Bayern Munchen dan Kesabaran yang Berbuah Manis
Gia Yuda Pradana | 11 September 2026 13:20
Bola.net - Bayern Munchen harus menunggu cukup lama sebelum akhirnya mampu membongkar pertahanan rapat Bodo/Glimt pada Liga Champions 2026-27. Babak pertama berakhir tanpa gol, tetapi kesabaran tuan rumah berbuah manis setelah lima gol tercipta pada paruh kedua.
Bodo/Glimt tampil disiplin dengan menerapkan blok rendah dan membuat ruang di sekitar kotak penalti sangat sempit. Kondisi tersebut membuat Bayern kesulitan menciptakan peluang bersih meski terus menguasai permainan.
Perubahan baru terlihat setelah jeda ketika Bayern meningkatkan tekanan dan Bodo/Glimt mulai kehilangan kendali. Michael Olise, yang terpilih sebagai Man of the Match, menilai timnya tetap tenang hingga peluang akhirnya datang.
Bayern Sabar Menghadapi Pertahanan Rapat
Bodo/Glimt mampu menjaga skor tetap 0-0 hingga turun minum dengan organisasi pertahanan yang solid. Joshua Kimmich sempat melepaskan tembakan yang membentur tiang, tetapi Bayern belum mampu menemukan celah untuk mencetak gol.
Olise mengakui babak pertama memang tidak mudah bagi Bayern. "Saya pikir ini adalah penampilan yang bagus. Babak pertama sedikit sulit karena mereka bermain dengan blok rendah dan ruangnya sangat sempit," ujar Olise kepada UEFA.
Bayern tidak mengubah pendekatan permainan meski gol belum kunjung tercipta. Olise menjelaskan timnya tetap menjalankan rencana yang sama sehingga tekanan terus diberikan sampai pertandingan mulai terbuka.
5 Gol Hadir Setelah Jeda
Pergantian kiper Bodo/Glimt pada awal babak kedua menjadi salah satu momen penting pertandingan. Nikita Haikin harus meninggalkan lapangan dan penggantinya, Julian Faye Lund, langsung kebobolan ketika Jamal Musiala membuka keunggulan Bayern.
Harry Kane kemudian menggandakan keunggulan melalui sundulan. Alphonso Davies menambah gol ketiga sebelum Olise mencetak dua gol pada fase akhir untuk mengubah kemenangan Bayern menjadi 5-0.
Bodo/Glimt juga harus bermain dengan 10 orang setelah Odin Bjørtuft menerima kartu merah. Kondisi tersebut membuat Bayern semakin leluasa mengendalikan pertandingan hingga peluit akhir.
Kesabaran Menjadi Kunci Kemenangan
Olise mengungkapkan pesan pelatih saat turun minum membantu Bayern tetap tenang. "Kami bermain dengan cara yang sama. Apa pun yang terjadi, terjadilah. Saat jeda, pelatih meminta kami terus bermain seperti sebelumnya karena pertandingan akan terbuka dan kami harus memanfaatkan peluang," katanya.
Pemain asal Prancis itu juga merasa chemistry Bayern semakin kuat karena para pemain sudah memahami pergerakan satu sama lain. "Kami semua tahu pergerakan satu sama lain dan tahu cara bermain bersama. Ketika semuanya berjalan baik, kami senang," ujar Olise.
Kemenangan 5-0 menjadi bukti bahwa Bayern tidak perlu terburu-buru ketika menghadapi pertahanan yang sangat rapat. Kesabaran mereka akhirnya menghasilkan lima gol sekaligus menjadi awal positif dalam perjalanan panjang di Liga Champions musim ini.
Sumber: UEFA.com
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Freiburg vs Bayern: Die Roten Menang 3-1
Bundesliga 26 Oktober 2026, 03:44
-
Prediksi Freiburg vs Bayern 25 Oktober 2026
Bundesliga 24 Oktober 2026, 11:19
-
Michael Carrick Dipastikan Masih Pimpin MU Lawan Bournemouth
Liga Inggris 22 Oktober 2026, 22:12
-
Staf Media MU Melarang Bruno Fernandes Bicara Bahasa Italia, Ada Masalah Apa?
Liga Champions 22 Oktober 2026, 19:43
-
Como Terlihat Bermain dengan '12 Orang' saat Bantai MU 4-1
Liga Champions 22 Oktober 2026, 18:55
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







