Courtois Merasa Ada yang Aneh dengan Gegar Otak Karius
Ari Prayoga | 6 Juni 2018 02:51
Bola.net - - Penjaga gawang andalan Chelsea, Thibaut Courtois menyebut diagnosis gegar otak yang dialami Loris Karius pada partai final Liga Champions akhir Mei lalu sebagai hal yang aneh.
Sebelumnya Karius menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Massachusetts, Amerika Serikat beberapa hari setelah final antara Liverpool kontra Real Madrid di Kiev, Ukraina.
Pemeriksaan tersebut menghasilkan diagnosis yang menyebut bahwa Karius mengalami gegar otak pada laga final. Hal ini diklaim berpengaruh terhadap penampilan Karius yang kemudian membuat dua blunder fatal.
Meski demikian, Courtois merasa ada yang aneh dengan pengkambing hitaman gegar otak sebagai penyebab Karius melakukan kesalahan.
Saya pernah mengalaminya dengan Alexis Sanchez, saya mengalami gegar dan saya tak bisa melihat bola jadi 20 menit kemudian saya tak melanjutkan pertandingan karena saya tak bisa melihat bolanya, ujar Courtois seperti dikutip Sky Sports.
Saya ikut menyesal dengan apa yang terjadi pada dia, tapi menyalahkan gegar otak untuk kesalahan tersebut, ia juga membuat dua penyelamatan gemilang. Jadi apakah itu hanya keberuntungan? Saya tak tahu karena dia tak bisa melihat bola, tambahnya.
Tak Masuk Akal

Tak lama berselang, Karius melakukan blunder fatal ketika melepas bola yang kemudian bisa diblok Karim Benzema dan berubah arah menjadi gol untuk Madrid.
Blunder fatal Karius terjadi lagi ketika skor 2-1 untuk keunggulan Madrid. Kiper internasional Jerman itu gagal mengamankan tembakan keras Gareth Bale dengan baik sehingga bola terlepas dan berbuah gol.
Sungguh disayangkan dia membuat kesalahan itu tapi jika Anda mengalami gegar Anda akan meninggalkan permainan atau dokter akan memberitahu Anda bahwa Anda tak lagi bisa melihat dengan jelas dan Anda harus meninggalkan permainan, tutur Courtois.
JIka mereka ingin mengatakan bahwa kesalahan itu terjadi karena gegar, OK. Ia berkata setelah laga ia membuat dua kesalahan, saya rasa semua orang akan menerimanya, lanjutnya.
Hal itu bisa terjadi pada seorang kiper tapi untuk menyalahkan gegar sekarang, saya melihatnya sebagai hal yang aneh. Namun jika tim medis mengatakan demikian dari Boston, OK, tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
LATEST UPDATE
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










