gagal memanfaatkan peluang saat menjadi tuan rumah. Mereka ditahan tim Jerman itu dan bahkan hampir kalah apabila Romelu Lukaku tidak mencetak gol di menit-menit akhir laga.
Pada pertandingan sebelumnya, Inter juga takluk di kandang sendiri. Mereka dipermalukan sang rival sekota AC Milan dalam Derby della Madonnina.
Ulangi Start Buruk Musim Lalu
Inter Milan mengawali Liga Champions musim ini dengan hasil yang kurang maksimal. Samir Handanovic dan kolega ditahan imbang 2-2 oleh Borussia Moenchengladbach.
Kegagalan Nerazzurri meraih kemenangan di laga pembuka Liga Champions 2020/2021 mengulangi start buruk mereka di musim lalu. Inter juga tertahan di kandang sendiri saat memulai Liga Champions musim lalu.
Le Beneamata saat itu bermain imbang 1-1 dengan Slavia Praha. Ketika itu mereka juga terhindar kekalahan di menit akhir berkat gol Nicolo Barella.
Sumber: berbagai sumber
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
LATEST UPDATE
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


