Berkat Ronaldo, Trofi UCL Kini Bukan Sekedar Mimpi Bagi Chiellini
Dimas Ardi Prasetya | 15 Januari 2019 17:26
Bola.net - - Bek senior Juventus Giorgio Chiellini mengatakan berkat hadirnya Cristiano Ronaldo, trofi Liga Champions kini bukan sekedar mimpi lagi baginya ataupun bagi skuat Bianconeri.
Bianconeri terakhir kali jadi juara Liga Champions pada tahun 1996 silam. Saat itu di final Bianconeri berhasil meraih kemenangan 4-2 via adu penalti melawan raksasa Belanda, Ajax Amsterdam.
Gelar itu adalah gelar UCL yang kedua di sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di kompetisi tersebut. Dan setelah itu mereka kesulitan untuk bisa meraih gelar juara yang ketiga.
Mereka sempat masuk ke final sebanyak tiga kali. Yakni pada musim 2002-03, 2014-15 dan 2016-17. Akan tetapi mereka selalu gagal meraih gelar juara.
Bukan Lagi Mimpi
Juve sendiri sering bertemu dengan Madrid, yang dahulu masih diperkuat oleh Ronaldo. Pertemuan itu selalu berakhir dengan kekecewaan bagi Bianconeri.
Contohnya pada final UCL musim 2016-17. Begitu juga dengan di musim 2017-18, tepatnya di babak perempat final.
Kini Chiellini lega dan menganggap gelar UCL bukan lagi sekedar mimpi. Sebab Juve kini memiliki seorang Ronaldo, yang bisa sangat membantu mereka memenangkan trofi tersebut.
"Cristiano sangat, sangat sering mencetak gol melawan kami dan ia menghancurkan impian saya berkali-kali; di Cardiff, Madrid, di Turin," ucapnya pada BBC Sport.
“Sebelumnya, Liga Champions adalah sebuah mimpi. Sekarang ini adalah target karena Cristiano adalah pemain terbaik di dunia dan kami membutuhkannya untuk membuat langkah terakhir," seru Chiellini.
Perubahan Positif
Chiellini juga mengatakan hadirnya Ronaldo di Turin menimbulkan efek yang positif. Tak hanya di dalam tapi juga di luar lapangan.
"Ini kepribadian Cristiano. Ia memiliki keterampilan yang fantastis di lapangan tetapi di luar lapangan, sikapnya, bagaimana ia bekerja, bagaimana ia mempersiapkan pertandingan, bagaimana ia hidup setiap hari dalam hidupnya, dapat membantu kami. Tim telah berubah," tuturnya.
“Saya penasaran melihat sikap tertentu yang jauh dari lapangan. Karyanya di gym, dan konsentrasinya, adalah sesuatu yang saya coba ambil. Ia membantu saya karena saya ingin setiap hari memperbaiki kemampuan diri saya," tegasnya.
Berita Video
Berita video statistik Manchester City vs Wolverhampton pada laga pekan ke-22 Premier League 2018-2019.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid Bisa Rekrut Dua Bek Tengah Sekaligus Musim Panas
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 15:33
-
Jadwal Liga Champions Inter vs Arsenal: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
Liga Champions 20 Januari 2026, 15:07
-
Battle of WAGs Liga Champions 2025/2026: Inter vs Arsenal
Bolatainment 20 Januari 2026, 15:07
-
Inter Milan Ingin Hapus Kutukan Laga Besar saat Hadapi Arsenal di Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 15:03
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






