Arsenal Tampil Tanpa Ampun, Singkirkan Bayer Leverkusen dengan Dominasi Penuh di Emirates
Aga Deta | 18 Maret 2026 23:30
Bola.net - Arsenal menunjukkan performa dominan saat menghadapi Bayer Leverkusen di leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu (18/3/2026) dini hari WIB. Mereka tampil agresif sejak awal hingga memastikan kemenangan dengan relatif nyaman.
Laga ini sempat menjadi yang paling ketat dibanding pertandingan lainnya di fase yang sama. Leverkusen hampir mengejutkan Arsenal di leg pertama sebelum gol penalti Kai Havertz menyelamatkan situasi.
Hasil tersebut menjadi titik balik penting bagi Arsenal. Mereka datang ke Emirates Stadium dengan kepercayaan diri tinggi untuk menyelesaikan pekerjaan.
Bermain di kandang sendiri, Arsenal kembali memperlihatkan konsistensi mereka. Dominasi permainan membuat Leverkusen kesulitan mengembangkan permainan sepanjang laga.
Arsenal Tak Terbendung di Emirates

Arsenal tampil sangat solid di kandang sepanjang Liga Champions musim ini. Mereka selalu mencetak gol dalam setiap pertandingan yang dijalani.
Di Emirates Stadium, Arsenal mencetak 12 gol dari empat pertandingan. Mereka juga hanya kebobolan tiga gol dalam periode tersebut.
Catatan tersebut menunjukkan keseimbangan antara lini serang dan pertahanan. Hal ini menjadi modal penting menghadapi Leverkusen.
Meski demikian, Leverkusen bukan lawan yang bisa diremehkan. Mereka hanya sekali kalah di laga tandang sepanjang kompetisi musim ini.
Tekanan Awal Hancurkan Leverkusen

Arsenal langsung menekan sejak menit awal pertandingan. Intensitas tinggi membuat Leverkusen kesulitan keluar dari tekanan.
Keputusan untuk tidak memainkan Gabriel Martinelli sejak awal menjadi sorotan. Namun perubahan tersebut justru memberikan dampak positif.
Leandro Trossard tampil aktif dan menciptakan beberapa peluang berbahaya. Bukayo Saka juga berperan penting dalam membangun serangan.
Arsenal mendominasi penguasaan bola hingga mencapai sekitar 70 persen. Gelombang serangan terus mengalir tanpa henti ke pertahanan Leverkusen.
Gol Spektakuler Jadi Pembeda

Gol pembuka akhirnya datang melalui tembakan keras Eberechi Eze. Sepakan tersebut begitu kuat hingga kiper lawan tidak mampu mengantisipasinya.
Gol itu menjadi yang pertama bagi Eze di Liga Champions. Momen tersebut sekaligus mengubah jalannya pertandingan.
Leverkusen semakin tertekan setelah tertinggal lebih dulu. Mereka kesulitan membalikkan keadaan karena Arsenal tampil disiplin.
Statistik menunjukkan Leverkusen selalu gagal menang ketika kebobolan lebih dulu musim ini. Kondisi itu kembali terjadi dalam laga ini.
Grimaldo Diredam Total

Arsenal berhasil meredam ancaman utama Leverkusen, Alejandro Grimaldo. Bek sayap tersebut tidak mampu memberikan kontribusi signifikan.
Meskipun sempat masuk ke area berbahaya, ia gagal melepaskan tembakan. Hal ini menunjukkan efektifnya pertahanan Arsenal.
Performa solid juga ditunjukkan oleh lini belakang secara keseluruhan. William Saliba dan Declan Rice tampil disiplin sepanjang pertandingan.
Leverkusen sempat menguasai bola setelah jeda babak pertama. Namun mereka tetap kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Declan Rice Kunci Kemenangan

Gol kedua Arsenal dicetak oleh Declan Rice pada pertengahan babak kedua. Ia memanfaatkan kesalahan pertahanan lawan dengan sangat baik.
Gol tersebut praktis mengakhiri perlawanan Leverkusen. Mental tim tamu terlihat menurun setelah kebobolan kedua kalinya.
Arsenal tetap mengontrol jalannya pertandingan hingga akhir. Mereka tidak memberikan ruang bagi Leverkusen untuk bangkit.
Kiper Leverkusen bahkan harus melakukan 10 penyelamatan sepanjang laga. Meski begitu, Arsenal tetap melaju dengan meyakinkan ke babak berikutnya.
Sumber: Flashscore
Klasemen Liga Champions 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gabriel Martinelli Sempat Tolak Tawaran Klub Premier League Sebelum Gabung Al-Hilal
Liga Inggris 25 September 2026, 17:46
-
Lawan Singapura, John Herdman Ingatkan Timnas Indonesia untuk Bersabar
Tim Nasional 25 September 2026, 17:06
-
3 Pilar Timnas Indonesia yang Bisa Jadi Penentu Lawan Singapura
Tim Nasional 25 September 2026, 16:06
-
Arsenal Cemas, Kai Havertz Cedera Hamstring Saat Bela Jerman
Liga Inggris 25 September 2026, 14:27
-
Sepak Takraw Putri Indonesia Raih Medali Perunggu Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 25 September 2026, 13:24
LATEST UPDATE
-
Manchester City Dilaporkan Bersalah dalam 114 Kasus, Apa Hukuman yang Menanti?
Liga Inggris 26 September 2026, 15:31
-
Manchester City Dilaporkan Bersalah atas 114 Pelanggaran Finansial Premier League
Liga Inggris 26 September 2026, 15:01
-
Prediksi Norwegia vs Portugal 28 September 2026
Piala Eropa 26 September 2026, 14:16
-
Prediksi Jerman vs Yunani 28 September 2026
Piala Eropa 26 September 2026, 13:17
-
Prediksi Denmark vs Wales 27 September 2026
Piala Eropa 26 September 2026, 12:10
-
Prediksi Serbia vs Belanda 27 September 2026
Piala Eropa 26 September 2026, 11:51
-
5 Alasan Pau Cubars Jadi Sosok Penting di Lini Belakang Barcelona
Lain Lain 26 September 2026, 10:00
-
Italia Sudah Memberikan Segalanya
Piala Eropa 26 September 2026, 08:54
-
Italia Sebenarnya Punya Peluang, tapi Kecolongan Serangan Balik Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:47
-
Kemenangan Belgia atas Italia Terasa Istimewa
Piala Eropa 26 September 2026, 07:43
-
Mengungkap Masalah Italia Saat Kalah dari Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:33
-
Tumbangkan Italia, Mika Godts Menikmati Permainan Menyerang Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:23
-
Kylian Mbappe Cedera, Zidane: Bisa Serius dan Absen di Laga Berikutnya
Piala Eropa 26 September 2026, 06:50
-
Turki vs Prancis: Jangan Hanya Melihat Skor Akhir
Piala Eropa 26 September 2026, 06:42
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

