Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions

Editor Bolanet | 20 Januari 2026 12:11
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Penyerang Napoli, Rasmus Hojlund melakukan pemanasan jelang laga melawan Napoli di Serie A, 15 Januari 2026 lalu. (c) Alessandro Garofalo/LaPresse via AP

Bola.net - Antonio Conte memberikan pujian khusus kepada Rasmus Hojlund. Penyerang muda itu dinilai mengalami perkembangan pesat musim ini.

Jelang laga melawan FC Copenhagen di Liga Champions, sorotan tertuju pada bomber Denmark tersebut. Conte menilai Hojlund punya potensi menjadi monster di masa depan.

Advertisement

Salah satu kunci suksesnya adalah keberadaan mentor yang tepat. Romelu Lukaku disebut punya peran besar dalam memoles Hojlund.

Namun, Conte juga datang dengan suasana hati yang sedikit panas. Ia mengecam jadwal pertandingan yang dinilainya sangat tidak masuk akal.

1 dari 4 halaman

Hojlund Siap Meledak

Hojlund Siap Meledak

Penyerang Napoli, Rasmus Hojlund beraksi di laga Serie A melawan Parma. (c) Alessandro Garofalo/LaPresse via AP

Di mata Conte, Hojlund bukan sekadar penyerang muda biasa. Pemain berusia 22 tahun itu telah menunjukkan kematangan taktik yang luar biasa.

Hanya dalam beberapa bulan, Hojlund menyerap instruksi pelatih dengan cepat. Ia kini lebih paham kapan harus menyerang ruang kosong.

"Hanya dalam empat atau lima bulan, dia berkembang pesat dari sudut pandang taktik dan fisik," puji Conte.

"Dia mengerti kapan harus menyerang ruang, cara dia memposisikan diri dengan bola. Dia pemain yang sangat penting bagi kami," sambungnya.

2 dari 4 halaman

Hojlund Belajar dari Sang Senior

Hojlund Belajar dari Sang Senior

Rasmus Hojlund dan Alessandro Circati berebut bola dalam laga Serie A antara Napoli vs Parma di Naples, 15 Januari 2026 (c) Alessandro Garofalo/LaPresse via AP

Keberadaan Romelu Lukaku di Napoli menjadi berkah tersendiri. Conte menyebut Hojlund sangat beruntung bisa satu tim dengan striker berpengalaman itu.

Lukaku yang belum fit 100 persen tetap memberikan dampak sebagai mentor. Hojlund diminta terus belajar dan tetap rendah hati.

"Dia beruntung karena bisa bekerja dengan pesepakbola fantastis dalam diri Romelu Lukaku, yang bisa mengajarinya menggunakan pengalamannya," kata Conte.

"Saya senang dengannya, begitu juga Napoli. Dia pesepakbola yang fantastis dan pria yang fantastis," tambahnya.

3 dari 4 halaman

Semprot Jadwal Gila

Semprot Jadwal Gila

Pelatih Napoli, Antonio Conte saat konferensi pers jelang laga melawan FC Copenhagen, 19 Januari 2026. (c) Liselotte Sabroe/Ritzau Scanpix via AP

Di luar pujian pemain, Conte meluapkan kekesalannya pada penyusun jadwal. Napoli dipaksa bermain empat kali hanya dalam tempo sembilan hari.

Situasi ini kontras dengan Copenhagen yang baru kembali dari libur musim dingin. Namun, Conte lebih fokus mengkritik beban kerja pemainnya sendiri.

"Kami baru saja melewati rangkaian besar, bermain setiap tiga hari, saya pikir ini adalah pertandingan keempat kami dalam sembilan hari. Itu tidak masuk akal," keluh Conte.

"Mereka yang menyusun jadwal harus mengerti bahwa pesepakbola menjadi subjek tekanan fisik dan mental yang ekstrem," tegasnya dengan nada tinggi.

4 dari 4 halaman

Ogah Pikirkan Lawan

Conte menolak membandingkan kebugaran timnya dengan lawan. Copenhagen memang lebih segar karena lama tak bertanding kompetitif sejak Desember.

Bagi Conte, memikirkan kondisi lawan hanya buang-buang waktu. Ia memilih fokus memulihkan kondisi skuadnya yang kelelahan.

"Membuat perkiraan tentang lawan tampaknya tidak membantu bagi saya," ujar Conte dingin.

"Kami sangat fokus pada diri kami sendiri sehingga kami tidak memikirkan hal itu (keuntungan fisik lawan)," tutupnya.

LATEST UPDATE