Di Mana Mereka Sekarang? Starting XI Porto Saat Juara Liga Champions Hari Ini 16 Tahun Lalu
Richard Andreas | 26 Mei 2020 22:00
Bola.net - 26 Mei 2004, hari ini tepat 16 tahun lalu. Tidak ada yang membayangkan Porto bisa meraih trofi paling bergengsi sepak bola klub eropa. Ya, Porto jadi juara Liga Champions bersama Jose Mourinho.
Duel final musim itu memang penuh kejutan. Porto harus menghadapi AS Monaco, dua tim yang sama kuda hitam, bukan favorit tapi mengejutkan dengan kekuatan mereka.
Betapa tidak, Porto harus mengalahkan Manchester United di babak 16 besar. Monaco pun demikian, harus melewati Real Madrid dan Chelsea masing-masing di perempat final dan semifinal.
Karena itulah partai final diduga berjalan menarik, tapi nyatanya berjalan berat sebelah. Porto terlalu kuat, skor akhir 3-0 sudah cukup membuktikan kekuatan pasukan Mourinho.
Komposisi skuad Mourinho tidak terlalu mentereng, tapi pas sesuai porsinya. Para pemain memainkan perannya dengan baik, dipimpin Deco yang tampil konsisten dan luar biasa.
Kini, menengok kembali nama-nama starting XI porto pada pertandingan itu, bagaimana nasib mereka usai jadi juara Eropa dan bagaimana kondisi mereka sekarang? Selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Kiper: Vitor Baia
Baia sudah mendekati akhir kariernya ketika membantu Porto menjuarai Liga Champions 2004 lalu. Dia melewati tiga tahun berikutnya di Porto lalu pnesiun.
Tidak ada yang tahu pasti bagaimana nasib Baia sekarang, yang jelas dia akan selalu jadi legenda klub.
Bek kanan: Paulo Ferreira
Ferreira mengikuti Mourinho ke Chelsea usai Porto jadi juara Liga Champions dan menghabiskan sembilan tahun di Stamford Bridge.
Dia kemudian pensiun di akhir musim 2012/13 lalu dan langsung bekerja bersama Chelsea sebagai assiten pelatih teknis pemain pinjaman di Chelsea.
Bek tengah: Jorge Costa
Sang kapten, bertahan di Porto semusim lagi lalu hengkang ke Standard Liege sebelum pensiun.
Costa mencoba kariernya di dunia kepelatihan, tapi tidak benar-benar sukses. Dia pernah menangani Braga, Olhanense, Academica, CFR Cluj, AEL Limassol, Anorthosis, Pacos Ferreira, dan Timnas Gabon.
Bek tengah: Ricardo Carvalho
Carvalho juga dibawa Mourinho ke Chelsea, dia bahkan melewati enam tahun gemilang di sana.
Lalu Carvalho mengambil keputusan berani hengkang ke Real Madrid, menghabiskan tiga musim, kemudian pindah ke AS Monaco dan melewati tiga musim lag
Carvalho bahkan pernah menjajal Liga Super Cina bersama Shanghai SIPG. Sekarang dia fokus jadi asisten pelatih Marseile.
Bek kiri: Nuno Valente
Valente hengkang ke Everton usai kejayaan Liga Champions bersama Porto. Namun, empat tahun di Everton berjalan sulit baginya.
Dia sempat ditunjuk jadi pemandu bakat Everton untuk wilayah Portugal, tapi akhirnya mencoba jadi pelatih meski belum sukses.
Geladang bertahan: Costinha
Costinha bertualang ke beberapa klub usai kesuksesan bersama Porto. Dia hengkang ke Dynamo Moscow, Atletico Madrid, dan Atalanta.
Kemudian dia memulai kariernya sebagai pelatih pada tahun 2013 lalu. Sempat dipercaya menangani Nacional pada tahun 2017, tapi akhirnya berpisah pada tahun 2019 lalu.
Gelandang sentral: Pedro Mendes
Pedro Mendes hengkang ke Tottenham usai menjuarai Liga Champions. Dia melewati dua tahun di sana, lalu memutuskan hengkang ke Portsmouth dan bermain selama empat musim.
Mendes kemudian sempat bermain untuk Rangers, Sporting, dan Vitoria Guimaraes sebelum pensiun. Tidak ada yang tahu pasti bagaimana nasibnya sekarang.
Gelandang sentral: Maniche
Maniche sempat menjajal peruntungannya di Dynamo Moscow selama satu tahun sebelum akhirnya bergabung dengan Chelsea di tahun 2005, tapi hanya bisa bertahan satu musim.
Lalu dia menjalani karier singkat di Atletico Madrid, Inter Milan, Atletico Madrid, Koln, dan Sporting sebelum akhirnya pensiun pada tahun 2011.
Gelandang serang: Deco
Kesuksesan bersama Porto menuntun Deco ke Barcelona, di mana dia menjalani tahun-tahun terbaiknya.
Deco bermain selama empat tahun di Camp Nou, meraih dua gelar La Liga dan satu Liga Champions.
Dia sempat menjajal kerasnya Premier League bersama Chelsea, meraih gelar liga berikutnya. Deco mengakhiri kariernya di Brasil, bermain untuk Fluminense selama tiga musim sebelum gantung sepatu pada tahun 2013 lalu.
Striker: Carlos Alberto
Ketika rekan-rekannya hengkang bergabung dengan klub besar usai kejayaan 2004, Carlos Alberto memilih jalan berbeda.
Dia pulang ke Brasil, bermain untuk banyak klub besar termasuk Corinthians, Vasco da Gama, dan Botafogo. Dia baru pensiun pada tahun 2019 lalu.
Striker: Derlei
Derlei merupakan pemain berikutnya yang hengkang ke Dynamo Moscow, tapi dia hanya bertahan dua musim di sana, lalu kembali ke Portugal dan membela Benfica serta Sporting.
Dia akhirnya memutukan gantung sepatu pada tahun 2010 lalu setelah menjajal peruntungan di Vitoria dan Madureira.
Sumber: Berbagai sumber
Baca ini juga ya!
Tujuh Kandidat Pengganti Odion Ighalo di Manchester United, Mana yang Paling Realistis?
Apa Kabar Skuat 'Patah Hati' AC Milan yang Dikalahkan Liverpool di Final Liga Champions 2005?
5 Pemain Italia dengan Assist Terbanyak di Premier League
6 Alasan Jack Miller Layak Bela Tim Pabrikan Ducati di MotoGP 2021
7 Pemain Italia Tertajam di Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
