Ballack Ungkap Momen Paling Menyakitkan Di Karirnya
Editor Bolanet | 17 April 2012 20:15
- Michael Ballack telah malang melintang di dunia sepak bola. Kini ia mengungkapkan pengalaman paling menyakitkan yang pernah dialami dalam karirnya.
Ballack merupakan mantan pemain . Ia merasa sakit hati ketika The Blues disingkirkan oleh dari Liga Champions pada tahun 2009 lalu.
The Blues sebenarnya memiliki peluang besar untuk lolos ke final Liga Champions musim itu. Sayang sebuah gol dari Andres Iniesta akhirnya memupuskan harapan klub London tersebut. Barca lebih berhak maju ke final karena unggul gol tandang.
Saya telah mengalami banyak saat-saat turun dan naik sepanjang karir saya namun kekalahan Chelsea dari Barcelona di semifinal Liga Champions tiga tahun lalu merupakan pengalaman yang paling menyakitkan, ujar gelandang tersebut.
Kebanyakan pemain Chelsea akan merasakan hal yang sama dan akan mencoba membalaskan dendam mereka ketika keduanya akan bertemu lagi di semifinal besok.
Kadang saya masih tidak dapat percaya kami kalah dalam pertandingan itu akibat gol tandang. Kami memiliki tim yang lebih kuat pada tahun 2009 dari ketika kami mencapai final setahun sebelumnya.
Saya yakin jika saja kami berhasil lolos saat itu maka kami akan memenangkan kompetisi tersebut. (tim/Rev)
Ballack merupakan mantan pemain . Ia merasa sakit hati ketika The Blues disingkirkan oleh dari Liga Champions pada tahun 2009 lalu.
The Blues sebenarnya memiliki peluang besar untuk lolos ke final Liga Champions musim itu. Sayang sebuah gol dari Andres Iniesta akhirnya memupuskan harapan klub London tersebut. Barca lebih berhak maju ke final karena unggul gol tandang.
Saya telah mengalami banyak saat-saat turun dan naik sepanjang karir saya namun kekalahan Chelsea dari Barcelona di semifinal Liga Champions tiga tahun lalu merupakan pengalaman yang paling menyakitkan, ujar gelandang tersebut.
Kebanyakan pemain Chelsea akan merasakan hal yang sama dan akan mencoba membalaskan dendam mereka ketika keduanya akan bertemu lagi di semifinal besok.
Kadang saya masih tidak dapat percaya kami kalah dalam pertandingan itu akibat gol tandang. Kami memiliki tim yang lebih kuat pada tahun 2009 dari ketika kami mencapai final setahun sebelumnya.
Saya yakin jika saja kami berhasil lolos saat itu maka kami akan memenangkan kompetisi tersebut. (tim/Rev)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Dipecat Chelsea, Berapa Pesangon yang Diterima Liam Rosenior?
Liga Inggris 23 April 2026, 11:24
-
Berapa Poin yang Dibutuhkan Barcelona untuk Juara La Liga?
Liga Spanyol 23 April 2026, 11:20
-
Wow! Ruben Amorim Jadi Calon Pelatih Baru Chelsea?
Liga Inggris 23 April 2026, 11:12
-
Bawa Manchester City Gusur Arsenal, Erling Haaland Super Bahagia
Liga Inggris 23 April 2026, 10:33
-
Lazio vs Inter di Final Coppa Italia 2025/2026, Ulangan Duel Klasik
Liga Italia 23 April 2026, 10:26
-
Barcelona vs Celta: Tiga Angka tak Bikin Hansi Flick Puas
Liga Spanyol 23 April 2026, 09:50
-
Liga Inggris 23 April 2026, 09:31

LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37









