Analisis: Liverpool Bisa Jadi Anti-Barca yang Sempurna
Richard Andreas | 30 April 2019 10:20
Bola.net - - Duel Barcelona vs Liverpool di leg pertama semifinal Liga Champions 2018/19, Kamis (2/5) mendatang diprediksi bakal berjalan ketat. Kedua tim memiliki kekuatan masing-masing yang bisa jadi penentu.
Di atas kertas, Barca jelas lebih diunggulkan. Barca merupakan satu dari sedikit tim yang berani mengincar trofi Liga Champions sejak awal musim, dan itu sudah cukup membuktikan kekuatan mereka.
Seakan-akan belum cukup, Barca juga punya satu senjata pamungkas bernama Lionel Messi. Memiliki pemain sehebat Messi yang bisa jadi pembeda tentu bakal menguntungkan Barca. Messi adalah Messi.
Biar begitu, Liverpool tidak bisa diremehkan. The Reds mungkin saja merupakan tim terbaik saat ini yang mampu mengalahkan Barca. Mengapa demikian? Mengutip Forbes, baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Liverpool sang Anti-Barca
Permainan Barca sudah begitu dikenal. Barca selalu mengandalkan penguasaan bola, umpan-umpan pendek, dan pergerakan minim yang sudah cukup untuk mengecoh lawan. Kali ini, pusat permainan itu adalah Messi.
Messi melakukan segalanya. Ketika tidak mencetak gol, dia memberikan assist. Ketika tidak menyumbangkan assist, dia mendikte permainan Barca. Messi merupakan otak dari kesuksesan Barca.
Sudah banyak tim yang gagal menghentikan Messi, tetapi Liverpool mungkin bisa jadi tim pertama yang sungguh membuat Barca kesulitan musim ini.
Permainan Liverpool bertolak belakang dari Barca. Pasukan Jurgen Klopp ini mengandalkan sepak bola cepat yang agresif tidak hanya saat menyerang, tetapi juga bertahan dan menekan lawan sejak lini pertahanan mereka.
Apabila mampu menemukan cara untuk menghentikan Messi, Liverpool bakal tak terhentikan.
Adu Taktik
Pertanyaannya adalah tim mana yang bakal lebih baik menerapkan taktik mereka. Jika Liverpool bisa menekan Barca, lalu mengatasi tekanan Barca dan menemukan celah serangan balik, The Reds bakal sangat berbahaya.
Uniknya, kedua tim ini sama-sama tidak terlalu mengandalkan lini tengah. Barca tampaknya bakal memainkan Sergio Busquets, Ivan Rakitic, dan Arthur yang bakal berusaha menguasai bola. Liverpool bakal mengatasinya dengan James Milner, Jordan Henderson, dan Gio Wijnaldum.
Permainan justru bakal ditentukan lewat serangan-serangan sayap mereka. Kedua tim memiliki barisan fullback yang tangguh dan doyan naik menyerang. Juga, mereka harus bisa memecah konsentrasi untuk bertahan dengan baik.
Bagaimanapun, The Reds harus memahami bahwa ini adalah duel dua leg. Mereka harus menjaga asa untuk memainkan leg kedua di Anfield.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah Dramatis, Juventus Merana: Andai Tidak Teledor di Leg Pertama!
Liga Italia 26 Februari 2026, 09:55
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 26 Februari 2026, 08:18
LATEST UPDATE
-
Rayakan 23 Tahun, KapanLagi Ajak Pengunjung KLBB Festival 2026 Lebih Peduli Lingkungan
Lain Lain 26 Februari 2026, 14:13
-
No Mbappe No Worry! Ada Vinicius yang Siap Selamatkan Real Madrid!
Liga Champions 26 Februari 2026, 11:15
-
Demi Kesejahteraan Pembalap, MotoGP Ingin Tetapkan Upah Minimum Mulai 2027
Otomotif 26 Februari 2026, 10:55
-
Real Madrid Memang Kureng Saat Lawan Benfica, Tapi yang Penting Menang!
Liga Champions 26 Februari 2026, 10:41
-
Tundukkan Benfica, Real Madrid Tinggalkan Santiago Bernabeu dengan Perasaan Positif
Liga Champions 26 Februari 2026, 10:33
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58









