Apa Kata Mourinho Setelah Gagal Menembus Liga Champions dan Harus Main di Liga Europa?
Editor Bolanet | 28 Agustus 2025 10:32
Bola.net - Pelatih Fenerbahce, Jose Mourinho, telah menunjuk tim favoritnya di ajang Liga Europa musim 2025/2026. Prediksi menarik ini ia sampaikan sesaat setelah timnya dipastikan turun kasta ke kompetisi tersebut.
Fenerbahce memang harus mengubur impian mereka untuk bisa tampil di panggung Liga Champions. Langkah mereka secara meyakinkan dihentikan oleh raksasa Portugal, Benfica, di babak kualifikasi.
Meskipun harus menelan kekecewaan, Jose Mourinho tampak cukup realistis dengan peluang timnya. Ia bahkan secara blak-blakan menyebut satu nama yang menurutnya paling berpeluang untuk menjadi juara.
Lantas, tim manakah yang dijagokan oleh seorang The Special One? Mari kita simak bersama pandangan menarik dari salah satu manajer paling berpengalaman di panggung sepak bola Eropa ini.
Turun Kasta ke Liga Europa
Perjalanan Fenerbahce di babak kualifikasi Liga Champions musim ini harus terhenti di tangan Benfica. Mereka takluk di tangan wakil Portugal itu dengan agregat satu gol pada Kamis (28/8/2025) dini hari WIB.
Akibat dari kekalahan tersebut, tim asuhan Jose Mourinho harus rela untuk turun kasta. Mereka akan melanjutkan petualangan Eropanya musim ini di ajang Liga Europa.
Klub raksasa Turki itu akan menempati Pot 2 dalam undian fase liga yang akan segera digelar. Undian tersebut menurut jadwal akan dilaksanakan pada hari Jumat (29/8/2025) besok.
Di kompetisi ini, mereka berpotensi untuk bertemu dengan tim-tim kuat lainnya. Termasuk di antaranya adalah duo Liga Inggris, Aston Villa dan Nottingham Forest, serta duo Skotlandia, Celtic dan Rangers.
FC Porto Jadi Unggulan Utama
Saat ditanya mengenai persaingan di Liga Europa, Jose Mourinho tidak ragu untuk langsung menunjuk tim yang paling ia waspadai. Menurutnya, ada satu tim yang kekuatannya berada di atas rata-rata tim lainnya.
Tim yang dimaksud oleh Mourinho adalah mantan klub yang pernah dibawanya menjadi juara, FC Porto. Raksasa asal Portugal itu disebutnya sebagai unggulan utama untuk bisa menjadi kampiun di akhir musim.
"Masih ada tim-tim bagus di Liga Europa, tetapi tentu saja levelnya berbeda dari Liga Champions," ujar Jose Mourinho setelah pertandingan melawan Benfica.
"Tetapi FC Porto ada di sana, dan mereka kuat, sangat kuat," tegasnya.
Target Realistis Fenerbahce
Di sisi lain, Jose Mourinho juga berbicara mengenai target yang diusung oleh timnya sendiri. Ia sadar betul bahwa Liga Europa adalah sebuah kompetisi yang lebih sesuai dengan potensi skuadnya saat ini.
Fokus utama Fenerbahce pada musim ini tetaplah untuk bisa memenangkan liga domestik. Gelar juara tersebut adalah sesuatu yang sudah bertahun-tahun tidak berhasil mereka raih kembali.
"Kami sudah bertahun-tahun tidak memenangkan liga, dan itu akan selalu menjadi tujuan utama kami. Tentu saja, Liga Europa adalah kompetisi yang lebih sesuai dengan potensi kami," kata Mourinho.
"Tahun lalu kami menjalani Liga Europa yang bagus, tetapi kami tersingkir lewat adu penalti setelah sebuah penampilan yang brilian di Glasgow. Sekarang kami akan mencoba untuk bisa melangkah lebih jauh," sambungnya.
Legawa Akui Kekalahan
Dalam kesempatan yang sama, Mourinho juga memberikan analisisnya mengenai kekalahan dari Benfica. Ia secara jantan dan legawa mengakui bahwa timnya memang kalah dari tim yang bermain lebih baik.
Menurutnya, Benfica sangat layak untuk bisa lolos ke fase grup Liga Champions. Ia sama sekali tidak mau mencari-cari alasan atas kegagalan yang baru saja dialami oleh tim asuhannya.
"Ini adalah sebuah klub yang tahu jenis pertandingan seperti ini, dan tentu saja ada kesedihan karena tidak bisa melakukannya, tetapi bagi saya, saya sadar bahwa kami kalah melawan tim yang memang lebih baik dari kami," aku Mourinho.
"Jika saya menganalisis laga ini dengan tenang, maka kesimpulannya adalah begini: di laga pertama, kedua tim setara, dan di laga kedua, Benfica jauh lebih baik dari kami di babak pertama. Secara keseluruhan, tim yang lebih baiklah yang lolos," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tanpa Galacticos, Penuh Trofi: Mengapa 2025 Jadi Tahun Paling Bersejarah PSG
Liga Champions 30 Desember 2025, 23:43
-
Rapor Paruh Musim Barcelona: Siapa Bersinar, Siapa Tenggelam?
Liga Spanyol 30 Desember 2025, 15:36
-
Globe Soccer Awards 2025: Dembele Sabet Penghargaan Pemain Terbaik
Liga Eropa Lain 29 Desember 2025, 00:59
-
Juventus Masih Bisa Apa Musim Ini? Target Realistis di Tengah Perubahan
Liga Italia 27 Desember 2025, 01:25
LATEST UPDATE
-
Fullkrug Cuma Butuh 3 Menit untuk jadi Pahlawan Milan, Pujian Allegri pun Datang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:18
-
AC Milan Masih Malu-malu Bicara Scudetto
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:14
-
Anfield Mulai Hilang Kesabaran: Arne Slot Dikecam Usai Liverpool Ditahan Burnley
Liga Inggris 19 Januari 2026, 13:57
-
Carrick Effect di Old Trafford: Derby Menang, Manchester United Terlihat Hidup Lagi
Liga Inggris 19 Januari 2026, 12:58
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 19 Januari 2026, 11:19
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 19 Januari 2026, 11:19
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26









