5 Pelajaran Laga Sevilla vs Chelsea: Olivier Giroud Lebih Jago Ketimbang Timo Werner?
Ari Prayoga | 3 Desember 2020 08:55
Bola.net - Chelsea sukses menghajar tuan rumah Sevilla dengan skor mentereng 4-0 dalam laga matchday 5 fase grup Liga Champions 2020/21, Rabu (2/12/2020) dini hari WIB.
Olivier Giroud tampil fantastis dengan memborong empat gol keseluruhan Chelsea, termasuk gol penutup yang dicetak lewat eksekusi penalti.
Berkat kemenangan meyakinkan ini, Chelsea pun berhak menyegel status sebagai juara Grup E yang bakal berguna di undian babak knock-out mendatang.
Beberapa poin penting pun bisa diambil dari kemenangan telak Chelsea atas Sevilla ini. Berikut ulasan selengkapnya.
Giroud Main Gacor
Giroud sejatinya bukan pilihan utama Frank Lampard. Namun, bomber asal Prancis itu selalu menunjukkan performa impresif ketika dipercaya untuk tampil.
Kali ini Giroud tampil brilian dengan empat kali membobol gawang lawan. Empat gol ini lahir dari empat tembakan tepat sasaran yang ia ciptakan.
Selain itu, Giroud juga tercatat melakukan 37 kali sentuhan, 17 kali terlibat duel, sembilan kali duel udara, hingga tiga kali dilanggar lawan.
Persaingan Lini Depan
Ketajaman yang diperlihatkan Giroud dipastikan membuat Lampard semakin pusing untuk menentukan siapakah pilihan utama di lini depan tim asuhannya.
Dalam situasi normal, Lampard biasanya akan memainkan Timo Werner bersama Tammy Abraham yang diposisikan sebagai ujung tombak.
Selain itu, performa ciamik Giroud jelas bakal membuat Chelsea berpikir dua kali untuk melepas sang pemain pada jendela transfer Januari mendatang.
Ada Apa dengan Sevilla?
Dalam laga ini, Sevilla benar-benar tampil tak seperti biasanya. Meski unggul dari sisi penguasaan bola, akan tetapi pasukan Julen Lopetegui kesulitan untuk membongkar pertahanan tim tamu.
Lopetegui memang menyimpan sejumlah pemain utamanya di bangku cadangan. Namun, pemain seperti Lucas Ocampos hingga Jules Kounde akhirnya diturunkan sebagai pemain pengganti.
Mungkin Lopetegui memang menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain aman mengingat mereka sudah dipastikan lolos ke babak 16 besar.
Penyakit Lini Belakang Chelsea Sudah Sembuh
Musim lalu, lini belakang menjadi salah satu masalah utama yang dimiliki Chelsea. Kini, masalah tersebut sepertinya sudah bisa diatasi.
Kedatangan Edouard Mendy di pos kiper menjadi faktor utama membaiknya lini pertahanan Chelsea. Terbukti, Mendy mencatatkan rekor clean sheet terbanyak di Premier League dan Liga Champions musim ini.
Menghadapi Sevilla, Lampard memainkan Antonio Rudiger dan Andreas Christensen sebagai duet di jantung pertahanan Chelsea. Meski bukan pilihan utama akan tetapi keduanya sukses menunjukkan performa cukup apik.
Penegasan Ambisi Chelsea
Kemenangan telak di markas Sevilla jelas menjadi penegasan ambisi Chelsea untuk berjaya di musim ini, baik di Premier League maupun Liga Champions.
Belanja jor-joran yang dilakukan Chelsea pada musim panas kemarin tampaknya mulai membuahkan hasil. Kekuatan The Blues kini semakin merata di semua lini.
Hasil yang diraih Chelsea sejauh ini jelas membuktikan bahwa mereka merupakan penantang gelar serius di Premier League dan Liga Champions musim ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
LATEST UPDATE
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













