Curhatan Loris Karius Soal Final Liga Champions 2017-18
Dimas Ardi Prasetya | 15 April 2020 21:49
Bola.net - Kiper Liverpool Loris Karius mengaku ia sudah belajar banyak dari laga final Liga Champions 2017-18 lalu dan mengatakan kesalahannya tidak dinilai secara adil.
Karius sempat dipercaya Jurgen Klopp menjadi kiper nomor satu Liverpool, menggeser Simon Mignolet. Penampilan kiper asal Jerman itu pun cukup lumayan.
Akan tetapi kemudian Karius melakukan blunder fatal di final Liga Champions melawan Real Madrid. Ia awalnya melakukan kesalahan dengan melempar bola terlalu dekat dengan Karim Benzema, hingga striker asal Prancis itu bisa mengubah lajunya dan berbalik masuk ke gawang Liverpool.
Saat itu Sadio Mane bisa menyamakan kedudukan 1-1. Namun Madrid unggul lagi berkat gol akrobatik dari Gareth Bale.
Bale kemudian bisa mencetak satu gol lagi. Kali ini setelah tendangan jarak jauhnya gagal dibendung dengan sempurna oleh Karius.
Liverpool akhirnya kalah dengan skor telak 3-1. Setelah itu Klopp akhirnya membeli Alisson Becker sementara Karius dipinjamkan ke Besiktas selama dua musim.
Bela Diri Sendiri
Usai melakukan blunder itu, Loris Karius menjadi pesakitan. Ia mendapatkan banyak kritikan dan cacian, termasuk dari fans Liverpool sendiri.
Kiper berusia 26 tahun ini mengatakan bahwa ia sudah belajar banyak dari semua insiden tersebut. Ia juga merasa bahwa ia harusnya bisa membela dirinya sendiri dengan lebih baik saat itu.
"Percayalah, saya sudah belajar banyak dari itu! Dalam retrospeksi itu, saya harusnya menghadapinya dengan lebih agresif di depan umum,” katanya kepada Sport Bild.
“Saya mengalami gegar otak setelah hantaman dari Sergio Ramos, yang membatasi penglihatan spasial saya. Ini benar-benar dipastikan dalam studi rinci oleh salah satu spesialis otak terkemuka dunia," kilahnya.
“Awalnya, saya senang mengetahui apa yang terjadi dalam game ini. Saya tidak ingin mempublikasikannya sendiri. Ketika hasilnya dirilis, ada banyak kebencian dan penghinaan, sering jauh di luar batas. Saya tidak pernah menggunakannya sebagai alasan. Tetapi ketika orang-orang mengolok-olok seseorang yang telah mengalami cedera di kepala mereka, saya tidak mengerti.”
Tak Dinilai Secara Adil
Loris Karius juga mengatakan bahwa sebagai kiper muda, pencapaiannya cukup bagus. Tak banyak kiper muda lain yang bisa berada di posisinya kala itu.
Akan tetapi, sayangnya insiden di final itu membuat pencapaiannya dilupakan begitu saja. Inilah yang membuatnya begitu kecewa.
“Ketika saya berusia 24 tahun, saya berada di final Liga Champions. Hanya Manuel Neuer dan Marc-Andre ter Stegen di antara kiper aktif Jerman yang telah bermain di final."
“Semua upaya dan penampilan baik saya sebelumnya tiba-tiba tidak lagi relevan. Reaksi-reaksi itu berlebihan dan tidak sopan, terutama karena telah ditarik dengan cara ini. Kesalahan diukur dengan dimensi yang berbeda, bahkan abnormal, dan tidak dinilai secara adil," keluhnya.
Ancaman Kematian
Loris Karius juga menambahkan, ada sejumlah suporter yang mengiririmnya surat ancaman kematian. Ia pun juga menyesalkan aksi pengecut tersebut.
“Kami para pemain menghadapi permusuhan ekstrem di internet. Jika Anda membaca setiap pesan, Anda tidak akan bisa tidur selama dua hari. Itu gila apa yang orang katakan dengan menyamar sebagai anonim, menghina orang lain, mendiskriminasi mereka dan kemudian menjadi rasis."
"Anda tidak bisa menyalahkan penggemar jika mereka bersiul pada pemain. Anda membayar [biaya] masuk dan memiliki hak untuk tidak puas. Seorang profesional harus menanggungnya. Jika ada penghinaan pribadi atau ancaman kematian, garis itu kemudian dilewati," tegasnya.
“Ada beberapa dari mereka [ancaman kematian]. Tapi saya tidak bisa menganggapnya serius. Mereka adalah orang-orang yang menulis secara anonim dan bahkan tidak menunjukkan wajah mereka di profil mereka."
Loris Karius saat ini masih bermain di Besiktas. Kabarnya klub Turki itu belum berniat mengembalikannya ke Liverpool.
(bild)
Baca Juga:
Besiktas Berubah Pikiran, Loris Karius Batal Pulang ke Liverpool
Sporting Lisbon Siap Tampung Loris Karius dari Liverpool
Pandemi Corona, Karius Merasa Pacaranya Lebih Aman di Turki Ketimbang di Jerman
Meme Kocak Adrian Kiper Liverpool, Jadi Teringat Blunder Loris Karius
Siapa ya Kiper Terburuk Liverpool di Era Premier League? Apa Benar Lorius Karius?
Kembali ke Liverpool, Bisakah Loris Karius Hapus Stigma 'Spesialis Blunder'?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Betis vs Madrid: Yan Diomande Berpeluang Jadi Starter
Liga Spanyol 4 September 2026, 16:10
-
Prediksi Susunan Pemain Ipswich vs Liverpool: Barcola Berpeluang Debut
Liga Inggris 4 September 2026, 15:35
-
Julian Alvarez Hadapi Kenyataan Pahit Usai Gagal Tinggalkan Atletico
Liga Spanyol 4 September 2026, 11:05
-
Arda Guler Mulai Menempatkan Pedri di Bawah Levelnya
Liga Spanyol 4 September 2026, 07:06
-
Trent Alexander-Arnold Perlahan Patahkan Mitos Seputar Dirinya
Liga Spanyol 4 September 2026, 06:44
LATEST UPDATE
-
Gabriel Martinelli Pergi, Mikel Arteta Tetap Puas dengan Opsi Serangan Arsenal
Liga Inggris 5 September 2026, 00:20
-
Link Live Streaming Betis vs Madrid, 5 September 2026
Liga Spanyol 4 September 2026, 23:45
-
Link Live Streaming Ipswich vs Liverpool, 5 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 23:10
-
Xabi Alonso Minta Chelsea Move On dari Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 22:35
-
Michael Carrick Yakin Joshua Zirkzee Masih Penting untuk Manchester United
Liga Inggris 4 September 2026, 22:00
-
Jude Bellingham Makin Bersinar di Sistem Jose Mourinho: Lebih Bebas dan Lebih Berbahaya
Liga Spanyol 4 September 2026, 21:25
-
Hasil BRI Super League: Bali United Bungkam PSS Sleman, Dua Gol Dianulir
Bola Indonesia 4 September 2026, 21:19
-
Chelsea Siapkan 100 Juta Euro untuk Pengganti Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 20:50
-
Alasan Manchester United Tak Merekrut Mamadou Sangare meski Sempat Memantaunya
Liga Inggris 4 September 2026, 20:15
-
Barcelona Punya Alasan Khusus Pilih Gabriel Jesus Setelah Gagal Datangkan Julian Alvarez
Liga Spanyol 4 September 2026, 19:40
-
Bintang Chelsea Mulai Cemas karena Xabi Alonso, Siap Pergi Januari
Liga Inggris 4 September 2026, 19:05
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




