Atletico 9-6 Barcelona
Editor Bolanet | 8 April 2014 15:59
- Salah satu senjata andalan Atletico Madrid untuk membongkar pertahanan lawannya adalah lewat set piece atau bola-bola mati. Dengan skema tersebut, pasukan Diego Simeone sudah mencetak sembilan gol di Liga Champions musim ini. pun wajib mewaspadainya saat bertandang ke Vicente Calderon guna melakoni duel perempat final leg kedua, Kamis (10/4).
Atletico dan Barcelona sudah sama-sama mengukir total 21 gol di Liga Champions 2013/14 sejauh ini. Namun, untuk urusan set-piece, Atletico lebih jago daripada Barcelona dengan sembilan gol berbanding enam.
Sembilan gol set-piece Atletico bahkan yang terbanyak di Liga Champions musim ini, mengungguli PSG (8), Manchester United dan Barcelona (6) serta Bayern Munich, Bayer Leverkusen dan Juventus (5).
Berdasarkan statistik Squawka, Dari sembilan gol set piece itu, rinciannya adalah lima tendangan bebas tidak langsung, tiga tendangan penjuru dan satu lewat throw in atau lemparan ke dalam.
Barcelona sendiri sudah mengoleksi enam gol set piece sejauh ini dengan variasi yang cukup berbeda, yakni satu indirect free kick, satu direct free kick, satu corner dan tiga eksekusi penalti.
Hasil duel leg pertama di Camp Nou minggu lalu adalah imbang 1-1. Kali ini, ganti menjadi tuan rumah di laga penentuan, Atletico pasti berniat memaksimalkan keuntungan serta segala kekuatan yang mereka miliki untuk bisa menyingkirkan Blaugrana dan lolos ke semifinal.
Barcelona tak mau itu sampai terjadi. Untuk mencegahnya, salah satu potensi ancaman yang harus sanggup diredam oleh dan kawan-kawan tentu saja adalah kejelian Atletico dalam memanfaatkan bola-bola mati. [initial]
(bola/gia)
Atletico dan Barcelona sudah sama-sama mengukir total 21 gol di Liga Champions 2013/14 sejauh ini. Namun, untuk urusan set-piece, Atletico lebih jago daripada Barcelona dengan sembilan gol berbanding enam.
Sembilan gol set-piece Atletico bahkan yang terbanyak di Liga Champions musim ini, mengungguli PSG (8), Manchester United dan Barcelona (6) serta Bayern Munich, Bayer Leverkusen dan Juventus (5).
Berdasarkan statistik Squawka, Dari sembilan gol set piece itu, rinciannya adalah lima tendangan bebas tidak langsung, tiga tendangan penjuru dan satu lewat throw in atau lemparan ke dalam.
Barcelona sendiri sudah mengoleksi enam gol set piece sejauh ini dengan variasi yang cukup berbeda, yakni satu indirect free kick, satu direct free kick, satu corner dan tiga eksekusi penalti.
Hasil duel leg pertama di Camp Nou minggu lalu adalah imbang 1-1. Kali ini, ganti menjadi tuan rumah di laga penentuan, Atletico pasti berniat memaksimalkan keuntungan serta segala kekuatan yang mereka miliki untuk bisa menyingkirkan Blaugrana dan lolos ke semifinal.
Barcelona tak mau itu sampai terjadi. Untuk mencegahnya, salah satu potensi ancaman yang harus sanggup diredam oleh dan kawan-kawan tentu saja adalah kejelian Atletico dalam memanfaatkan bola-bola mati. [initial]
Klik Juga:
Senjata Terkuat Perempat Finalis UCL 2013/14
Howard Webb Pimpin Laga Atleti vs Barca
'Atletico Sudah Biasa Hadapi Pertandingan Besar'
Xavi Ingin Barca Cetak Gol Dulu di Vicente Calderon
Adrian: Hadang Barca, Atletico Berjuang dari Menit Pertama
Tuju Calderon, Messi Mandul Lagi?
Kembar, Cantik, Seksi, Cules, Pengagum Messi
Karen Herrera, Suporter Jelita Kosta Rika
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Robert Lewandowski Dapat Tawaran Kontrak 20 Juta Euro dari Turki
Liga Spanyol 3 Juni 2026, 13:11
-
Login! Manchester United Putuskan Kejar Robert Lewandowski
Liga Inggris 3 Juni 2026, 11:04
-
Barcelona Belum Berniat Jual Ronald Araujo Meski Perannya Berkurang
Liga Spanyol 3 Juni 2026, 10:17
LATEST UPDATE
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













