Arsenal Disingkirkan Donnarumma
Gia Yuda Pradana | 8 Mei 2025 14:41
Bola.net - Arsenal datang ke Paris dengan semangat juang tinggi. Mereka tertinggal 0-1 dari leg pertama dan butuh keajaiban di Parc des Princes. Namun, yang mereka temui justru dinding bernama Gianluigi Donnarumma.
PSG tampil efektif dan mematikan. Gol-gol dari Fabian Ruiz dan Achraf Hakimi membawa mereka unggul 2-0. Arsenal hanya mampu membalas lewat Bukayo Saka, dan itu belum cukup.
Dengan kemenangan 2-1 di leg kedua, PSG menutup agregat dengan skor 3-1. Klub ibu kota Prancis itu resmi melangkah ke final Liga Champions di Allianz Arena, Muenchen.
Donnarumma, Sang Pembeda

Satu hal yang mencolok dalam dua leg semifinal adalah performa Donnarumma. Penjaga gawang Italia itu tampil luar biasa baik di London maupun Paris. Dialah tembok besar yang tak bisa ditembus Arsenal.
Mikel Arteta mengakui langsung pengaruh sang kiper. “Kalau melihat siapa pemain terbaik mereka dalam dua laga ini, itu adalah kiper mereka,” ucap Arteta kepada TNT Sports, seperti dikutip UEFA.com. “Dia membuat perbedaan dalam duel ini.”
Meski kecewa, Arteta tetap memberi apresiasi pada timnya. “Saya sangat bangga dengan para pemain dan cara mereka mengatasi tekanan hari ini,” tambahnya.
Statistik Bicara, tapi Tak Menyelamatkan

Pada leg pertama di London, Arsenal mencatatkan lima tembakan tepat sasaran dari total sepuluh. Namun, semuanya dimentahkan oleh Donnarumma. PSG pun pulang dengan kemenangan berkat gol cepat Ousmane Dembele.
Di Paris, Arsenal bahkan melepaskan 19 tembakan. Namun, dari semua itu, hanya empat yang mengarah ke gawang, dan hanya satu yang menjadi gol. Tiga lainnya? Lagi-lagi digagalkan Donnarumma.
Efektivitas inilah yang membuat PSG unggul. Arsenal mungkin mendominasi statistik, tapi PSG punya penjaga terakhir yang tak tertembus.
PSG Menuju Munchen, Inter Menanti

Kini, PSG bersiap menghadapi final di Allianz Arena. Mereka akan bertemu Inter Milan, yang lolos setelah drama agregat 7-6 melawan Barcelona. Laga final akan menjadi pertemuan dua klub dengan ambisi besar.
Bagi PSG, ini kesempatan untuk mengejar gelar Liga Champions pertama mereka. Dukungan dari performa Donnarumma jelas menjadi modal besar. Kiper Italia mantan pemain AC Milan itu telah membuktikan bahwa final bukan hanya milik penyerang.
Arsenal harus pulang dengan kepala tegak. Mereka telah berjuang, tapi kali ini keberuntungan dan kiper lawan lebih kuat. Donnarumma menyingkirkan mereka dan PSG melaju ke partai puncak.
Sumber: UEFA.com
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Final Liga Champions 2025: PSG, Inter Milan, Allianz Arena, dan Linkin Park
Deja Vu di Kota Munchen: Ketika Prancis dan Italia Kembali Bertemu di Puncak Liga Champions
Terakhir Kali PSG di Final Liga Champions: Stadion Kosong Jadi Saksi Hancurnya Mimpi
Road to Final: Jalan Berliku Skuad Pejuang PSG Menuju Final Liga Champions 2024/2025
Road to Final: Saga Inter Milan Menuju Final Liga Champions 2024/2025
Dari Wina ke Munchen: Jalan Panjang Inter Menuju Final Liga Champions Ke-7
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
LATEST UPDATE
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












