Bukan Trofi Liga Champions, Marquinhos Sebut Pelukan untuk Gabriel sebagai Momen Terbaiknya
Richard Andreas | 5 Juni 2026 06:32
Bola.net - PSG kembali mengangkat trofi Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal melalui adu penalti pada final yang berlangsung di Budapest. Namun bagi kapten PSG, Marquinhos, momen paling berkesan malam itu justru terjadi setelah pertandingan berakhir.
PSG memastikan kemenangan 4-3 dalam adu penalti untuk mempertahankan gelar juara Eropa mereka. Di sisi lain, Arsenal harus menerima kekecewaan setelah Gabriel gagal mengeksekusi penalti penentu.
Saat rekan-rekannya merayakan keberhasilan tersebut, Marquinhos memilih menghampiri Gabriel yang terlihat terpukul. Keputusan spontan itu kemudian menghadirkan kisah yang terus dikenangnya hingga kini.
Pesan dari Gabriel Jadi Penghargaan Terbaik

Sehari setelah final, Marquinhos menerima pesan pribadi dari Gabriel. Bek Arsenal itu mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan setelah pertandingan.
Bagi Marquinhos, respons tersebut justru menjadi momen paling berharga dibandingkan perayaan gelar yang baru saja diraihnya bersama PSG.
"Sehari setelahnya, saya menerima pesan darinya yang berterima kasih kepada saya atas momen itu, atas dukungannya, atas pelukannya, dan atas kata-kata yang saya sampaikan kepadanya."
"Saya mengatakan kepadanya bahwa itu adalah kemenangan terbesar saya malam itu, dan reaksi yang ditimbulkannya sangat luar biasa."
"Ibu saya datang kepada saya dengan bangga atas apa yang saya lakukan, begitu juga istri, keluarga, dan saudara-saudara saya. Itu adalah penghargaan terbaik yang saya terima malam itu."
Pengalaman Pahit di Piala Dunia Jadi Alasan Utama

Marquinhos memahami perasaan Gabriel karena pernah mengalami situasi serupa. Pada Piala Dunia 2022 bersama Brasil, ia gagal mengeksekusi penalti penting yang membuat Kroasia melaju ke semifinal.
Pengalaman tersebut langsung terlintas di benaknya ketika melihat Gabriel berdiri sendirian setelah final Liga Champions.
"Saya sebenarnya sudah siap dan bersiap untuk merayakan," lanjut Marquinhos.
"Tetapi ketika saya mulai berlari, saya melihat dia tepat di depan saya dan rekan-rekan setim saya melewatinya, gambaran yang sama seperti setelah penalti saya gagal pada 2022."
"Itulah saat saya mulai memikirkan rekan setim saya di Brasil, merasakan empati karena saya pernah melalui momen seperti itu dan saya tahu tanggung jawab yang menyertainya."
Kata-Kata Marquinhos Kepada Gabriel
Marquinhos kemudian berusaha menguatkan Gabriel dan mengingatkannya bahwa satu momen tidak boleh menghapus seluruh pencapaian yang telah diraihnya sepanjang musim.
"Saya mengatakan kepadanya untuk tetap kuat, tetap menegakkan kepala karena dia menjalani musim yang luar biasa dan memainkan pertandingan yang luar biasa," sambung Marquinhos.
"Saya mengatakan kepadanya bahwa menurut saya dia adalah bek tengah terbaik di dunia musim ini. Dia sama sekali tidak pantas memikul beban itu karena tentu saja kita semua ingin mencetak gol dari titik penalti."
Kedekatan keduanya tidak hanya terjalin di level klub dan kompetisi Eropa. Marquinhos dan Gabriel juga merupakan bagian penting dari tim nasional Brasil.
Marquinhos diperkirakan akan menjadi kapten Brasil di Piala Dunia 2026. Ia juga diproyeksikan bermain berdampingan dengan Gabriel di jantung pertahanan Selecao.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

