Benteng Angker Chelsea vs Raja Tandang Benfica: Rekor Superior Siapa yang Akan Patah?
Editor Bolanet | 30 September 2025 17:00
Bola.net - Sebuah laga sengit yang mempertemukan dua rekor kontradiktif akan tersaji saat Chelsea vs Benfica berduel di Liga Champions, Rabu (1/9/2025) dini hari WIB. Laga ini juga diwarnai oleh kembalinya sang mantan manajer, Jose Mourinho, ke Stamford Bridge.
Kedua tim datang ke laga ini dengan sama-sama membawa luka. Baik Chelsea maupun Benfica menelan kekalahan di matchday pertama dan sama-sama sedang dalam tren tiga kekalahan beruntun di Liga Champions.
Namun, Chelsea datang dengan modal rekor kandang yang sangat superior, terutama saat melawan tim asal Portugal. Stamford Bridge telah menjadi sebuah benteng yang nyaris mustahil untuk ditaklukkan.
Di sisi lain, Benfica justru datang dengan status sebagai 'raja tandang'. Mereka punya catatan laga tandang yang sangat impresif di kompetisi Eropa dalam beberapa waktu terakhir.
Sejarah Pertemuan yang Sempurna untuk Chelsea

Jika melihat catatan sejarah pertemuan, Chelsea berada di atas angin. The Blues memiliki rekor yang sempurna setiap kali berhadapan dengan Benfica maupun tim-tim asal Portugal lainnya, khususnya di kandang.
Berikut adalah beberapa fakta menarik seputar rekor pertemuan kedua tim:
- Chelsea selalu menang dalam tiga pertemuan sebelumnya melawan Benfica.
- Salah satu kemenangan tersebut terjadi di final Liga Europa 2013, di mana Chelsea menang dengan skor 2-1.
- The Blues juga punya rekor 100% saat menjamu tim asal Portugal di Stamford Bridge, dengan menyapu bersih keenam laga dengan kemenangan.
- Sebaliknya, Benfica justru sedang dalam tren buruk, tanpa kemenangan dalam tujuh laga terakhir melawan tim asal Inggris (3S, 4K).
Stamford Bridge, Benteng yang Sulit Ditembus

Keperkasaan Chelsea tidak hanya terbatas saat melawan tim Portugal. Secara umum, Stamford Bridge adalah sebuah benteng yang sangat sulit ditembus oleh tim mana pun di fase grup kompetisi Eropa.
Berikut adalah beberapa statistik yang menunjukkan betapa angkernya Stamford Bridge bagi para tim tamu:
- Chelsea hanya kalah dua kali dari 59 pertandingan fase grup/liga kompetisi Eropa terakhir yang mereka mainkan di Stamford Bridge.
- Saat ini, mereka sedang dalam laju tak terkalahkan dalam 14 laga kandang terakhir di fase tersebut (10M, 4S).
- Ini adalah partisipasi ke-20 bagi Chelsea di ajang Liga Champions.
- Mereka selalu berhasil lolos ke fase gugur dalam delapan partisipasi terakhir mereka di kompetisi ini.
Paradoks Dua Tim yang Sedang Terluka

Di balik rekor superior Chelsea di kandang, ada sebuah paradoks yang menarik. Baik Chelsea maupun Benfica sama-sama datang ke laga ini dengan membawa rekor kekalahan beruntun terpanjang mereka di Liga Champions.
Berikut adalah beberapa statistik yang menunjukkan kondisi 'terluka' kedua tim:
- Kekalahan 1-3 dari Bayern Munchen di matchday pertama adalah kekalahan ketiga secara beruntun bagi Chelsea di Liga Champions, rekor terburuk dalam sejarah klub.
- Hal yang sama juga dialami Benfica, kekalahan 2-3 dari Qarabag juga merupakan kekalahan ketiga mereka secara beruntun di kompetisi ini.
- Kedua tim sama-sama mengincar kemenangan untuk memutus tren negatif tersebut.
- Uniknya, Jose Mourinho adalah pelatih Fenerbahce yang disingkirkan oleh Benfica di babak play-off Liga Champions musim ini.
'Raja Tandang' Bernama Benfica
Chelsea tidak bisa meremehkan lawannya begitu saja meskipun punya rekor kandang yang mentereng. Benfica justru datang dengan status sebagai 'raja tandang' berkat rekor impresif mereka saat bermain di luar kandang.
Berikut adalah beberapa statistik yang menjadi modal kepercayaan diri bagi tim asuhan Jose Mourinho:
- Benfica hanya kalah sekali dari enam laga tandang terakhir mereka di kompetisi Eropa (4M, 1S).
- Di fase grup Liga Champions, mereka bahkan berhasil memenangkan empat dari lima laga tandang terakhir, termasuk dua yang paling baru.
- Pertahanan mereka saat bermain tandang juga sangat solid, dengan mencatatkan empat clean sheet dalam lima laga tandang terakhir di Eropa.
- Ini adalah partisipasi ke-45 bagi Benfica di Piala/Liga Champions, terbanyak kedua setelah Real Madrid.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






