Como vs Leipzig: Fakta dan Statistik Jelang Laga Matchday 1 Liga Champions
Gia Yuda Pradana | 10 September 2026 13:10
Bola.net - Como vs Leipzig akan menjadi salah satu laga menarik pada Matchday 1 Liga Champions 2026-27. Pertandingan fase liga UEFA Champions League (UCL) ini berlangsung di Stadio Giuseppe Sinigaglia pada Jumat, 11 September 2026 pukul 02.00 WIB.
Laga ini juga menjadi momen bersejarah bagi Como karena mereka akan menjalani pertandingan Eropa pertama sepanjang sejarah klub. Di sisi lain, RB Leipzig datang dengan pengalaman jauh lebih banyak setelah tampil di Liga Champions sebanyak tujuh kali sebelumnya.
Perbedaan pengalaman tersebut membuat Como dan Leipzig membawa catatan yang kontras. Como hadir sebagai pendatang baru dengan pencapaian domestik terbaik, sedangkan Leipzig berusaha bangkit dari periode sulit di kompetisi Eropa.
Como Jalani Debut Eropa
Como menjadi klub Italia ke-12 yang tampil di Liga Champions. Mereka juga merupakan satu dari empat debutan pada fase liga musim ini bersama LASK, Sabah, dan Viking.
Menariknya, Como menjadi satu-satunya dari empat debutan tersebut yang lolos otomatis ke fase liga. Pencapaian itu tidak terlepas dari posisi keempat di Serie A 2025/26, yang juga menjadi finis tertinggi dalam sejarah klub.
Perjalanan Como menuju Liga Champions terasa semakin luar biasa jika melihat masa lalu mereka. Pada musim 2018/19, Como masih bermain di Serie D, kasta keempat sepak bola Italia.
Leipzig Punya Pengalaman Lebih Banyak
Leipzig akan menjalani partisipasi Liga Champions kedelapan sejak pertama kali tampil pada 2017/18. Mereka menjadi klub pertama yang langsung melakukan debut kompetisi UEFA di fase grup pada era tersebut.
Namun, Leipzig tidak memiliki catatan terbaru yang meyakinkan di Liga Champions. Pada penampilan terakhir mereka di fase liga 2024/25, Leipzig hanya meraih satu kemenangan dan menelan tujuh kekalahan hingga finis di posisi ke-32.
Musim lalu juga menjadi pertama kalinya Leipzig tidak tampil di kompetisi UEFA sejak debut mereka pada 2017. Selain itu, mereka hanya memenangkan satu dari 10 pertandingan terakhir di Liga Champions, dengan satu hasil imbang dan delapan kekalahan.
Catatan Pertahanan Jadi Perhatian Leipzig
Rekor Leipzig menghadapi klub Italia secara keseluruhan adalah dua kemenangan, satu imbang, dan tiga kekalahan. Saat bermain tandang melawan tim Italia, mereka memiliki dua kemenangan dan satu kekalahan, dengan kekalahan terakhir terjadi saat takluk 0-1 dari Inter pada Matchday 5 Liga Champions 2024/25.
Masalah Leipzig tidak hanya terlihat dari hasil pertandingan. Mereka juga gagal mencatatkan clean sheet dalam 18 pertandingan kompetisi UEFA terakhir.
Sebaliknya, Como memiliki modal pertahanan yang kuat dari musim Serie A lalu. Tim asuhan Cesc Fabregas hanya kebobolan 29 gol sepanjang musim 2025/26, jumlah paling sedikit di kasta tertinggi Italia.
Fabregas sendiri memiliki pengalaman besar di Liga Champions meski Como baru akan mencicipinya. Mantan gelandang Arsenal, Barcelona, dan Chelsea itu telah mencatatkan 104 penampilan di kompetisi tersebut.
Menariknya, hanya satu dari 78 pertandingan Eropa Leipzig yang berakhir tanpa gol. Hasil 0-0 tersebut terjadi ketika mereka menghadapi Zorya Luhansk pada babak play-off Liga Europa pada Agustus 2018 sehingga laga Como vs Leipzig berpotensi menghadirkan pertandingan dengan banyak peluang.
Sumber: UEFA.com
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Syarat dan Mekanisme jika Real Madrid Ingin Pulangkan Nico Paz dari Como
Liga Spanyol 22 Oktober 2026, 22:44
-
Michael Carrick Dipastikan Masih Pimpin MU Lawan Bournemouth
Liga Inggris 22 Oktober 2026, 22:12
-
Staf Media MU Melarang Bruno Fernandes Bicara Bahasa Italia, Ada Masalah Apa?
Liga Champions 22 Oktober 2026, 19:43
-
Como Terlihat Bermain dengan '12 Orang' saat Bantai MU 4-1
Liga Champions 22 Oktober 2026, 18:55
-
Pengakuan Arda Guler Sengaja 'Mencuri' Gol Kylian Mbappe
Liga Champions 22 Oktober 2026, 18:16
LATEST UPDATE
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

