Dimulai dari Pergantian Pemain, PSG Mengaku Kalah dari Man City
Richard Andreas | 25 November 2021 11:00
Bola.net - Sempat unggul terlebih dahulu, PSG akhirnya harus mengaku kalah dengan skor 1-2 dari Manchester City. Mauricio Pochettino membongkar momen kunci yang membuat timnya tertinggal.
Kamis (25/11/2021), PSG menyambangi Man City dalam duel matchday 5 Grup A Liga Champions 2021/22. Pertandingan ini mempertaruhkan status juara grup menuju fase gugur.
PSG mencetak gol terlebih dahulu lewat Kylian Mbappe di menit ke-50. Sayangnya setelah itu permainan mereka merosot dan kebobolan dua gol cepat dari Raheem Sterling (63') dan Gabriel Jesus (76').
Pochettino mengakui kesalahan PSG terjadi setelah unggul, tepatnya setelah membuat pergantian pemain. Apa katanya?
Tidak perlu panik
Kekalahan ini memastikan PSG tidak bisa menjadi juara grup, tapi Pochettino merasa tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Dia tahu PSG bisa bermain lebih baik, mereka bahkan bisa membuktikan itu di babak kedua.
"Tidak perlu panik. Mereka lebih baik dari kami di babak pertama. Ketika Anda melihat jumlah pelanggaran kedua tim, begitulah fakta dari babak pertama," ujar Pochettino kepada RMC Sport.
"Ada perbedaan besar antara kedua tim. Kami memulai babak kedua dengan lebih baik, tim kami lebih banyak menyerang."
"Kami punya kesempatan untuk unggul, kami bisa mencetak gol pertama," imbuhnya.
Sejak pergantian pemain
Menurut Pochettino, momen kunci pertandingan ada pada pergantian pemain PSG. Man City menyamakan kedudukan dengan cepat, lalu PSG mencoba kembali memegang kontrol pertandingan, tapi justru semakin sulit.
"Kami harus membuat sejumlah pergantian pemain setelah gol penyeimbang lawan. Tim merasa kesulitan, kami tidak bisa mengimbangi mereka, itulah yang menyebabkan lahirnya gol kedua," imbuhnya.
"Kami akan mengingat babak kedua, itulah wajah-wajah pemain yang kami inginkan [penuh perjuangan]. Saya sangat puas dengan kerja keras semua pemain," tandasnya.
Sumber: RMC
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Karim Benzema, Bikin Gol Beberapa Jam Setelah Divonis Bersalah
- Kemenangan Milan di Markas Atletico Terasa Spesial Bagi Franck Kessie, Kenapa?
- Percaya, Real Madrid Bisa Juara!
- Ketika Toni Kroos Bermain, Pelatih Bisa Bersantai!
- Epos Junior Messias: 3 Tahun Lalu Kurir Pengantar Kulkas, Kini Cetak Gol di Liga Champions
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
-
Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
Otomotif 21 Januari 2026, 18:54
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06













