Buka-bukaan Thibaut Courtois Tentang Adu Penalti Lawan Atletico: Tendangan Llorente Seperti Halilintar!
Asad Arifin | 13 Maret 2025 08:28
Bola.net - Real Madrid menang atas Atletico Madrid lewat adu penalti pada babak 16 Besar Liga Champions 2024/2025. Sebagai kiper, Thibaut Courtois punya sudut pandang yang menarik untuk fase itu.
Madrid bertemu Atletico pada leg kedua di Stadion Metropolitano, Kamis (13/3) dini hari WIB. Atletico unggul 1-0 lewat gol Conor Gallagher pada menit pertama. Gol ini membuat agregat menjadi 2-2.
Laga berlanjut ke extra time, tak ada gol tambahan tercipta. Lalu, adu penalti. Pada babak ini, Real Madrid menang dengan skor 4-2. Babak ini diwarnai dengan gol Julian Alvarez yang dianulir wasit.
Selain itu, ada tendangan Marcos Llorente yang mengenai mistar gawang. Dua momen itu berdampak besar dan Atletico kalah. Yuk simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Courtois Sulit Tebak Tendangan Sorloth

Courtois mengakui tidak punya referensi pasti untuk menebak penalti Alexander Sorloth, penendang pertama Atletico. Pasalnya, pemain asal Norwegia itu selalu mengubah arah sepakan penaltinya.
"Saya tahu bahwa Sorloth gemar untuk terus mengubah arah tendangan penaltinya," kata Courtois.
Kiper asal Belgia bisa membaca penalti Angel Correa. Bahkan mengakui hampir bisa menepis. Pada kasus Marcos Llorente, dia mengaku dapat banyak informasi karena pernah satu tim.
"Saya ingat dari latihan bersamanya bahwa ia sering menendang bola dengan keras dan seperti halilintar, dan itulah yang dilakukannya, tetapi bola melambung tinggi," kata Courtois.
Tentang Penalti Julian Alvarez

Momen paling krusial pada adu penalti tak lain adalah pada eksekusi Julian Alvarez. Pemain asal Argentina itu terpeleset, akan tetapi bola tetap masuk ke gawang. Alvarez melepas sepakan sangat keras.
Pada momen itu, Courtois merasa ada yang aneh dengan sepakan Alvarez. Dia lantas meminta wasit untuk memeriksa apakah ada sentuhan lain. Pada akhirnya, lewat VAR, Alvarez dinyatakan melakukan dua sentuhan bola.
"Dia terpeleset dan menyentuh bola dua kali dan itu adalah penalti yang gagal, Anda tidak boleh menyentuh bola dua kali. Itu nasib buruk tetapi itulah aturannya," ucap Courtois.
Bagan Fase Gugur Liga Champions
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alasan Antoine Griezmann Pilih MLS, Terinspirasi Dua Pemain Ini
Bola Dunia Lainnya 26 Maret 2026, 13:43
-
Bangkit dari Kritik, Vinicius Junior Tegaskan Masa Depannya di Real Madrid
Liga Spanyol 26 Maret 2026, 11:44
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Belanda vs Ekuador: Gonzalo Plata
Piala Dunia 1 April 2026, 10:56
-
Man of the Match Inggris vs Jepang: Zion Suzuki
Piala Dunia 1 April 2026, 09:51
LATEST EDITORIAL
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45












