Crespo Nyaris Pensiun Dini Gara-Gara Liverpool
Editor Bolanet | 4 April 2014 12:56
- Striker kawakan asal Argentina yang kini telah pensiun, Hernan Crespo, mengungkapkan fakta unik terkait karir profesionalnya. Pria yang kini berusia 38 tahun ini mengungkapkan bahwa nyaris membuatnya pensiun dini.
Momen tersebut terjadi di tahun 2005, saat Crespo yang masih berusia 30 tahun membela AC Milan dalam partai final Liga Champions kontra The Reds. Drama seri enam gol yang pada akhirnya dimenangkan Liverpool melalui adu penalti tersebut sempat membuat Crespo tak kuasa menahan tekanan berat.
Setelah laga final di Istanbul, saya sempat ingin pensiun. Saat saya diturunkan di partai final dan mencetak dua gol, di masa jeda kedua kaki saya gemetar hebat, ungkap pemain kelahiran Florida ini seperti dilansir Internews.
Rasanya terlalu sempurna untuk menjadi nyata. Saya senang bisa tampil di final, namun bisa membawa tim saya unggul jelas membuat saya lebih bangga. Namun Liverpool mampu mengejar dengan cepat dalam enam menit, rasanya memang sudah menjadi takdir.
Crespo sendiri akhirnya benar-benar gantung sepatu tujuh tahun kemudian dengan menutup karirnya bersama Parma. Setelah pensiun, pemegang 64 caps bersama Tango ini malah merasa sedikit aneh.
Setelah saya pensiun, rasanya ada yang hilang dalam diri saya. Suatu ketika saya merasa segalanya terjadi begitu mudah, namun ketika sadar bahwa fisik saya tak lagi mampu bermain, rasanya sungguh mengerikan, tutup Crespo. (in/mri)
Momen tersebut terjadi di tahun 2005, saat Crespo yang masih berusia 30 tahun membela AC Milan dalam partai final Liga Champions kontra The Reds. Drama seri enam gol yang pada akhirnya dimenangkan Liverpool melalui adu penalti tersebut sempat membuat Crespo tak kuasa menahan tekanan berat.
Setelah laga final di Istanbul, saya sempat ingin pensiun. Saat saya diturunkan di partai final dan mencetak dua gol, di masa jeda kedua kaki saya gemetar hebat, ungkap pemain kelahiran Florida ini seperti dilansir Internews.
Rasanya terlalu sempurna untuk menjadi nyata. Saya senang bisa tampil di final, namun bisa membawa tim saya unggul jelas membuat saya lebih bangga. Namun Liverpool mampu mengejar dengan cepat dalam enam menit, rasanya memang sudah menjadi takdir.
Crespo sendiri akhirnya benar-benar gantung sepatu tujuh tahun kemudian dengan menutup karirnya bersama Parma. Setelah pensiun, pemegang 64 caps bersama Tango ini malah merasa sedikit aneh.
Setelah saya pensiun, rasanya ada yang hilang dalam diri saya. Suatu ketika saya merasa segalanya terjadi begitu mudah, namun ketika sadar bahwa fisik saya tak lagi mampu bermain, rasanya sungguh mengerikan, tutup Crespo. (in/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Wolves vs Liverpool: Andrew Robertson
Liga Inggris 7 Maret 2026, 07:43
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48















