Comeback Sensasional MU atas PSG Ternyata Masih Hantui Gianluigi Buffon Hingga Sekarang
Ari Prayoga | 20 Desember 2020 08:00
Bola.net - Penjaga gawang gaek Gianluigi Buffon mengaku hingga kini dirinya masih dihantui oleh kekalahan tragis dari Manchester United ketika ia masih membela PSG Maret 2019 lalu.
Kala itu, PSG dan Manchester United bertemu di babak 16 besar Liga Champions. Les Parisiens pun tampil meyakinkan di laga leg pertama di Old Trafford dengan kemenangan 2-0.
Ketika sepertinya PSG yang akan melaju ke perempat final, United membuat kejutan di Paris. Setan Merah meraih kemenangan 3-1 sekaligus menjadi tim yang berhak lolos ke fase selanjutnya.
Pengakuan Buffon
Buffon yang sepanjang kariernya belum pernah menjuarai Liga Champions pun mengaku dirinya masih belum bisa melupakan kekalahan dari United hingga saat ini.
"Itu adalah pertandingan yang saya pikirkan setidaknya tiga atau empat kali dalam sepekan. Laga itu menimbulkan banyak penyesalan," ujar Buffon kepada L'Equipe.
"Saya yakin bahwa kami akan mencapai final musim itu. Di Manchester, kami memenangkan pertandingan besar dengan unjuk kekuatan yang hebat. Dan sayangnya, saya menyalahkan diri saya sendiri atas kesalahan yang luar biasa. Sebuah kesalahan yang, dengan pengalaman yang saya miliki, seharusnya tidak saya lakukan," imbuhnya.
"Kami pikir itu [leg kedua] cuma formalitas dan saya terbawa suasana. Seolah-olah pertandingan itu tidak bernilai karena kami telah menang 2-0 di leg pertama dan mereka, orang-orang malang, memiliki dua pemain yang tersedia dan sembilan pemain muda." tukasnya.
Keyakinan Buffon
Musim lalu PSG sukses melaju hingga partai final di pentas Liga Champions. Buffon pun yakin bahwa Neymar cs bisa mengulangi prestasi tersebut, atau melebihinya pada suatu hari nanti.
"PSG tidak kekurangan apa-apa. Mereka tim hebat yang bisa menang melawan siapa pun. Mereka adalah satu dari sedikit tim yang bisa mengalahkan semua lawan mereka," tutur Buffon kini kembali ke Juventus.
"Jika ada kelemahan, itu adalah meremehkan beberapa hal. Namun, dengan kedatangan [direktur olahraga] Leonardo, yang memiliki budaya Italia, jenis risiko tersebut telah hilang." tandasnya.
Sumber: L'Equipe
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:52
-
Man City Main di Lapangan Sintetis dan Beku, Pep Guardiola: Dilarang Cengeng!
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:49
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:52
-
Man City Main di Lapangan Sintetis dan Beku, Pep Guardiola: Dilarang Cengeng!
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:49
-
Jadwal Lengkap Indonesia Masters 2026, 20-25 Januari 2026
Bulu Tangkis 20 Januari 2026, 08:45
-
Marc Guehi Tiba, Pep Guardiola Gembira
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:25
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
-
Emil Audero Cleansheet, Aksi Heroik Gagalkan Kemenangan Verona
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:24
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26









