Bayern Juara, Heynckes Banjir Rekor
Editor Bolanet | 26 Mei 2013 07:30
- Sukses memandu Bayern Munich menjadi kampiun Liga Champions musim ini menorehkan prestasi tersendiri untuk sang pelatih, Jupp Heynckes.
Pria berusia 68 tahun itu mempersembahkan trofi Eropa kelima untuk Die Roten setelah mengandaskan perlawanan Borussia Dortmund pada partai final di Wembley, Minggu (26/5) dini hari WIB.
Gelar tersebut adalah yang pertama untuk Bayern sejak 2001, sementara Heynckes harus menunggu lebih lama setelah mengecap gelar Eropa pertamanya bersama Real Madrid di tahun 1998 alias 15 tahun silam - selisih penantian terpanjang seorang pelatih meraih gelar juara Eropa berikutnya.
Heynckes menjadi pelatih ke-19 yang memenangi gelar Liga Champions dua kali. Namun ia adalah satu dari empat pelatih saja yang memenangi gelar Liga Champions bersama tim berbeda. Ia kini bergabung dalam jajaran pelatih elit Eropa tersebut bersama Ernst Happel, Jose Mourinho dan Ottmar Hitzfeld.
Di usia 68 tahun 17 hari, Heynckes juga menjadi sosok tertua kedua yang mengangkat trofi 'The Big Ears'. Ia hanya kalah dari mantan pelatih , Raymond Goethals yang berusia 71 tahun 232 hari kala mengalahkan AC Milan di final edisi 1993. (uefa/row)
Pria berusia 68 tahun itu mempersembahkan trofi Eropa kelima untuk Die Roten setelah mengandaskan perlawanan Borussia Dortmund pada partai final di Wembley, Minggu (26/5) dini hari WIB.
Gelar tersebut adalah yang pertama untuk Bayern sejak 2001, sementara Heynckes harus menunggu lebih lama setelah mengecap gelar Eropa pertamanya bersama Real Madrid di tahun 1998 alias 15 tahun silam - selisih penantian terpanjang seorang pelatih meraih gelar juara Eropa berikutnya.
Heynckes menjadi pelatih ke-19 yang memenangi gelar Liga Champions dua kali. Namun ia adalah satu dari empat pelatih saja yang memenangi gelar Liga Champions bersama tim berbeda. Ia kini bergabung dalam jajaran pelatih elit Eropa tersebut bersama Ernst Happel, Jose Mourinho dan Ottmar Hitzfeld.
Di usia 68 tahun 17 hari, Heynckes juga menjadi sosok tertua kedua yang mengangkat trofi 'The Big Ears'. Ia hanya kalah dari mantan pelatih , Raymond Goethals yang berusia 71 tahun 232 hari kala mengalahkan AC Milan di final edisi 1993. (uefa/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid Keluarkan Pernyataan soal Michael Olise
Liga Spanyol 21 Juni 2026, 00:01
-
David Raya Akui Hancur Setelah Arsenal Gagal Juara Liga Champions
Liga Inggris 20 Juni 2026, 23:24
-
Piala Dunia 2026: Trio Bayern Unjuk Kualitas Terbaik di Matchday Pertama
Piala Dunia 18 Juni 2026, 23:04
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













