Akanji Jadi Titik Lemah, Hauge Tunjukkan Kelasnya
Gia Yuda Pradana | 25 Februari 2026 07:59
Bola.net - Inter Milan harus mengubur impian mereka di Liga Champions setelah menelan kekalahan pahit dalam laga Inter vs Bodo/Glimt. Pertandingan leg kedua play-off fase gugur ini berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tim tamu asal Norwegia.
Hasil itu membuat skuad asuhan Cristian Chivu tersingkir dengan agregat telak 2-5 secara keseluruhan. Kekalahan ini menjadi pukulan besar bagi publik San Siro yang mengharapkan kebangkitan tim kesayangan mereka.
Inter Milan sejatinya sempat memberikan perlawanan sengit melalui aksi-aksi individu dari sisi sayap. Namun, efektivitas serangan balik lawan terbukti jauh lebih mematikan sepanjang sembilan puluh menit laga berjalan.
Performa Kontras Federico Dimarco dan Manuel Akanji

Federico Dimarco tampil sebagai pemain terbaik dari kubu tuan rumah berkat performa impresifnya di sisi kiri lapangan. Ia berulang kali menciptakan peluang berbahaya, tetapi penyelesaian akhir rekan setimnya tidak kunjung membuahkan hasil manis.
Performa gemilang Dimarco sayangnya tidak diikuti oleh barisan pertahanan Nerazzurri yang tampil kurang solid. Kegigihannya dalam membantu serangan justru berbanding terbalik dengan rapuhnya koordinasi di lini belakang malam tadi.
Manuel Akanji menjadi titik lemah Inter Milan setelah melakukan kesalahan fatal yang berujung pada gol pembuka lawan. Bek tengah itu tampak kesulitan untuk bangkit, tetapi usahanya memperbaiki penampilan tidak berjalan sesuai rencana hingga laga usai.
Kesalahan itu membuat mentalitas tim terganggu sejak menit-menit awal pertandingan di San Siro. Akanji gagal menunjukkan performa terbaiknya dan menjadi aktor utama di balik kesulitan yang dihadapi lini pertahanan.
Kegemilangan Jens Petter Hauge di San Siro

Jens Petter Hauge layak dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan berkat kontribusi satu gol dan satu assist. Mantan pemain AC Milan itu menunjukkan kelasnya dengan daya jelajah tinggi yang merepotkan pertahanan lawan.
Aksi Hauge seolah memberikan kebahagiaan tersendiri bagi para pendukung lama tim sekota Inter Milan. Ia menjadi motor serangan utama yang membawa timnya melaju mulus ke babak 16 besar kompetisi kasta tertinggi Eropa.
Di sisi lain, Kasper Hogh tercatat sebagai pemain dengan performa paling redup bagi tim tamu kali ini. Ia merupakan pemain terbaik pada leg pertama, tetapi penampilannya cenderung tenang dan kurang memberikan ancaman berarti.
Strategi yang diterapkan tim tamu dalam duel Inter vs Bodo/Glimt ini memang terbukti sangat efektif untuk meredam tuan rumah. Nerazzurri terus berupaya mencari celah hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit.
Meskipun demikian, performa kolektif tim tamu secara keseluruhan tetap berada pada level yang sangat terjaga. Hal ini membuat minimnya kontribusi individu dari Hogh tidak terlalu memengaruhi hasil akhir yang diraih klub Norwegia itu.
Sumber: Football Italia
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Man of the Match Leverkusen vs Olympiakos: Alejandro Grimaldo
Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
Prediksi Juventus vs Galatasaray 26 Februari 2026
Prediksi PSG vs Monaco 26 Februari 2026
Prediksi Real Madrid vs Benfica 26 Februari 2026
Prediksi Atalanta vs Dortmund 26 Februari 2026
Juventus Mengejar Harapan, Galatasaray Siap Menjegal
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Dortmund Pegang Kendali, Atalanta Terpaksa Agresif
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Fabio Capello Sebut Inter Milan Tak Punya Rival di Serie A
Liga Italia 21 Agustus 2026, 21:00
-
5 Pertanyaan Besar untuk Real Madrid
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 13:18
-
Jadwal Serie A Pekan Ini, 22-25 Agustus 2026
Liga Italia 21 Agustus 2026, 12:32
-
Di Mana Posisi Curtis Jones jika Gabung Inter Milan?
Liga Italia 20 Agustus 2026, 20:01
-
Inter Milan Tegaskan Sikap soal Lautaro Martinez, Barcelona Sulit Membajak
Liga Italia 20 Agustus 2026, 17:03
LATEST UPDATE
-
Transfer Youri Tielemans ke Manchester United Dapat Nilai 9
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 15:43
-
Arsenal dan Misi Treble Musim 2026/2027
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 15:12
-
Manchester United Siapkan Tawaran Rp1,03 Triliun untuk Eduardo Camavinga
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 15:00
-
Chelsea Sudah Siapkan Pengganti Enzo Fernandez, Nilainya Capai 90 Juta Pounds
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 14:00
-
Tak Ada Darurat Lini Depan di Barcelona
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 13:17
-
Carlos Baleba Resmi Gabung Manchester United, Wayne Rooney Yakin Dampaknya Besar
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 13:01
-
Barcelona Masih Butuh Bek Tengah Kidal? Ini 3 Kandidat Potensialnya
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 12:40
-
AC Milan: Struktur 3-4-2-1 Jadi Fondasi, Pressing Tinggi Jadi Senjata
Liga Italia 26 Agustus 2026, 12:19
-
Liverpool Belum Ajukan Tawaran Ketiga untuk Yankuba Minteh, Ada Apa?
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 12:14
-
Manchester United Sudah Beres di Lini Tengah, Kini Fokus Cari Bek Kiri?
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 11:29
-
AC Milan Lirik Bek Manchester United untuk Perkuat Sektor Pertahanan
Liga Italia 26 Agustus 2026, 11:24
-
Gagal Dapatkan Rodri, Jose Mourinho Tetap Puas dengan Skuad Real Madrid
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 10:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59



