Conte Enggan Cari Kambing Hitam Kekalahan Juve
Editor Bolanet | 3 April 2013 10:15
- Pelatih , Antonio Conte enggan mencari kambing hitam atas kekalahan timnya dari Bayern Munich, dengan mengakui kehebatan sang lawan.
Bianconeri mengunjungi Allianz Arena dini hari tadi, untuk menghadapi Die Roten pada babak perempat final Liga Champions. Tampil superior sejak awal kompetisi, jawara Serie A itu dibuat tak berdaya oleh tuan rumah.
Gol pertama yang dicetak David Olatukunbo Alaba bahkan tercipta ketika laga belum berjalan satu menit. Menyusul gol pamungkas Bayern yang dicetak Thomas Muller pada babak kedua, yang sekaligus mengakhiri laga dengan skor 2-0 bagi tuan rumah.
Usai laga, penampilan kiper Gianluigi Buffon banyak disorot karena dianggap tampil tak maksimal. Akan tetapi Conte justru menilai, tekanan kuat yang diberikan Bayern menjadi faktor utama kekalahan La Vecchia Signora.
Saya tidak bisa marah, atau menunjuk seseorang yang tidak tampil maksimal di laga itu. Di sepakbola anda harus jujur dan mengakui bahwa Bayern tampil superior, ujar pelatih 43 tahun itu.
Bayern menekan kami secara konstan dan menjaga tempo tetap tinggi, jadi kami benar-benar kelelahan dalam duel satu lawan satu, mengacu pada kondisi fisik kami.
Dengan hasil ini, langkah Juve menuju babak semifinal terbilang cukup sulit. Pasalnya, pada leg kedua di Juventus Arena pekan depan, mereka setidaknya harus menang dua gol atau lebih untuk lolos ke fase empat besar. (espn/atg)
Bianconeri mengunjungi Allianz Arena dini hari tadi, untuk menghadapi Die Roten pada babak perempat final Liga Champions. Tampil superior sejak awal kompetisi, jawara Serie A itu dibuat tak berdaya oleh tuan rumah.
Gol pertama yang dicetak David Olatukunbo Alaba bahkan tercipta ketika laga belum berjalan satu menit. Menyusul gol pamungkas Bayern yang dicetak Thomas Muller pada babak kedua, yang sekaligus mengakhiri laga dengan skor 2-0 bagi tuan rumah.
Usai laga, penampilan kiper Gianluigi Buffon banyak disorot karena dianggap tampil tak maksimal. Akan tetapi Conte justru menilai, tekanan kuat yang diberikan Bayern menjadi faktor utama kekalahan La Vecchia Signora.
Saya tidak bisa marah, atau menunjuk seseorang yang tidak tampil maksimal di laga itu. Di sepakbola anda harus jujur dan mengakui bahwa Bayern tampil superior, ujar pelatih 43 tahun itu.
Bayern menekan kami secara konstan dan menjaga tempo tetap tinggi, jadi kami benar-benar kelelahan dalam duel satu lawan satu, mengacu pada kondisi fisik kami.
Dengan hasil ini, langkah Juve menuju babak semifinal terbilang cukup sulit. Pasalnya, pada leg kedua di Juventus Arena pekan depan, mereka setidaknya harus menang dua gol atau lebih untuk lolos ke fase empat besar. (espn/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 4 Mei 2026, 06:06
LATEST UPDATE
-
Prediksi Arsenal vs Atletico 6 Mei 2026
Liga Champions 4 Mei 2026, 19:27
-
Kapan Terakhir Persib Kalah dan Kapan Terakhir PSIM Menang?
Bola Indonesia 4 Mei 2026, 19:08
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Chelsea vs Nottm Forest
Liga Inggris 4 Mei 2026, 19:05
-
Link Live Streaming BRI Super League: Persijap vs Persija
Bola Indonesia 4 Mei 2026, 18:01
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dilepas Arsenal demi Menangi Perburuan Julian Alvarez
Editorial 30 April 2026, 15:52
-
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 29 April 2026, 15:20

















