Conte Masih Marah Laga Kontra Galatasaray Dilanjutkan
Editor Bolanet | 12 Desember 2013 00:30
- Antonio Conte sama sekali tak menyembunyikan rasa kecewanya atas keputusan wasit yang memilih melanjutkan pertandingan kontra . Conte berdalih bahwa kedua tim sudah sepakat bahwa laga itu harusnya dihentikan.
Wasit dan delegasi UEFA memutuskan bahwa laga harus tetap dilanjutkan meski kondisi lapangan sebenarnya tidak memungkinkan. Conte dan Roberto Mancini sebenarnya sudah meminta agar laga ditunda dulu.
Kita bicara soal pertandingan yang digelar di lumpur. Kemarin pertandingan dihentikan karena kondisi lapangan berbahaya. Hari ini tiba-tiba kondisinya sudah tak berbahaya lagi. Mungkin saya harus memperbaiki Bahasa Inggris saya karena perangkat pertandingan sepertinya tak bisa memahami ucapan saya, tukas Conte kepada Sky Sports.
Ia mengatakan bahwa kondisi lapangan memiliki pengaruh besar dalam menentukan hasil akhir. Selain Juve tak terbiasa bermain di arena yang sulit seperti itu, kondisi lapangan antara kedua tim juga berbeda.
Sepanjang babak kedua kami harus menyerang di sisi lapangan yang nyaris tak mungkin ditembus, bagian Galatasaray lebih mudah. Satu-satunya cara bermain hari ini adalah menendang bola ke depan dan berharap yang terbaik. Itu bukan cara sepakbola kami dan hasilnya menunjukkan demikian, pungkasnya. [initial]
(foti/hsw)
Wasit dan delegasi UEFA memutuskan bahwa laga harus tetap dilanjutkan meski kondisi lapangan sebenarnya tidak memungkinkan. Conte dan Roberto Mancini sebenarnya sudah meminta agar laga ditunda dulu.
Kita bicara soal pertandingan yang digelar di lumpur. Kemarin pertandingan dihentikan karena kondisi lapangan berbahaya. Hari ini tiba-tiba kondisinya sudah tak berbahaya lagi. Mungkin saya harus memperbaiki Bahasa Inggris saya karena perangkat pertandingan sepertinya tak bisa memahami ucapan saya, tukas Conte kepada Sky Sports.
Ia mengatakan bahwa kondisi lapangan memiliki pengaruh besar dalam menentukan hasil akhir. Selain Juve tak terbiasa bermain di arena yang sulit seperti itu, kondisi lapangan antara kedua tim juga berbeda.
Sepanjang babak kedua kami harus menyerang di sisi lapangan yang nyaris tak mungkin ditembus, bagian Galatasaray lebih mudah. Satu-satunya cara bermain hari ini adalah menendang bola ke depan dan berharap yang terbaik. Itu bukan cara sepakbola kami dan hasilnya menunjukkan demikian, pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bomber PSG Ini Selangkah Lagi Gabung Juventus
Piala Dunia 26 Juni 2026, 20:00
-
De Gea Mau Tinggalkan Fiorentina, Tapi Hanya untuk Manchester United
Liga Italia 24 Juni 2026, 14:07
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















