Curhatan Pemain Galatasaray Usai Dibantai Real Madrid 6-0
Afdholud Dzikry | 7 November 2019 09:11
Bola.net - Real Madrid sukses meraih kemenangan besar ketika menjamu Galatasaray di lanjutan penyisihan grup Liga Champions. Tak tanggung-tanggung, enam gol tanpa balas dihasilkan oleh tim asuhan Zinedine Zidane tersebut.
Real Madrid sudah unggul tiga gol ketika pertandingan baru berjalan 15 menit. Rodrygo mencetak dua gol pada menit keempat dan ketujuh, sementara penalti Sergio Ramos memperbesar keunggulan di menit ke-14. Dan di masa injury time babak pertama Karim Benzema menjadikan skor menjadi 4-0.
Real Madrid semakin agresif di babak kedua. Namun tuan rumah hanya mampu menambah dua gol tambahan melalui Karim Benzema di menit 81 dan Rodrygo melengkapinya dengan hattrick pada menit akhir pertandingan.
Kemenangan ini membuat Los Blancos kini menempel PSG di klasemen sementara grup A Liga Champions dengan tujuh poin. Tertinggal lima poin dari PSG yang ada di puncak klasemen.
Usai pertandingan di Santiago Bernabeu, Kamis (7/11/2019) dini hari tadi WIB, beberapa pemain Galatasaray memberikan penjelasan mengenai apa yang sebenarnya terjadi pada pertandingan tersebut.
Mariano Ferreira
Menurut bek Galatasaray tersebut, timnya sudah tahu betul bahwa pertandingan di Bernabeu tak akan pernah mudah. Namun menurutnya, timnya terlalu cepat kebobolan dan itu yang mengubah jalannya permainan secara keseluruhan.
"Kami tahu ini akan menjadi sebuah pertandingan yang sulit. Kami tak dapat memainkan permainan kami, dan kami kebobolan terlalu cepat," ujarnya di situs resmi UEFA.
"Ini bukanlah hasil yang kami harapkan. Satu-satunya hal yang bisa kami lakukan sekarang adalah fokus pada laga tersisa kami," tambahnya.
Omer Bayram
Sementara itu bek Galatasaray lainnya, Omer Bayram mengatakan bahwa timnya lengah di gol pertama Real Madrid. Kelengahan itu berakibat fatal. Saking fatalnya, ia mengaku tak bisa menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.
"Peluang pertama Madrid berakhir dengan bola di gawang kami. Kami perlu memahami apa yang salah malam ini. Saya ingin meminta maaf kepada suporter kami," terangnya.
Jean Michael Seri
Sedangkan menurut Jean Michael Seri, Galatasaray terlalu sering kehilangan bola di area yang seharusnya tak boleh hal itu terjadi. Kesalahan demi kesalahan yang terjadi sepanjang pertandingan membuat mereka tak bisa pulih dari tekanan tuan rumah.
"Kami kehilangan bola di area berbahaya. Kami melakukan itu terlalu sering dan kemudian kami tak bisa memulihkan keyakinan kami. Madrid menekan tinggi, dan kami tak mampu memberikan respon," tandasnya.
Dengan kekalahan tersebut, Galatasaray pun dipastikan tak bisa lolos ke babak 16 besar karena mereka kalah head to head melawan Real Madrid untuk perebutan tempat kedua.
Sumber: UEFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Spanyol Juara Dunia, Luis De La Fuente: Mana Tatto-mu, Cucurella?
Piala Dunia 21 Juli 2026, 06:00
-
Xabi Alonso Pastikan Enzo Fernandez Tetap Bertahan di Chelsea
Liga Inggris 14 Juli 2026, 16:00
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













