5 Pelajaran Liverpool vs Inter Milan: Jempol Buat Nerrazurri, The Reds Cari Aman?
Dimas Ardi Prasetya | 9 Maret 2022 09:12
Bola.net - Liverpool dipaksa menelan kekalahan di laga lawan Inter Milan di leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Anfield, Rabu (09/03/2022) dini hari WIB.
Pertandingan di babak pertama minim aksi. Laga berlangsung menjemukan. Hanya ada satu peluang emas yang muncul yakni melalui tandukan Joel Matip, tapi bola mengenai mistar gawang.
Di babak kedua laga menjadi lebih hidup. Apalagi setelah Inter bisa mencetak gol melalui Lautaro Martinez di menit ke-61.
Liverpool yang mencoba membalas sebenarnya diuntungkan dengan kartu merah yang didapat Alexis Sanchez. Namun mereka tak dapat menuntaskan beberapa peluang yang didapatnya.
Pada akhirnya Liverpool kalah 0-1 dari Inter Milan. Namun The Reds tetap lolos ke babak perempat final karena unggul agregat 2-1.
Berikut sejumlah pelajaran yang bisa dipetik dari laga Liverpool vs Inter Milan tersebut Bolaneters.
Unlucky Liverpool

Di laga ini Liverpool punya setidaknya empat peluang emas untuk mencetak gol. Satu di babak pertama dan tiga di babak kedua.
Di babak pertama, Liverpool hampir mencetak gol melalui tandukan Joel Matip. Tapi bola mencium mistar gawang.
Di babak kedua, Mohamed Salah mendapat dua kesempatan melepas tendangan ke gawang Samir Handanovic. Namun semua bola sepakannya tekena tiang kiri dan kanan gawang Inter.
Liverpool juga sempat mendapat peluang mencetak gol dari jarak dekat di injury time babak kedua. Tapi bola sepakan Luis Diaz masih bisa diblok oleh Arturo Vidal.
Liverpool jelas tak beruntung, apalagi tiga peluangnya digagalkan mistar dan tiang gawang.
Pembuktian Trent

Di laga leg pertama, Trent Alexander-Arnold terlihat keteteran mengawal sisi kanan pertahanan Liverpool. Ia pun harus pontang-panting depan belakang untuk membantu menyerang dan sekaligus berusaha menahan laju Ivan Perisic.
Di laga ini, Trent tampil lebih solid, khususnya dalam urusan bertahan. Ia berhasil membuat Perisic tak lagi merajalela seperti pada leg pertama lalu.
Salah satu momen terbaiknya adalah saat ia memotong umpan pada Perisic di awal-awal laga babak pertama. Aksinya membuat Liverpool terhindar dari ancaman besar.
Trent pun membuktikan bahwa ia sebenarnya juga jago dalam urusan bertahan. Selain itu ia juga masih sangat berbahaya dalam urusan menyerang, meski kebanyakan dari situasi set piece.
Laga ini juga bisa menjadi ajang pembuktian Trent pada Gareth Southgate bahwa ia layak menjadi starter di Timnas Inggris dibandingkan bek kanan lainnya seperti Reece James atau Kieran Trippier.
Inter Tersingkir Dengan Kepala Tegak

Inter Milan memang tersingkir dari Liga Champions. Akan tetapi mereka bisa pulang dengan kepala tegak.
Sebab dalam dua leg, mereka benar-benar tampil solid. Khususnya di leg kedua ini.
Mereka kembali mampu merepotkan Liverpool meski bermain di Anfield. Lini belakang mampu mematikan trio penyerang The Reds sementara lini tengah menyumbat kreativitas dari para pemain asuhan Jurgen Klopp lainnya.
Bagusnya lagi lini serang bisa memanfaatkan peluang yang muncul. Ini sedikit lebih baik dibanding leg pertama lalu.
Mereka juga punya rencana yang jelas, khususnya untuk melepaskan diri dari pressing para pemain Liverpool. Demikian juga untuk membongkar pertahanan tuan rumah.
Hebatnya lagi mereka tetap bermain dengan gagah berani, meski hanya dengan 10 pemain saja. Bahkan mereka tak terlihat bermain dengan 10 pemain setelah Alexis Sanchez dikartu merah.
Jika saja Inter bermain dengan 11 pemain, bisa jadi Inter akan menang dengan skor lebih besar.
Liverpool Cari Aman Atau Meremehkan Inter?

Liverpool memang mendapat beberapa peluang emas mencetak gol. Akan tetapi secara umum bisa dikatakan penampilan mereka di bawah standar.
Pasalnya Liverpool bermain dengan santai, khususnya di babak pertama. Mereka seperti tak punya niatan untuk mencari kemenangan. Permainan mereka pun tak maksimal.
Situasi agak berubah ketika mereka tertinggal satu gol. Namun tetap saja mereka seperti bermain terlalu santai dan tak menunjukkan level permainan mereka yang sebenarnya. Mereka bahkan kadang tampak bermain seperti tanpa ada urgensi untuk memenangkan laga.
Padahal di leg pertama saja, saat bermain ngotot, mereka kesulitan untuk bisa mengatasi permainan Inter. Saat itu Liverpool bisa menang karena mengubah strategi di tengah jalan.
Herannya The Reds tak kembali lagi melakukan perubahan tersebut meski dalam kondisi tertinggal. Mereka sepertinya meremehkan lawan atau mungkin mencoba main aman saja dari awal dan baru akan tancap gas jika Inter bisa mencetak dua gol balasan.
Kans Raih Quadruple Masih Terbuka

Liverpool kini makin dekat untuk meraih gelar Liga Champions. Jika menang dalam lima laga ke depan, mereka bisa juara.
Hasil ini pun membuat asa Liverpool untuk meraih quadruple masih terjaga. The Reds sebelumnya sudah memenangkan Carabao Cup.
Di Premier League, Liverpool masih punya kans menyalip Manchester City. Sementara di ajang FA Cup, mereka sudah melangkah ke babak perempat final juga.
(Bola)
Jangan Lewatkan:
Liverpool 0-1 Inter Milan: Performa Gagah di Anfield, Penyesalan Tertinggal di San Siro
Butuh Gol Tambahan, Mengapa Simone Inzaghi Tidak Mainkan Edin Dzeko dan Robin Gosens?
Liverpool Digetok Inter Milan, Suara Fans: Unlucky, Gak Niat Menang, Ini Ipul Ape Emyu!
Terbaik dan Terburuk Liverpool 0-1 Inter Milan: Ultramen Vidal Kuat, Salah dan Jota Tumpul!
Dibekuk Inter, Tidak Terasa Seperti Kalah Buat Liverpool
Liverpool Kalah, Mo Salah: Yang Penting Lolos!
Man of the Match Liverpool vs Inter Milan: Trent Alexander-Arnold
Daftar Lengkap Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions 2021/2022
Hasil Pertandingan Liverpool vs Inter Milan: Skor 0-1 (agg. 2-1)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
LATEST UPDATE
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

